Dugaan Uang Bangku Rp5 Juta Muncul di PPDB SMA Sungai Penuh, Calon Siswa Mengaku Diminta Jalur Belakang

Calon siswa yang gagal pada jalur prestasi dan pilihan cadangan mengaku diarahkan masuk melalui jalur lain dengan dugaan biaya Rp5 juta.

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi

Gambar ilustrasi

Okepost.id, Sungai Penuh – Dugaan praktik pungutan liar berkedok “uang bangku” kembali mencuat menjelang tahun ajaran baru. Praktik yang disebut-sebut terus berulang setiap tahunnya ini dinilai menjadi beban bagi orang tua dan wali murid yang tengah berupaya memperoleh akses pendidikan bagi anak-anak mereka, Senin (29/06/2026).

Persoalan pendidikan tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) disebut semakin kompleks sejak pengelolaannya berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi. Sejumlah pihak menilai persoalan di lapangan sering kali sulit ditangani secara cepat karena harus melalui koordinasi dengan tingkat provinsi.

Saat ini, persoalan dugaan “uang bangku” disebut dialami oleh calon siswa yang tidak lolos melalui jalur prestasi maupun zonasi. Biaya yang diduga mencapai jutaan rupiah disebut menjadi syarat bagi calon siswa tertentu agar tetap dapat memperoleh kursi di sekolah.

Baca Juga :  Cara Daftar KIP Kuliah 2026, Peluang Kuliah Gratis dan Bantuan Biaya Hidup

Salah satu calon siswa jalur prestasi dengan inisial CAD mengaku mengalami situasi tersebut. Pada Minggu (28/06), ia menyampaikan bahwa dirinya mendaftar melalui jalur prestasi dengan pilihan sekolah cadangan di salah satu SMA di Kota Sungai Penuh.

Menurut pengakuannya, ia tidak lolos pada jalur prestasi dan juga tidak diterima di sekolah pilihan cadangan melalui sistem pendaftaran daring. Namun, ia mengaku mendapat informasi mengenai kemungkinan masuk melalui jalur lain dengan biaya sebesar Rp5 juta sebagai “uang bangku”.

“Saya tidak lolos jalur prestasi dan tidak diterima di sekolah pilihan cadangan. Saat ini saya bingung harus sekolah di mana,” ungkapnya.

Baca Juga :  Rapat Senat Terbuka STIE Sakti Alam Kerinci Wisuda 313 Sarjana Ekonomi Angkatan XXIII Tahun Akademik 2025/2026

Pendidikan merupakan salah satu hak dasar warga negara yang bertujuan menciptakan generasi bangsa yang cerdas. Namun, berbagai persoalan dalam proses penerimaan siswa dinilai berpotensi menghambat akses masyarakat terhadap pendidikan yang layak.

Selain dinilai dapat membingungkan masyarakat, sistem penerimaan siswa melalui jalur prestasi dan zonasi juga dianggap rentan terhadap praktik pungutan liar yang merugikan calon siswa maupun orang tua.

Permasalahan ini disebut masih terus didalami. Sejumlah pihak meminta pemerintah provinsi dan Dinas Pendidikan agar memberikan kepastian serta kemudahan akses pendidikan bagi seluruh generasi muda.

Hingga berita ini ditulis, pihak Dinas Pendidikan Provinsi belum memberikan keterangan resmi terkait persoalan tersebut.(Pro)

Berita Terkait

Rapat Senat Terbuka STIE Sakti Alam Kerinci Wisuda 313 Sarjana Ekonomi Angkatan XXIII Tahun Akademik 2025/2026
Besaran Dana PIP 2026 untuk SD, SMP, dan SMA, Ini Sasaran Utama Penerima Bantuan Pendidikan
Ijazah Tak Lagi Jadi Jaminan Kerja, Perusahaan Kini Lebih Memilih Skill dan Pengalaman
Beasiswa Double Degree Kemenag 2026 Dibuka, Kuliah S2 Gratis di Indonesia dan Inggris
Rekrutmen GTT Non-ASN, Aliansi R2 R3 Protes
Banyak Dosen Digaji di Bawah Rp3 Juta, SPK Soroti Kesejahteraan di Hardiknas 2026
Tunjangan Profesi Guru (TPG) Kini Cair Tiap Bulan, Ini Cara Cek dan Jadwal Penyaluran
8 Cara Cek PIP Lewat HP yang Mudah Anti Ribet
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:04 WIB

Dugaan Uang Bangku Rp5 Juta Muncul di PPDB SMA Sungai Penuh, Calon Siswa Mengaku Diminta Jalur Belakang

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:00 WIB

Rapat Senat Terbuka STIE Sakti Alam Kerinci Wisuda 313 Sarjana Ekonomi Angkatan XXIII Tahun Akademik 2025/2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:27 WIB

Besaran Dana PIP 2026 untuk SD, SMP, dan SMA, Ini Sasaran Utama Penerima Bantuan Pendidikan

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:46 WIB

Ijazah Tak Lagi Jadi Jaminan Kerja, Perusahaan Kini Lebih Memilih Skill dan Pengalaman

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:12 WIB

Beasiswa Double Degree Kemenag 2026 Dibuka, Kuliah S2 Gratis di Indonesia dan Inggris

Berita Terbaru