Okepost.id – Chelsea resmi memulai langkah pembenahan skuad setelah menjalani musim 2025/26 yang mengecewakan. Klub asal London Barat itu mengumumkan daftar pemain yang dipertahankan dan dilepas menjelang kompetisi musim depan.
Kegagalan finis di posisi ke-10 klasemen akhir Premier League membuat Chelsea harus menelan kenyataan pahit tidak tampil di kompetisi Eropa musim 2026/27. Hasil tersebut menjadi salah satu pencapaian terburuk klub dalam beberapa tahun terakhir.
Meski demikian, manajemen tidak melakukan perombakan besar terhadap tim utama. Sebagian besar pemain inti masih memiliki kontrak jangka panjang sehingga fokus evaluasi lebih diarahkan kepada pemain-pemain muda dari akademi Cobham.
Adik Michael Olise Tinggalkan Chelsea
Nama yang paling menjadi sorotan dalam daftar pemain yang dilepas adalah Richard Olise. Bek muda tersebut merupakan adik kandung dari bintang sepak bola Michael Olise yang saat ini memiliki nilai pasar fantastis.
Richard Olise telah menjadi bagian akademi Chelsea sejak usia dini dan pernah menembus skuad utama. Ia bahkan sempat masuk dalam daftar pemain saat Chelsea menghadapi Astana pada ajang UEFA Conference League musim 2024/25.
Namun, persaingan ketat di lini pertahanan membuatnya kesulitan mendapatkan kesempatan bermain reguler. Chelsea akhirnya memutuskan untuk tidak memperpanjang masa baktinya di Stamford Bridge.
Brodi Hughes Akhiri Pengabdian 13 Tahun
Selain Richard Olise, Chelsea juga melepas Brodi Hughes. Bek muda tersebut telah menghabiskan lebih dari satu dekade di akademi Cobham sejak bergabung pada usia belia.
Pada musim lalu Hughes menjalani masa peminjaman bersama AFC Wimbledon. Namun penampilannya dinilai belum cukup untuk mendapatkan tempat dalam rencana jangka panjang klub.
Keputusan tersebut mengakhiri perjalanan Hughes selama 13 tahun bersama Chelsea.
Sam Rak-Sakyi dan Jimi Tauriainen Juga Pergi
Gelandang muda Sam Rak-Sakyi turut masuk daftar pemain yang dilepas. Padahal, pemain yang bergabung sejak usia delapan tahun itu sempat merasakan atmosfer tim utama dan tampil empat kali di UEFA Conference League saat Chelsea berhasil meraih gelar juara.
Nasib serupa dialami Jimi Tauriainen. Pemain muda asal Finlandia tersebut pernah masuk skuad final Piala Liga Inggris 2024 melawan Liverpool dan mencatat debut senior di FA Cup saat menghadapi Leeds United.
Meski memiliki potensi besar, Chelsea memilih untuk tidak melanjutkan kerja sama dengan sang pemain.
Masa Depan Ronnie Stutter Masih Menggantung
Di tengah daftar pemain yang keluar, Chelsea belum mengambil keputusan final terkait striker muda Ronnie Stutter. Klub hanya memberikan kontrak jangka pendek dengan sistem evaluasi berkala.
Kebijakan tersebut menunjukkan bahwa manajemen masih ingin memantau perkembangan sang pemain sebelum menentukan masa depannya secara permanen.
Generasi Baru Cobham Bersiap Naik Kelas
Kepergian sejumlah pemain akademi membuka peluang bagi talenta-talenta muda lainnya untuk menembus tim utama Chelsea.
Beberapa nama yang mulai mendapat perhatian adalah Shim Mheuka, Ryan Kavuma-McQueen, Jesse Derry, dan Reggie Walsh. Mereka digadang-gadang menjadi generasi berikutnya yang berpotensi mendapatkan kesempatan tampil reguler bersama skuad senior The Blues.
Chelsea berharap regenerasi dari akademi Cobham mampu menjadi fondasi kebangkitan klub setelah musim yang penuh kekecewaan dan kegagalan meraih tiket kompetisi Eropa.(Pro)









