Hari Gizi Nasional, KPPB Gelar Gerakan 1000 Hari Cinta, Edukasi Ibu

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – Dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional 2026, Yayasan Komunitas Perempuan Peduli dan Berbagi (KPPB) menggelar gerakan “1000 Hari Cinta – Ibu Sehat, Anak Cerdas” di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Minggu (25/1/2026).

Ketua Yayasan KPPB Meiline Tenardi mengatakan, gerakan ini bertujuan untuk mengingatkan kembali betapa pentingnya 1.000 hari pertama kehidupan anak, yang dimulai sejak masa kehamilan ibu sampai anak berusia dua tahun.

Secara ilmiah, ini merupakan fondasi terpenting bagi perkembangan otak, sistem imunitas, pertumbuhan fisik, serta kualitas kesehatan anak,” ungkap dia dalam konferensi pers di lokasi.

Baca Juga :  Manfaat Buah Nanas bagi Kesehatan, Bantu Pencernaan hingga Redakan Peradangan Kronis

Pihaknya juga menyelenggarakan gerakan ini sebagai bentuk kepedulian, dan upaya nyata, dalam pencegahan stunting.

“Berdasarkan data dari Survei Status Gizi Indonesia, sekitar satu dari lima anak Indonesia masih mengalami stunting,” tutur Meiline.

“Ini menunjukkan bahwa kita sedang menghadapi tantangan serius dalam pembangunan sumber daya manusia ke depan, karena stunting bukan hanya persoalan gizi, tetapi persoalan masa depan generasi Indonesia.

Adapun rangkaian acara dalam gerakan tersebut cukup beragam, salah satunya adalah pemutaran film pendek edukatif berjudul “1000 Hari Cinta – Ibu Sehat, Anak Cerdas”. Film pendek ini menggambarkan realita keluarga Indonesia dalam fase 1.000 hari pertama kehidupan.

Baca Juga :  Aliansi Honorer Non Database BKN Sambut Positif Komitmen Panja RUU ASN Bahas Aspirasi ke MenPANRB

Selanjutnya adalah talkshow dan diskusi edukatif bersama para ahli tentang gizi ibu hamil, ASI eksklusif, pemberian MPASI, stimulasi tumbuh kembang, dan kesehatan mental ibu.

Lalu penampilan seni tari modern oleh Belantara Budaya Indonesia, serta bakti sosial berupa pembagian paket sembako, nasi kotak, dan goodie bag kepada peserta perempuan prasejahtera.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang edukasi publik yang bermakna, agar ibu dan keluarga memiliki dasar pengetahuan yang kuat dalam mengambil keputusan yang tepat bagi kesehatan ibu dan anak sejak awal kehidupan.(*)

Berita Terkait

BI: Cadangan Devisa USD146,2 Miliar Sangat Kuat, Lampaui Standar Kecukupan IMF
Minyakita Langka di Jakarta, Pedagang Ngeluh Stok Sudah Lama Kosong
Aliansi Honorer Non Database BKN Sambut Positif Komitmen Panja RUU ASN Bahas Aspirasi ke MenPANRB
PPPK dan PPPK Paruh Waktu Diminta Tak Panik, BKN Pastikan Tidak Dialihkan Jadi Non-ASN
Pemerintah Susun Rencana Induk Pascabencana Sumatera, Ini Prioritasnya
Rekrutmen Guru ASN Tak Bisa Sekaligus, MenPAN-RB Buka Fakta Mengejutkan
Heboh Usulan Guru Honorer Jadi PNS, PPPK dan PPPK Paruh Waktu Merasa Terpinggirkan?
Prabowo Siapkan Rp10,2 Triliun untuk Renovasi Ribuan Puskesmas di Indonesia
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:48 WIB

BI: Cadangan Devisa USD146,2 Miliar Sangat Kuat, Lampaui Standar Kecukupan IMF

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:41 WIB

Minyakita Langka di Jakarta, Pedagang Ngeluh Stok Sudah Lama Kosong

Senin, 18 Mei 2026 - 07:31 WIB

PPPK dan PPPK Paruh Waktu Diminta Tak Panik, BKN Pastikan Tidak Dialihkan Jadi Non-ASN

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:54 WIB

Pemerintah Susun Rencana Induk Pascabencana Sumatera, Ini Prioritasnya

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:20 WIB

Rekrutmen Guru ASN Tak Bisa Sekaligus, MenPAN-RB Buka Fakta Mengejutkan

Berita Terbaru