Okepost.id, Jakarta – Memasuki pekan pertama Ramadan 1447 H, harga cabai di sejumlah pasar tradisional dan ritel modern mengalami kenaikan signifikan.
Lonjakan ini dipicu meningkatnya permintaan masyarakat serta distribusi pasokan yang belum sepenuhnya stabil.
Berdasarkan pantauan di beberapa pasar induk, harga cabai rawit merah kini berada di kisaran Rp80.000 hingga Rp100.000 per kilogram, naik dibandingkan pekan sebelumnya yang masih berkisar Rp60.000–Rp70.000 per kilogram.
Sementara itu, cabai merah keriting dijual antara Rp55.000 hingga Rp75.000 per kilogram, tergantung kualitas dan daerah distribusi.
Sejumlah pedagang mengungkapkan, kenaikan harga mulai terasa sejak tiga hari menjelang Ramadan. Permintaan biasanya meningkat karena masyarakat menyiapkan kebutuhan bahan pokok untuk sahur dan berbuka puasa.
“Setiap awal puasa pasti naik, pembeli lebih banyak dari biasanya. Stok ada, tapi tidak sebanyak hari normal,” ujar Rahmat, salah satu pedagang di Pasar Tradisional Jakarta Timur, Senin (21/2).
Selain faktor permintaan, kondisi cuaca di beberapa sentra produksi juga memengaruhi hasil panen.
Curah hujan yang tinggi dalam beberapa pekan terakhir menyebabkan sebagian tanaman cabai mengalami penurunan produktivitas. Akibatnya, pasokan ke pasar berkurang dan berdampak pada harga jual.
Di tingkat distributor, biaya logistik juga disebut mengalami kenaikan seiring meningkatnya aktivitas pengiriman bahan pangan menjelang Ramadan.
Hal ini turut memberi tekanan pada harga komoditas hortikultura, termasuk cabai.
Sementara itu, sejumlah pemerintah daerah menyatakan akan melakukan pemantauan intensif untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok selama Ramadan.
Operasi pasar dan kerja sama dengan distributor disebut menjadi langkah antisipasi untuk menekan lonjakan harga yang berlebihan.
Pengamat ekonomi pangan menilai, kenaikan harga cabai pada awal Ramadan merupakan pola musiman yang hampir terjadi setiap tahun.
Namun, ia mengingatkan perlunya penguatan rantai distribusi agar fluktuasi harga tidak terlalu tajam dan memberatkan konsumen.
Masyarakat diimbau berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan.
Dengan pengelolaan pasokan yang lebih baik serta koordinasi lintas sektor, diharapkan harga cabai dapat kembali stabil dalam beberapa pekan ke depan. (tim)









