Okepost.id – Sariawan sering dianggap sepele, padahal bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Rasa perih yang muncul di dalam mulut sering kali membuat kamu sulit makan, minum, bahkan berbicara dengan nyaman.
Sariawan yang tak kunjung hilang bisa menjadi tanda adanya kebiasaan atau faktor tertentu yang memperparah kondisi tersebut. Mulai dari pola makan, kebersihan mulut, hingga produk yang kamu gunakan setiap hari bisa berpengaruh besar terhadap proses penyembuhan.
Mengompres sariawan dengan es batu bisa menjadi solusi sederhana namun efektif untuk meredakan rasa sakit. Cara ini juga dapat membantu memperlambat aliran darah ke area luka, sehingga rasa nyeri bisa berkurang secara signifikan. Menurut Cleveland Clinic, suhu dingin dapat berfungsi sebagai anestesi alami yang membantu mengurangi rasa tidak nyaman pada luka di dalam mulut.
Kumur Air Garam, Baking Soda, atau Antiseptik
Berkumur dengan larutan air garam atau baking soda sudah lama dikenal sebagai cara alami untuk mengatasi sariawan. Kandungan dalam larutan ini membantu menyeimbangkan pH di dalam mulut sekaligus membunuh bakteri penyebab infeksi. American Dental Association menyebutkan bahwa larutan air garam dapat membantu mempercepat proses penyembuhan luka di mulut.
Oleskan Madu, Lidah Buaya, atau Minyak Kelapa
Penggunaan bahan alami seperti madu, lidah buaya, dan minyak kelapa bisa menjadi pilihan aman untuk mengatasi sariawan. Bahan alami seperti madu memiliki potensi dalam mempercepat penyembuhan luka di rongga mulut.
Hindari Makanan Pedas, Asam, dan Asin
Makanan pedas, asam, dan asin dapat memperparah iritasi pada luka, sehingga rasa nyeri menjadi lebih intens dan proses penyembuhan menjadi lebih lama. Dr. Michael Glick, dekan University at Buffalo School of Dental Medicine menyebutkan bahwa makanan dengan tingkat keasaman tinggi dapat mengganggu proses penyembuhan jaringan mulut.
Hindari Pasta Gigi SLS
Kandungan sodium lauryl sulfate (SLS) yang umum ditemukan dalam pasta gigi dapat menyebabkan iritasi pada jaringan mulut. Berdasarkan penelitian seorang dokter gigi yang juga dekan di sebuah kampus ternama Amerika, banyak orang mengalami penurunan frekuensi sariawan setelah beralih ke pasta gigi tanpa SLS.
Minum Larutan Penyegar
Larutan penyegar sering dikaitkan dengan penanganan sariawan, terutama yang disebabkan oleh kondisi panas dalam. Namun, menurut Dr. Uma Naidoo di Harvard Health Publishing, penting untuk tetap memperhatikan kandungan dalam minuman tersebut. Hidrasi yang cukup dan asupan nutrisi tetap menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan mulut dan mempercepat penyembuhan sariawan, sehingga larutan penyegar sebaiknya hanya dijadikan pelengkap, bukan solusi utama. (*)









