Aksi Penganiayaan Terhadap RF Hingga Meninggal Dunia, Pelaku Ditangkap

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id, Kerinci – Aksi penganiayaan brutal yang menewaskan seorang remaja terjadi di perbatasan Desa Koto Tebat dan Desa Kemantan Hilir, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci, Minggu (25/1/2026).

 

Polisi bergerak cepat dan menangkap terduga pelaku kurang dari lima jam setelah kejadian.

Korban berinisial RF (18), warga Desa Koto Tebat, meninggal dunia akibat luka berat setelah mengalami penganiayaan di pinggir jalan setapak sekitar pukul 17.00 WIB.

 

Saat kejadian, korban berada bersama dua saksi, NH (15) dan UF (15).

Seorang pria tak dikenal datang mengendarai sepeda motor Yamaha N-Max hitam dan langsung menyerang korban tanpa alasan jelas.

Baca Juga :  Vivo S2 Meluncur, HP Android dengan Kamera ala iPhone Air

 

Pelaku memukul dan menendang korban secara brutal, bahkan mengeluarkan senjata tajam. Akibat serangan tersebut, korban mengalami kejang-kejang dan terjatuh ke parit area persawahan.

Warga segera membawa korban ke rumah sakit. Namun, luka parah yang diderita membuat nyawanya tidak tertolong.

Menerima laporan kejadian, Kapolres Kerinci langsung memerintahkan jajarannya melakukan pengejaran. Kasat Reskrim Polres Kerinci AKP Very Prasetiawan memimpin langsung Tim Opsnal (Buser) bersama personel Polsek Air Hangat Timur.

Berbekal keterangan saksi dan ciri kendaraan pelaku, polisi menyisir sejumlah lokasi dan berhasil menangkap terduga pelaku di tempat persembunyiannya tanpa perlawanan.

Baca Juga :  Surat Edaran Perayaan Malam Tahun Baru 2026, Diantaranya Larangan Pesta Kembang Api

“Terduga pelaku sudah kami amankan kurang dari lima jam setelah kejadian. Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan intensif untuk mendalami motif dan kronologi lengkap,” ujar AKP Very Prasetiawan.

Polres Kerinci mengapresiasi peran masyarakat yang cepat memberikan informasi kepada pihak kepolisian.

 

Polisi juga mengimbau keluarga korban dan warga Desa Koto Tebat serta Kemantan Hilir agar tetap tenang dan mempercayakan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

Polres Kerinci menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap tindak kriminal demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Kerinci. (*)

Berita Terkait

Festival Budaya Kerinci 2026, Tradisi Leluhur “Sekepal Tanah Surga, Negeri Seribu Budaya”
Tari Nek Salih Indah Memukau Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026
Pemkot Sungai Penuh Sambut Tim Penilai Desa Antikorupsi, Aur Duri Jadi Calon Percontohan
Wawako Azhar Hamzah Lantik Lima Pejabat Eselon II Pemkot Sungai Penuh
DPRD Kota Sungai Penuh Lantik Hj. Helneti Mesra Melalui PAW Gantikan Alm. Dahkir Yahya
Bamus Jadwalkan Paripurna PAW Anggota DPRD Kota Sungai Penuh pada 20 Oktober 2026
Wako Alfin Teken MoU Program HAM Bersama Menteri HAM RI di Jambi
Bunda PAUD Sri Kartini Alfin Tekankan Pentingnya Sinergi Rumah dan Sekolah untuk Anak Usia Dini
Berita ini 117 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Festival Budaya Kerinci 2026, Tradisi Leluhur “Sekepal Tanah Surga, Negeri Seribu Budaya”

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Tari Nek Salih Indah Memukau Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Pemkot Sungai Penuh Sambut Tim Penilai Desa Antikorupsi, Aur Duri Jadi Calon Percontohan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Wawako Azhar Hamzah Lantik Lima Pejabat Eselon II Pemkot Sungai Penuh

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:23 WIB

DPRD Kota Sungai Penuh Lantik Hj. Helneti Mesra Melalui PAW Gantikan Alm. Dahkir Yahya

Berita Terbaru