Prabowo Sebut Indonesia Jadi Titik Terang di Tengah Ekonomi Global yang Menantang

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 23 Januari 2026 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – Presiden Prabowo Subianto menyebut, Indonesia saat ini menjadi “titik terang” di tengah ekonomi global. Indonesia dinilainya berhasil mempertahankan pertumbuhan ekonomi di tengah kondisi eksternal yang menantang.

Prabowo menggunakan istilah tersebut dengan mengutip laporan Dana Moneter Internasional (IMF). Lembaga keuangan global tersebut menyebut Indonesia sebagai “global bright spot” dalam pernyataannya pada November 2025.

Predikat tersebut disematkan setelah Indonesia mampu mempertahankan pertumbuhan ekonomi di kisaran 5 persen pada 2025 dan diproyeksikan meningkat menjadi 5,1 persen pada 2026.

IMF baru-baru ini menggambarkan Indonesia sebagai, saya kutip, ‘titik terang global’ dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat di tengah situasi eksternal yang menantang,” ujar Prabowo kala memberikan pidato di pertemuan tahunan World Economy Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).

Baca Juga :  Toyota Kijang Super 2026, Kebangkitan Legenda Keluarga Indonesia

Menurut Prabowo, pujian dari lembaga-lembaga internasional, termasuk IMF, bukan dilontarkan tanpa alasan. Dia menilai, lembaga-lembaga tersebut telah melihat berbagai bukti bahwa perekonomian Indonesia tetap tangguh di tengah volatilitas global.

Selain pertumbuhan ekonomi, Indonesia juga mampu mengendalikan inflasi di bawah 2 persen. Di samping itu, Indonesia juga masih mencatat defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di bawah 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Baca Juga :  Toyota Luncurkan Corolla Cross Berwajah ala Land Cruiser, Ini Wujudnya

Mereka melakukannya karena bukti. Mereka mengakui bahwa ekonomi Indonesia tangguh. Kebijakan kami telah dan akan selalu terkalibrasi dengan baik,” tambahnya.

Dia melanjutkan bahwa stabilitas ekonomi Indonesia tidak terjadi secara kebetulan. Prabowo mengatakan, ketangguhan itu tercipta karena Indonesia selama ini lebih memilih bersatu dan berkolaborasi dibanding perpecahan.

“Kami, Indonesia, telah dan akan selalu memilih persatuan daripada perpecahan, memilih persahabatan dan kolaborasi daripada konfrontasi, dan selalu memilih persahabatan daripada permusuhan. Kredibilitas kami, yang diperoleh dengan susah payah selama bertahun-tahun, telah dijaga,” pungkas Prabowo.(*)

Berita Terkait

Badai PHK Ancam Industri Rokok, Pengusaha Minta Prabowo Revisi Aturan
Dua Jalan Tol di Jawa Disiapkan Jadi Landasan Darurat Jet Tempur, Ini Lokasinya
AP3KI Desak KORPRI Perjuangkan Hak PPPK, Soroti Tunjangan dan Kenaikan Gaji yang Belum Merata
Dewan Pers: Regulasi Media Sosial Mendesak agar Profesi Jurnalis Tidak Tersingkir
Pertamina Ungkap Pergeseran Konsumsi BBM ke Pertalite dan Biosolar
Dirjen GTK Dukung Aspirasi PPPK Paruh Waktu, Harapan Kabar Baik dari Presiden Prabowo Makin Menguat
Harga Emas Antam Sepekan Turun Rp 41.000, Kini Rp 2,614 Juta Per Gram
Dolar Mendadak Terkapar, Rupiah Perkasa di Asia
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:13 WIB

Badai PHK Ancam Industri Rokok, Pengusaha Minta Prabowo Revisi Aturan

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:55 WIB

Dua Jalan Tol di Jawa Disiapkan Jadi Landasan Darurat Jet Tempur, Ini Lokasinya

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:34 WIB

AP3KI Desak KORPRI Perjuangkan Hak PPPK, Soroti Tunjangan dan Kenaikan Gaji yang Belum Merata

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:46 WIB

Dewan Pers: Regulasi Media Sosial Mendesak agar Profesi Jurnalis Tidak Tersingkir

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:46 WIB

Pertamina Ungkap Pergeseran Konsumsi BBM ke Pertalite dan Biosolar

Berita Terbaru