Gaji PPPK Daerah Bakal Dibiayai APBN? DPR Desak Pemerintah Segera Tetapkan Formula

DPR mendesak pemerintah segera menetapkan formula pembiayaan gaji PPPK melalui APBN

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto Kemendagri

Poto Kemendagri

Okepost.id, Jakarta – Pemerintah didesak segera menetapkan skema pembiayaan gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) melalui APBN, khususnya bagi daerah dengan kemampuan fiskal rendah.

Desakan tersebut muncul setelah masih ditemukan persoalan pembayaran gaji PPPK di sejumlah daerah. Beberapa pegawai bahkan dilaporkan menerima gaji sekitar Rp1 juta per bulan dan ada yang mengalami keterlambatan pembayaran selama beberapa bulan.

DPR Minta Formula Pembiayaan Segera Diputuskan

Anggota Komisi II DPR Muhammad Khozin meminta pemerintah segera mengonkretkan formula pembiayaan PPPK melalui APBN, terutama untuk daerah yang belum mampu menanggung beban anggaran secara optimal.

Baca Juga :  Mendagri Ungkap Strategi Penataan PPPK di Daerah, Pemda Diminta Stop Rekrut Honorer Baru

Menurutnya, langkah tersebut penting agar masalah kesejahteraan PPPK tidak terus berulang dan pelayanan publik di daerah tetap berjalan maksimal.

“Pemerintah pusat harus turun tangan untuk mengatasi persoalan gaji PPPK di daerah,” ujarnya.

Prioritaskan Guru dan Tenaga Kesehatan

Sebelumnya, Komisi II DPR bersama Kementerian PAN-RB, Kementerian Dalam Negeri, serta pemerintah daerah telah membahas sumber pembiayaan PPPK dalam rapat kerja pada 8 Juni 2026.

Dalam pembahasan tersebut, pemerintah didorong untuk mengkaji pembiayaan PPPK dan PPPK Paruh Waktu melalui APBN, terutama bagi tenaga kesehatan, guru, tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan.

Baca Juga :  Penyerahan 38 SK PPPK Paruh Waktu, Gubernur Jambi Al Haris : Niatkan Bahwa Kita Ingin Kerja Dengan Baik

Skema ini diprioritaskan untuk daerah dengan kemampuan fiskal yang lemah agar pembayaran gaji lebih stabil dan tidak mengganggu pelayanan masyarakat.

Masalah Gaji PPPK Masih Terjadi

Khozin mengungkapkan masih ada kasus keterlambatan pembayaran gaji PPPK di daerah. Salah satu kasus yang menjadi sorotan terjadi pada ratusan PPPK di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara.

Ia menilai pemerintah perlu segera merealisasikan kebijakan pembiayaan tersebut agar persoalan gaji PPPK tidak berlarut-larut.(Pro)

Berita Terkait

Menkeu Purbaya Lantik Tiga Dirjen Baru Kemenkeu, Ini Daftar Namanya
Anggaran TKD Berpotensi Bertambah, Pemerintah Siapkan Dukungan untuk Daerah yang Kesulitan Gaji PPPK
Guru PPPK Paruh Waktu Diusulkan Jadi Penuh Waktu, DPR Sebut Gaji Minimal Bisa Tembus Rp7 Juta
Harga BBM Pertamax Turbo & Diesel Resmi Turun, Berlaku 1 Juli 2026
Update Buyback Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Hari Ini, Rabu 1 Juli 2026
PPPK Paruh Waktu Dapat Sinyal Positif, DPR Siapkan Regulasi Peralihan ke PPPK Penuh Waktu
Adkasi Usul Revisi UU Pemda, Daerah Diminta Punya Fiskal Kuat untuk Gaji PPPK
PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi PPPK Tanpa Tes, BKN: Pengangkatan Bertahap Sesuai Anggaran
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:38 WIB

Gaji PPPK Daerah Bakal Dibiayai APBN? DPR Desak Pemerintah Segera Tetapkan Formula

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:23 WIB

Menkeu Purbaya Lantik Tiga Dirjen Baru Kemenkeu, Ini Daftar Namanya

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:41 WIB

Anggaran TKD Berpotensi Bertambah, Pemerintah Siapkan Dukungan untuk Daerah yang Kesulitan Gaji PPPK

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:01 WIB

Guru PPPK Paruh Waktu Diusulkan Jadi Penuh Waktu, DPR Sebut Gaji Minimal Bisa Tembus Rp7 Juta

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:24 WIB

Harga BBM Pertamax Turbo & Diesel Resmi Turun, Berlaku 1 Juli 2026

Berita Terbaru