Kenduri Sko 6 Luhah Sungai Penuh: Al Haris, Alfin, Monadi dan Alpian Terima Gelar Kehormatan Adat

Lembaga Kerapatan Adat Enam Luhah Sungai Penuh menganugerahkan gelar kehormatan adat kepada sejumlah tokoh pemerintahan dalam rangka Kenduri Sko yang berlangsung sakral di Tanah Mendapo Sungai Penuh.

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kenduri Sko 6 Luhah Sungai Penuh: Al Haris, Alfin, Monadi dan Alpian Terima Gelar Kehormatan Adat. (4/7/26)

Kenduri Sko 6 Luhah Sungai Penuh: Al Haris, Alfin, Monadi dan Alpian Terima Gelar Kehormatan Adat. (4/7/26)

Okepost.id, Sungai Penuh – Lembaga Kerapatan Adat Enam Luhah Sungai Penuh memberikan gelar kehormatan adat kepada sejumlah tokoh daerah dan pimpinan pemerintahan dalam rangkaian Kenduri Sko 6 Luhah Sungai Penuh dengan tema ” Membudayakan Masyarakat Adat yang Beradab” yang berlangsung di Tanah Mendapo, Kota Sungai Penuh, pada 4–5 Juli 2026.

Pemberian gelar kehormatan tersebut menjadi salah satu rangkaian penting dalam kegiatan adat yang berlangsung khidmat dan sarat makna. Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH menerima gelar adat “Depati Susun Negroi Tanoh Sunge Pnoh”. Sementara Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh Alpian dianugerahi gelar “Depati Satyo Negroi Tanoh Sunge Pnoh”.

Selain itu, Gubernur Jambi Al Haris juga menerima gelar kehormatan adat “Depati Amanah Negroi Tanoh Sunge Pnoh”, sedangkan Bupati Kerinci Monadi memperoleh gelar “Depati Sinaro Bumi Sakti”.

Gubernur Jambi Alharis dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setingginya kepada masyarakat dan lembaga adat enam luhah sungai penuh dan berharap tradisi ini harus tetap dijaga dan dilestarikan.

Baca Juga :  Ketua DPRD Hadiri Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD 2027

“Kami menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat adat Enam Luhah Sungai Penuh yang terus menjaga, merawat, dan melestarikan warisan budaya serta adat istiadat yang menjadi identitas daerah. Kenduri Sko bukan hanya sebuah tradisi, tetapi juga menjadi simbol persatuan, kebersamaan, dan penghormatan terhadap nilai-nilai leluhur yang harus terus diwariskan kepada generasi mendatang.

Pemberian gelar kehormatan adat ini merupakan amanah besar yang tentunya harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Semoga momentum ini semakin memperkuat sinergi antara pemerintah, tokoh adat, dan masyarakat dalam membangun daerah yang maju tanpa meninggalkan akar budaya yang kita miliki.”

Prosesi pemberian gelar kehormatan adat berlangsung secara sakral dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai adat istiadat yang diwariskan secara turun-temurun. Gelar yang diberikan merupakan bentuk penghormatan sekaligus amanah kepada para penerima untuk terus menjaga nilai budaya, memperkuat persatuan, serta mendorong pembangunan daerah.

Baca Juga :  Bupati Merangin Tegaskan Pemerataan Guru PNS hingga Pelosok, Kepala Sekolah Dua Periode Wajib Dimutasi

Kegiatan Kenduri Sko 6 Luhah Sungai Penuh juga dimeriahkan dengan berbagai atraksi budaya tradisional yang menampilkan kekayaan adat dan budaya masyarakat setempat. Beragam pertunjukan tradisional tersebut berhasil menarik perhatian ribuan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.

Acara tersebut turut dihadiri tokoh adat, unsur Pemerintah Kota Sungai Penuh, tokoh agama, pemuda, serta berbagai elemen masyarakat lainnya yang datang untuk menyaksikan rangkaian kegiatan adat tahunan tersebut.

Suasana penuh keakraban dan kebersamaan terlihat sepanjang pelaksanaan acara. Masyarakat yang hadir tampak antusias mengikuti setiap prosesi yang berlangsung.

Kenduri Sko 6 Luhah Sungai Penuh tidak hanya menjadi momentum pelestarian budaya dan adat istiadat, tetapi juga menjadi simbol kuatnya persatuan masyarakat dalam menjaga warisan leluhur.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan sakral, aman, tertib, dan penuh keakraban hingga acara berakhir. (Pro)

Berita Terkait

Bupati Merangin Tegaskan Pemerataan Guru PNS hingga Pelosok, Kepala Sekolah Dua Periode Wajib Dimutasi
Wali Kota Alfin Tinjau Sunatan Massal Gratis Minker-JS, Ratusan Warga Sungai Penuh Rasakan Manfaatnya
Wali Kota Sungai Penuh Alfin Hadiri Kenduri Sko Lima Desa, Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya Kerinci
PT Kerinci Merangin Hidro Gelar Khitan Massal Gratis untuk 50 Anak di Batang Merangin
5 Destinasi Singapura Paling Iconic, Ada Yang Gratis Tanpa Tiket
Sungai Penuh Gandeng Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis dan Khitanan Massal untuk Warga
Rapat Senat Terbuka STIE Sakti Alam Kerinci Wisuda 313 Sarjana Ekonomi Angkatan XXIII Tahun Akademik 2025/2026
Grafik Harga Emas Antam Batangan (11 Juni 2026), Hari Ini Naik atau Turun?
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:36 WIB

Bupati Merangin Tegaskan Pemerataan Guru PNS hingga Pelosok, Kepala Sekolah Dua Periode Wajib Dimutasi

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:45 WIB

Wali Kota Alfin Tinjau Sunatan Massal Gratis Minker-JS, Ratusan Warga Sungai Penuh Rasakan Manfaatnya

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:57 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Alfin Hadiri Kenduri Sko Lima Desa, Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya Kerinci

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:58 WIB

Kenduri Sko 6 Luhah Sungai Penuh: Al Haris, Alfin, Monadi dan Alpian Terima Gelar Kehormatan Adat

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:14 WIB

PT Kerinci Merangin Hidro Gelar Khitan Massal Gratis untuk 50 Anak di Batang Merangin

Berita Terbaru