Basarnas Kerahkan 250 Personel Cari Korban Longsor di Bandung Barat

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian korban bencana tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengerahkan ratusan personel serta berbagai peralatan untuk mempercepat operasi pencarian.

Kepala Basarnas Marsdya TNI Mohammad Syafii mengatakan sebanyak 250 personel SAR terlatih diterjunkan ke lokasi terdampak. Selain itu, Basarnas juga menyiagakan 450 personel pendukung untuk memperkuat operasi di lapangan.

Dalam operasi pencarian, Basarnas mengoptimalkan unsur udara dan darat. Dari udara, tim mengoperasikan 12 unit drone untuk memantau area longsoran. Sementara di darat, personel SAR dan alat berat dikerahkan di titik-titik yang dinilai aman.

Baca Juga :  CPNS 2026 Segera Dibuka, Bea Cukai Siapkan 300 Formasi untuk Lulusan SMA

Syafii menjelaskan kondisi tanah yang masih labil menjadi kendala utama dalam penggunaan alat berat. Meski demikian, operasi pencarian tetap dilanjutkan tanpa dihentikan.

Tim SAR juga mengerahkan anjing pelacak K-9 dari TNI dan Polri guna membantu pencarian korban. Pemerintah turut melakukan operasi modifikasi cuaca untuk mendukung kelancaran proses evakuasi.

Baca Juga :  Santri 15 Tahun Kehilangan Seluruh Keluarga Akibat Longsor Pasirlangu

Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyatakan pemerintah memberikan dukungan penuh kepada korban bencana. Pemerintah telah menyiapkan hunian sementara bagi warga terdampak.

Ia menyebut warga pengungsi dapat menempati hunian sementara atau tinggal sementara bersama keluarga. Ke depan, pemerintah akan merelokasi warga ke lokasi yang lebih aman sesuai rekomendasi Badan Geologi.

Suharyanto juga menegaskan pemerintah akan menindaklanjuti warga yang masih tinggal di kawasan rawan longsor meski belum terdampak langsung.

Berita Terkait

Minyakita Langka di Jakarta, Pedagang Ngeluh Stok Sudah Lama Kosong
Aliansi Honorer Non Database BKN Sambut Positif Komitmen Panja RUU ASN Bahas Aspirasi ke MenPANRB
PPPK dan PPPK Paruh Waktu Diminta Tak Panik, BKN Pastikan Tidak Dialihkan Jadi Non-ASN
Pemerintah Susun Rencana Induk Pascabencana Sumatera, Ini Prioritasnya
Rekrutmen Guru ASN Tak Bisa Sekaligus, MenPAN-RB Buka Fakta Mengejutkan
Heboh Usulan Guru Honorer Jadi PNS, PPPK dan PPPK Paruh Waktu Merasa Terpinggirkan?
Prabowo Siapkan Rp10,2 Triliun untuk Renovasi Ribuan Puskesmas di Indonesia
Prediksi CPNS 2026 Dibuka Juni, Ini Bocoran Formasi yang Banyak Dibutuhkan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:41 WIB

Minyakita Langka di Jakarta, Pedagang Ngeluh Stok Sudah Lama Kosong

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:23 WIB

Aliansi Honorer Non Database BKN Sambut Positif Komitmen Panja RUU ASN Bahas Aspirasi ke MenPANRB

Senin, 18 Mei 2026 - 07:31 WIB

PPPK dan PPPK Paruh Waktu Diminta Tak Panik, BKN Pastikan Tidak Dialihkan Jadi Non-ASN

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:54 WIB

Pemerintah Susun Rencana Induk Pascabencana Sumatera, Ini Prioritasnya

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:20 WIB

Rekrutmen Guru ASN Tak Bisa Sekaligus, MenPAN-RB Buka Fakta Mengejutkan

Berita Terbaru