PPPK dan PPPK Paruh Waktu Diminta Tak Panik, BKN Pastikan Tidak Dialihkan Jadi Non-ASN

Nasional

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 18 Mei 2026 - 07:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BKN Prof. Zudan Arif Fakrullah.

Kepala BKN Prof. Zudan Arif Fakrullah.

Okepost.id, Jakarta – Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan PPPK paruh waktu tengah dilanda kekhawatiran setelah beredar informasi di media sosial terkait kemungkinan status mereka dikembalikan menjadi tenaga non-ASN.

Isu tersebut muncul setelah viral pernyataan salah satu anggota Komisi X DPR RI yang menyebut seluruh PPPK dan PPPK paruh waktu berpotensi dialihkan menjadi tenaga non-ASN sebagai dampak dari Surat Edaran (SE) Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026.

Kekhawatiran itu semakin besar setelah dikaitkan dengan implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (UU HKPD) yang mulai berlaku pada 2027.

Menanggapi isu tersebut, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan Arif Fakrullah, menegaskan bahwa PPPK maupun PPPK paruh waktu tidak mungkin dialihkan menjadi tenaga non-ASN.

Menurutnya, pemerintah justru sedang menuntaskan penataan tenaga non-ASN karena ke depan status kepegawaian hanya akan terdiri dari ASN, yakni PNS dan PPPK.

Baca Juga :  Super League, Borneo Geser Persib dari Puncak

“PPPK paruh waktu sifatnya sementara. Ketika instansi membutuhkan PPPK penuh waktu, maka statusnya bisa dialihkan ke sana,” ujar Prof. Zudan kepada JPNN, Minggu (17/5/2026).

Ia juga mengimbau seluruh PPPK dan PPPK paruh waktu agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas sumbernya. Zudan meminta masyarakat lebih selektif dan mengutamakan informasi dari situs resmi pemerintah.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja Indonesia (AP3KI), Nur Baitih, meminta para PPPK dan PPPK paruh waktu lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial.

Menurutnya, tidak mungkin ASN yang sudah diangkat kembali diturunkan statusnya menjadi tenaga non-ASN.

“Setiap informasi harus diteliti terlebih dahulu. Saat ini persoalan regulasi sangat sensitif karena masih banyak tenaga honorer yang menunggu kejelasan nasib mereka,” katanya.

Nur menjelaskan, SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 justru memiliki tujuan positif karena mendorong pemerintah daerah mengusulkan guru honorer yang belum diangkat agar bisa menjadi ASN.

Baca Juga :  Pemerintah Sesuaikan Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Ia menilai kebijakan tersebut sejalan dengan UU ASN Nomor 20 Tahun 2023 yang menegaskan bahwa ke depan tidak ada lagi istilah non-ASN dalam sistem pemerintahan.

“Kalau tidak boleh ada lagi non-ASN, berarti harus ada solusi agar guru dan tenaga kependidikan di lingkungan dinas pendidikan diangkat menjadi ASN,” tegasnya.

Nur kembali menegaskan bahwa AP3KI mendukung penuh SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 karena aturan itu dinilai menjadi peluang bagi guru honorer untuk memperoleh status ASN.

Menurutnya, surat edaran tersebut seharusnya dipahami secara utuh dan tidak dipelintir menjadi informasi yang menyesatkan.

“SE Mendikdasmen ini harus dibaca dengan teliti dan dimaknai dengan baik karena justru menjadi pintu masuk bagi guru honorer menjadi ASN,” pungkas Nur Baitih.(Pro)

Berita Terkait

Pengisian Jabatan Sekda Kota Jambi Jadi Sorotan, Open Bidding atau Manajemen Talenta?
Pemerintah Susun Rencana Induk Pascabencana Sumatera, Ini Prioritasnya
Rekrutmen Guru ASN Tak Bisa Sekaligus, MenPAN-RB Buka Fakta Mengejutkan
Heboh Usulan Guru Honorer Jadi PNS, PPPK dan PPPK Paruh Waktu Merasa Terpinggirkan?
Prabowo Siapkan Rp10,2 Triliun untuk Renovasi Ribuan Puskesmas di Indonesia
Prediksi CPNS 2026 Dibuka Juni, Ini Bocoran Formasi yang Banyak Dibutuhkan
Kota Jambi Raih Penghargaan Tertinggi BPOM di Provinsi Jambi, Wali Kota Targetkan Naik ke Kategori Unggul
Sering Dijual di Jalan, Buah Ini Ternyata Penangkal Asam Urat
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 07:31 WIB

PPPK dan PPPK Paruh Waktu Diminta Tak Panik, BKN Pastikan Tidak Dialihkan Jadi Non-ASN

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:24 WIB

Pengisian Jabatan Sekda Kota Jambi Jadi Sorotan, Open Bidding atau Manajemen Talenta?

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:54 WIB

Pemerintah Susun Rencana Induk Pascabencana Sumatera, Ini Prioritasnya

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:20 WIB

Rekrutmen Guru ASN Tak Bisa Sekaligus, MenPAN-RB Buka Fakta Mengejutkan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:04 WIB

Heboh Usulan Guru Honorer Jadi PNS, PPPK dan PPPK Paruh Waktu Merasa Terpinggirkan?

Berita Terbaru