Okepost.id – Bicara soal BMW Motorrad, publik biasanya langsung membayangkan motor gede dengan harga ratusan juta hingga miliaran rupiah. Citra premium, performa tinggi, dan teknologi canggih sudah lama melekat pada pabrikan asal Jerman tersebut.
Namun situasi berbeda justru terjadi di India. Salah satu motor listriknya, BMW CE 02, kini ramai diperbincangkan karena harganya turun drastis dan mendekati skutik populer seperti Yamaha NMAX.
Sejumlah dealer BMW di India memberikan potongan harga besar untuk menghabiskan stok unit CE 02. Informasi ini mengemuka dari laporan media otomotif setempat. Meski demikian, diskon tersebut bukan kebijakan resmi dari prinsipal, melainkan strategi masing-masing dealer.
Setelah potongan harga, varian standar BMW CE 02 dijual sekitar 2,50 lakh atau setara kurang lebih Rp46 jutaan. Angka ini cukup mengejutkan karena sebelumnya motor listrik ini menyasar segmen premium.
Sementara varian Highline ditawarkan di kisaran 3 lakh atau sekitar Rp55 jutaan on-road. Rentang harga tersebut membuat CE 02 masuk ke kelas yang selama ini dihuni skutik menengah ke atas.
Namun konsumen perlu mencermati bahwa potongan harga tidak berlaku seragam. Nilai diskon dan ketersediaan unit berbeda-beda di tiap kota, tergantung stok showroom.
Spesifikasi Urban yang Futuristis
BMW memproduksi CE 02 di fasilitas milik TVS Motor Company yang berlokasi di Hosur, Tamil Nadu, India. Motor ini mengusung konsep skuter listrik bergaya futuristis yang menyasar mobilitas perkotaan.
CE 02 menggunakan dua baterai masing-masing 1,96 kWh dengan total kapasitas 3,92 kWh. Motor listriknya menghasilkan tenaga puncak 11 kW dan torsi 55 Nm. Untuk penggunaan dalam kota, performa tersebut tergolong impresif.
Pabrikan mengklaim motor ini mampu menempuh jarak hingga 108 km dalam sekali pengisian daya, dengan kecepatan maksimum 95 km/jam. Artinya, BMW memang merancang CE 02 untuk kebutuhan urban, bukan perjalanan jarak jauh antar kota.
BMW juga melengkapi motor ini dengan layar mikro TFT 3,5 inci, konektivitas smartphone, sistem Keyless Ride, serta mode berkendara Flow dan Surf. Varian tertentu bahkan menawarkan mode tambahan Flash.
Dengan tinggi jok 750 mm dan bobot mulai 120 kg, CE 02 tetap terasa lincah saat bermanuver di tengah lalu lintas padat.
Khusus varian Highline, BMW menambahkan sentuhan premium seperti suspensi USD berlapis emas, grafis eksklusif, jok tiga warna, heated grips, hingga dudukan ponsel bawaan. Tampilan tersebut mempertegas aura khas BMW yang berbeda dari skuter listrik kebanyakan.
Dibandingkan NMAX 2026 di Indonesia
Jika melihat konversi harga di India, banderol diskon CE 02 memang mendekati harga Yamaha NMAX 2026 di Indonesia.
Per Februari 2026, NMAX OTR Jabodetabek berada di kisaran Rp33 jutaan hingga Rp46 jutaan, tergantung varian.
Kondisi inilah yang membuat CE 02 viral, karena untuk pertama kalinya motor berlogo BMW bisa ditebus dengan harga yang relatif “membumi” di pasar tertentu.
Situasi Berbeda di Indonesia
Meski demikian, kondisi tersebut tidak berlaku di Indonesia. BMW memasarkan CE 02 sebagai skuter listrik premium dengan banderol jauh lebih tinggi.
Per Februari 2026, harga BMW CE 02 di Indonesia berada di kisaran Rp314,9 juta hingga Rp324,9 juta OTR Jakarta. Dengan angka tersebut, CE 02 memang menjadi salah satu model paling terjangkau dari lini BMW Motorrad di Tanah Air, tetapi tetap masuk kategori premium.
Artinya, meski di India harganya sempat mendekati kelas skutik seperti NMAX, di Indonesia BMW CE 02 tetap bermain di segmen gaya hidup premium.
Konsumen tidak hanya membayar fungsi transportasi, tetapi juga desain unik, kualitas rancang bangun, serta prestise merek BMW.









