ATM dan Mobile Banking Belum Normal, ASN Jambi Datangi Kantor Bank

Nasional

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi

Gambar ilustrasi

Okepost.id, Jambi –  Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi terpaksa mengambil gaji bulanan secara langsung di kantor bank akibat belum normalnya layanan perbankan digital. Kondisi ini memicu antrean panjang di sejumlah kantor cabang Bank Jambi, terutama pada awal pekan ini.

Sejumlah ASN mengaku harus datang pagi-pagi untuk mendapatkan nomor antrean. Proses pencairan gaji yang biasanya dapat dilakukan melalui ATM atau mobile banking kini harus dilayani secara manual oleh teller.

“Biasanya tinggal transfer atau tarik tunai lewat ATM, sekarang harus antre lama. Apalagi ini sedang bulan puasa,” ujar salah seorang ASN yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga :  PPPK Paruh Waktu Tetap ASN, Mengapa Sumber Gajinya Berbeda dengan PNS dan PPPK? Ini Penjelasan Pemerintah

Layanan Digital Belum Stabil

Informasi yang dihimpun menyebutkan, layanan ATM dan mobile banking milik Bank Jambi masih dalam proses pemulihan, sehingga transaksi non-tunai belum sepenuhnya berjalan normal. Situasi ini berdampak langsung pada pencairan gaji pegawai pemerintah daerah yang selama ini bergantung pada sistem perbankan tersebut.

Akibatnya, pegawai harus meluangkan waktu lebih lama di tengah aktivitas kerja hanya untuk mencairkan hak keuangan mereka. Beberapa di antaranya juga mengeluhkan tambahan biaya transportasi karena harus datang langsung ke kantor bank.

Harapan Perbaikan Layanan

Para ASN berharap manajemen bank segera menuntaskan perbaikan sistem agar layanan kembali berjalan seperti biasa. Mereka juga meminta adanya solusi jangka pendek untuk mengurangi antrean, seperti penambahan teller atau mekanisme pelayanan khusus bagi pegawai pemerintah.

Baca Juga :  Heboh Usulan Guru Honorer Jadi PNS, PPPK dan PPPK Paruh Waktu Merasa Terpinggirkan?

Di sisi lain, pemerintah daerah disebut terus berkoordinasi dengan pihak bank guna memastikan hak pegawai tetap tersalurkan. Terlebih menjelang Idulfitri, di mana kebutuhan finansial cenderung meningkat.

Situasi ini menjadi perhatian publik karena menunjukkan pentingnya stabilitas layanan perbankan, terutama bagi institusi yang mengelola pembayaran gaji dalam jumlah besar. ASN berharap persoalan tersebut segera terselesaikan agar aktivitas pelayanan publik tidak ikut terganggu.***

Berita Terkait

BKN Ungkap 1.147 PPPK Paruh Waktu Sudah Beralih Jadi PPPK Penuh Waktu
Presiden Prabowo Klaim Jalankan 121 Kebijakan Transformatif dalam 21 Bulan
Kabupaten Kerinci Raih Terbaik II Program 3 Juta Rumah, Dapat 250 Unit Bedah Rumah
Presiden Prabowo Bakal Resmikan Ekosistem Motor Listrik Nasional, Ini Lokasinya
BPJS Kesehatan Hapus Kelas 1, 2, dan 3, Ini Aturan Iuran KRIS Mulai Agustus 2026
Launching Pembinaan Posyandu Enam SPM Dimulai dari Desa Aur Duri
FHNK2I Tendik Pilih Menunggu Kebijakan Pemerintah, Soroti Nasib PPPK Paruh Waktu dan Downgrade
Jaga Sportivitas, Wako Alfin Ikuti Laga Sepak Bola
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:49 WIB

BKN Ungkap 1.147 PPPK Paruh Waktu Sudah Beralih Jadi PPPK Penuh Waktu

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:40 WIB

Presiden Prabowo Klaim Jalankan 121 Kebijakan Transformatif dalam 21 Bulan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:50 WIB

Kabupaten Kerinci Raih Terbaik II Program 3 Juta Rumah, Dapat 250 Unit Bedah Rumah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:10 WIB

Presiden Prabowo Bakal Resmikan Ekosistem Motor Listrik Nasional, Ini Lokasinya

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:42 WIB

BPJS Kesehatan Hapus Kelas 1, 2, dan 3, Ini Aturan Iuran KRIS Mulai Agustus 2026

Berita Terbaru

Artikel

Resep Ati Ampela Rica-Rica, Pedas Gurih dan Bumbunya Meresap

Jumat, 14 Agu 2026 - 13:58 WIB