Okepost.id – Secara anatomi unsur, emas murni dibekali dengan ikatan molekul yang sangat kuat dan stabil. Sifat bawaan unik ini membuatnya kebal terhadap oksigen, air, maupun udara lembap.
Jadi, mutlak bebas dari risiko karat dan korosi meskipun terpapar lingkungan ekstrem. Ketahanan molekul ini tetap bekerja optimal pada emas muda meskipun persentase kemurniannya lebih rendah.
Oleh karena itu, jawaban ilmiah untuk pertanyaan “apakah emas muda bisa luntur?” adalah tidak. Pasalnya, partikel emas di dalamnya tidak akan pernah terkikis atau hilang.
Faktor Utama Penyebab Emas Muda Berubah Warna
Perubahan warna pada permukaan emas muda murni terjadi karena adanya kontak antara logam campuran di dalamnya dengan zat kimia eksternal sehari-hari.
Emas muda yang tampak kusam atau menghitam, bukan berarti kandungan emasnya hilang. Berikut ini adalah beberapa faktor yang menyebabkan emas muda berubah warna.
1. Keringat
Kandungan asam alami yang diproduksi oleh tubuh dapat bereaksi langsung dengan tembaga, nikel, atau logam campuran lainnya sehingga memicu oksidasi. Kemudian, hal ini memunculkan jejak noda gelap.
2. Alkohol Parfum
Cairan wewangian (parfum) atau bahkan hair spray yang mengandung alkohol dan bahan kimia keras lambat laun bisa mengikis kecemerlangan warna asli emas.
3. Residu Sabun dan Kosmetik
Zat pembersih dari sabun atau sisa lotion harian sering meninggalkan lapisan residu yang menempel. Akibatnya, menutupi kilau perhiasan (emas muda) hingga terlihat redup.
4. Zat Kimia Agresif (Klorin)
Kandungan klorin yang sering ditemukan di air kolam renang atau cairan pembersih rumah tangga bertindak sangat agresif dalam mempercepat pemudaran fisik logam campuran sehingga membuat warna perhiasan berubah.
Cara Merawat Emas Muda
Daya tahan visual emas muda sebenarnya tidak mutlak, melainkan bergantung pada bagaimana cara merawat dan memperlakukannya.
Melalui penanganan yang tepat, keindahan fisik emas muda mampu bertahan 2 hingga 5 tahun. Agar perhiasan tetap awet dan berkilau, cobalah terapkan langkah perawatan berikut.
1. Pembersihan Berkala
Lap perhiasan secara rutin menggunakan kain bertekstur lembut dan cairan pembersih khusus. Hindari penggunaan bahan kimia yang bersifat abrasif (mengikis) karena bisa merusak permukaan luar.
2. Penyimpanan Protektif
Tempatkan perhiasan di wadah yang kering. Lapisi setiap aksesori menggunakan kain lembut atau kantong khusus secara terpisah untuk meminimalkan risiko gesekan dan benturan antarperhiasan.
3. Disiplin Penggunaan
Cara merawat emas muda lainnya, yaitu biasakan untuk selalu melepas perhiasan sebelum melakukan aktivitas fisik yang berat atau olahraga, seperti lari atau berenang.
Menariknya, semakin rendah kadar emas, strukturnya justru menjadi semakin keras, kokoh, serta tidak mudah tergores dibandingkan emas tua yang cenderung lunak. (*)









