Basarnas Tambah Dua Ekskavator Jumbo, Pencarian Korban Longsor Pasirlangu Dipercepat

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – Basarnas menambah dua unit ekskavator PC 200 berbobot 20 ton untuk mempercepat pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jumat (30/1/2026).

Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama Yudhi Bramantyo N, mengatakan alat berat tambahan tersebut langsung difokuskan ke sektor A1 dan A2, lokasi yang belum tergarap maksimal akibat cuaca buruk pada hari sebelumnya.

“Pagi ini kami menambah dua ekskavator PC 200. Kami fokuskan ke sektor A1 dan A2,” kata Yudhi di Posko Basarnas Pasirlangu.

Pada Kamis (29/1/2026), hujan dan kabut menghambat proses pencarian. Basarnas kemudian menggeser salah satu ekskavator ke perbatasan sektor A2 dan A3 untuk memperluas jangkauan pencarian.

Baca Juga :  Alasan Prabowo Kunjungi Rusia, Konsultasi Geopolitik dan Tingkatkan Kerja Sama Energi

Selama enam hari operasi, tim SAR telah mengerahkan 17 unit ekskavator, mayoritas berukuran kecil. Hingga Kamis, tim berhasil mengevakuasi 55 jenazah, dengan 37 di antaranya telah teridentifikasi.

Yudhi optimistis cuaca yang lebih baik akan mempercepat proses evakuasi korban yang diduga masih tertimbun material longsor.

“Mudah-mudahan cuaca hari ini lebih mendukung,” ujarnya.

Longsor menerjang tiga kampung di Desa Pasirlangu pada Sabtu (24/1/2026) dini hari. Bencana ini berdampak pada 158 warga, dengan rincian 78 orang selamat dan 80 orang dilaporkan hilang. Longsor juga merusak berat 48 rumah serta satu bangunan musala.

Baca Juga :  Gaji ke-13 ASN Banjarmasin Cair, PPPK Paruh Waktu Dipastikan Tidak Menerima

Sementara itu, polisi memastikan kerangka manusia yang ditemukan di sektor B1 tidak berkaitan dengan longsor Pasirlangu. Hasil identifikasi tim DVI Polri menunjukkan usia kerangka tersebut lebih dari satu tahun.

“Kami memperkirakan kerangka itu berusia lebih dari satu tahun,” kata Kabid Humas

Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan.
Tim DVI menerima tiga kantung jenazah yang terdiri dari dua jasad utuh dan satu kantung berisi tulang belulang. Dua jenazah utuh masih menjalani proses identifikasi.

 

sumber : tribunjabar

Berita Terkait

Gaji PPPK Dibiayai APBN Masih Dikawal, Honorer Tendik Belum Ingin Berpesta
PPPK Paruh Waktu Diusulkan Jadi Penuh Waktu, Gaji Berpotensi Ditanggung APBN
Pemkab Temanggung Pastikan Gaji PPPK dan PPPK Paruh Waktu Aman, Anggarkan Rp11,8 Miliar per Bulan
Mendag Pastikan Harga Minyakita Belum Naik
Lowongan BPJS Kesehatan 2026 Dibuka untuk Semua Jurusan, Simak Syarat, Dokumen, dan Lokasi Penempatannya
Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan Segera Berlaku? Presiden Prabowo Tinggal Teken Aturan
Al Haris Perjuangkan PPPK, Usulkan Penundaan Aturan Belanja Pegawai 30 Persen APBD
Kinerja Kementerian PANRB 2026 Diklaim Berdampak Nyata, Reformasi Birokrasi Tekan Kemiskinan hingga 6 Persen
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 07:59 WIB

Gaji PPPK Dibiayai APBN Masih Dikawal, Honorer Tendik Belum Ingin Berpesta

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:53 WIB

PPPK Paruh Waktu Diusulkan Jadi Penuh Waktu, Gaji Berpotensi Ditanggung APBN

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:32 WIB

Pemkab Temanggung Pastikan Gaji PPPK dan PPPK Paruh Waktu Aman, Anggarkan Rp11,8 Miliar per Bulan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:05 WIB

Mendag Pastikan Harga Minyakita Belum Naik

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:38 WIB

Lowongan BPJS Kesehatan 2026 Dibuka untuk Semua Jurusan, Simak Syarat, Dokumen, dan Lokasi Penempatannya

Berita Terbaru

Gaya Hidup

Harga Emas Pegadaian Hari Ini: UBS, Antam dan Galeri24 Stabil

Senin, 15 Jun 2026 - 09:36 WIB