Tata Cara Sholat Subuh Yang Lengkap Beserta Dengan Bacaan Arab

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – Sholat Subuh adalah salah satu sholat wajib yang memiliki keutamaan dan manfaat besar bagi umat Muslim. Untuk menjalankan sholat Subuh dengan khidmat dan benar, penting untuk mengetahui tata cara dan bacaannya.

1. Berdiri menghadap kiblat

Pertama, para Muslim perlu menghadap kiblat dengan posisi badan tegak lurus dan tatapan mata tertuju pada area sujud.

2. Lafalkan niat

اُصَلّى فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى

“Ushalli fardhash shubhi rak’atainni mustaqbilal qiblati ada’an (ma’muuman/imaaman) lillaahi ta’alaa.”

Artinya: Aku sengaja sholat fardhu subuh dua rakaat menghadap kiblat (makmuman/imaman) karena Allah.

3. Takbiratul ihram

Untuk laki-laki dapat mengangkat kedua telapak tangan lurus ke samping setinggi telinga, menghadapkannya ke kiblat sambil mengucapkan “Allahu Akbar”.

Kemudian bagi perempuan bisa menaikkan kedua telapak tangan lurus ke depan setinggi dada, menghadap kiblat seraya berkata “Allahu Akbar”.

4. Lafalkan doa iftitah

اَللهُ اَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا. اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْاَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلّهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ. لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَلِكَ اُمِرْتُ وَاَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ”

“Allaahu akbar kabiraa walhamdulillaahi katsiiraa, wa subhaanallaahi bukratan wa’ashiilaa. Innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifan musliman wa maa anaa minal musyrikiin. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi rabbil ‘aalamiin. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa ana minal muslimiin.”

5. Lafalkan Surat Al Fatihah

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِیْمِ

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِیْنَ(1) الرَّحْمٰنِ الرَّحِیْمِ(2) مٰلِكِ یَوْمِ الدِّیْنِﭤ(3) اِیَّاكَ نَعْبُدُ وَ اِیَّاكَ نَسْتَعِیْنُﭤ(4) اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِیْمَ(5) صِرَاطَ الَّذِیْنَ اَنْعَمْتَ عَلَیْهِمْ ﴰ غَیْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَیْهِمْ وَ لَا الضَّآلِّیْنَ(7)

“Bismillahir-rahmanir-rahiim. Alhamdulillaahi rabbil ‘alamiin. Ar rahmaanir rahiim. Maaliki yaumid din. Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin. Ihdinash shiraatal mustaqiim. Shiraatalladzina an’amta ‘alaihim gairal maghdubi ‘alaihim walad daallin.”

Baca Juga :  DPRD Sungai Penuh Terima Aspirasi PPPK Paruh Waktu, Bahas Nominal Insentif

6. Membaca salah satu surat Al Quran

Pada rakaat pertama, Anda dapat memilih membaca Surat Al-Ikhlas. Berikut adalah bacaannya.

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ(1) اللَّهُ ا لصَّمَدُ (2) لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ (3) وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ (4)

“Qul huwallâhu aḫad. Allâhush-shamad. Lam yalid wa lam yûlad, wa lam yakul lahû kufuwan aḫad.”

7. Rukuk

Rukuk sambil mengucapkan “Allahu Akbar” dan mengangkat kedua tangan setinggi bahu atau telinga, serupa dengan gerakan takbiratul ihram.

Berikut adalah bacaan rukuk yang bisa dilafalkan:

سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيمِ

“Subhaana robbiyal ‘adziimi wabihamdih.”

8. Iktidal

Setelah rukuk, bangkit sambil mengangkat kedua tangan setinggi dada atau telinga, lalu ucapkan:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ

“Sami Allahu liman hamidah.”

Lalu dilanjutkan membaca doa iktidal:

رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَوَاتِ وَمِلْءَ الْأَرْضِ وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ

“Rabbana lakal-hamdu mil’us-samaawaati wa mil-ul-ardhi wa mil’u maa syi’ta min sya’in ba’du.”

9. Sujud pertama

Posisi sujud mengharuskan tujuh bagian tubuh menyentuh lantai, yaitu dahi, kedua lutut, kedua telapak tangan, dan kedua ujung kaki. Saat sujud, Anda bisa melafalkan bacaan berikut:

سُبْحَانَ رَبِّىَ الأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

“Subhanaa robiyal a’laa wa bi hamdih.”

10. Duduk di antara dua sujud

Setelah sujud, duduk iftirasy lalu membaca:

رب اغْفِرلي وَارْحَمْنِى واجبرني وَارْفَعْنِي وَارْزُقْنِى وَاهْدِنِى وَعَافِنِى وَاعْفُ عَنِّى

“Robbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa’aafinii wa’fu ‘annii.”

11. Sujud kedua

Lakukan sujud kedua dengan posisi dan bacaan yang sama dengan sujud pertama.

12. Bangkit dari sujud

Setelah menyelesaikan sujud pada rakaat pertama, Anda dapat berdiri kembali untuk memulai rakaat kedua sambil mengucapkan takbir “Allahu Akbar” tanpa mengangkat tangan.

Baca Juga :  Antara Selera dan Realita, Kisah Personal di Balik Kepemilikan Honda Vario

Dimulai dengan membaca surah Al-Fatihah, dilanjutkan dengan surah pendek pilihan, kemudian rukuk, iktidal, dan diakhiri dengan sujud.

13. Duduk tasyahud akhir

Selanjutnya, bangun dari sujud kedua untuk duduk tasyahud akhir dengan posisi tawarruk dan mengucap “Allahu akbar” tanpa mengangkat kedua tangan.

14. Lafalkan bacaan tasyahud

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِىُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ

“At tahiyyaatul mubaarokaatush sholawaatuth thoyyibaat lillah. Assalaamu ‘alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullahi wa barokaatuh. Assalaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillahish sholihiin. Asyhadu alla ilaaha illallaah wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rosuuluh.”

15. Membaca sholawat atas Nabi Muhammad Saw

secara spesifik membaca sholawat Ibrahimiyah.

Berikut bacaannya:

اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ و بَارِكْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

“Allahumma shalli ‘alaa sayyidinaa muhammad wa’alaa aali sayyidinaa muhammadin kamaa shallaita ‘alaa sayyidinaa ibraahiima wa’alaa aali sayyidinaa ibrahiima, wabaarik ‘alaa aali sayyidinaa muhammadin wa’alaa aali sayyidinaa muhammadin kamaa baarakta ‘alaa sayyidinaa ibraahima wa ‘alaa aali sayyidina ibraahima, fil ‘aalamiina innaka hamiidun majiidun.”

16. Salam

Akhiri sholat Subuh dengan membaca salam “Assalamu’alaikum warahmatullah” sebanyak dua kali, dimulai dengan menoleh ke kanan kemudian ke kiri.

Itulah tata cara sholat Subuh lengkap dengan bacaan Arab dan artinya. Semoga bermanfaat.(*)

Berita Terkait

Jalan Kaki 30 Menit Bisa Membakar Berapa Kalori?
5 Gaya Model Rambut Yang Cocok Untuk Wanita Pemilik Pipi Tembem
7 Perilaku Orang Ber-IQ Rendah yang Jarang Disadari
Salat Tarawih Bisa Gantikan Olahraga? Ini Kata Dokter
Diesel Lawan Hybrid di Tanjakan Ekstrem, Panther Reborn 2026 dan Innova Zenix Unjuk Kekuatan
Antara Selera dan Realita, Kisah Personal di Balik Kepemilikan Honda Vario
Inilah Bacaan Niat Zakat Fitrah Lengkap untuk Diri Sendiri dan Keluarga
Kenali 7 Ciri-Ciri Sakit Mata, Bisa Jadi Gejala Gangguan Lebih Serius
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:05 WIB

Jalan Kaki 30 Menit Bisa Membakar Berapa Kalori?

Rabu, 4 Maret 2026 - 11:20 WIB

5 Gaya Model Rambut Yang Cocok Untuk Wanita Pemilik Pipi Tembem

Rabu, 4 Maret 2026 - 10:36 WIB

7 Perilaku Orang Ber-IQ Rendah yang Jarang Disadari

Rabu, 4 Maret 2026 - 10:18 WIB

Salat Tarawih Bisa Gantikan Olahraga? Ini Kata Dokter

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:00 WIB

Diesel Lawan Hybrid di Tanjakan Ekstrem, Panther Reborn 2026 dan Innova Zenix Unjuk Kekuatan

Berita Terbaru

Poto : Taspen

Nasional

THR Pensiunan ASN, TNI, dan Polri Mulai Cair Hari Ini

Kamis, 5 Mar 2026 - 14:26 WIB

Artikel

Jalan Kaki 30 Menit Bisa Membakar Berapa Kalori?

Kamis, 5 Mar 2026 - 12:05 WIB