Okepost.id – Manchester United meraih kemenangan dramatis saat menjamu Fulham pada lanjutan Premier League di Stadion Old Trafford. Gol Benjamin Sesko pada masa injury time memastikan Setan Merah menang dan mengamankan tiga poin penting dalam persaingan papan atas.
Laga berjalan ketat hingga menit akhir. Manchester United sempat unggul dua gol melalui Casemiro dan Mateus Cunha. Namun Fulham bangkit dan menyamakan kedudukan, membuat tensi pertandingan meningkat tajam di Old Trafford.
Saat tekanan memuncak, Benjamin Sesko tampil sebagai pembeda. Penyerang muda itu mencetak gol penentu pada menit ke-90+4. Ia memanfaatkan kemelut di kotak penalti Fulham dan melepaskan tembakan keras yang gagal dibendung kiper. Gol tersebut langsung mengunci kemenangan Manchester United.
Sesko menunjukkan mentalitas kuat di momen krusial. Gol injury time itu menegaskan perannya sebagai pemain penting dalam skema Manchester United asuhan Michael Carrick. Ia memberi solusi saat lini depan United kehilangan efektivitas.
Kemenangan ini juga mencerminkan perubahan karakter Manchester United di era Carrick. Meski sempat kehilangan keunggulan, United tetap menekan dan menolak bermain aman. Sikap agresif hingga menit akhir membuahkan hasil.
Di sisi lain, pertandingan ini memicu kontroversi VAR. Manajer Fulham mengkritik keputusan wasit, terutama pada salah satu gol United yang dinilainya melibatkan dorongan di kotak penalti. Ia juga menyoroti inkonsistensi kepemimpinan wasit sepanjang laga.
Casemiro tampil dominan dan layak menyandang gelar pemain terbaik. Gelandang Brasil itu mencetak gol pembuka dan memberikan assist untuk gol Cunha. Perannya menjaga keseimbangan permainan United.
Bruno Fernandes juga berperan besar sebagai pengatur serangan. Ia mencatat assist untuk gol Casemiro dan terlibat aktif dalam proses gol penentu Sesko. Carrick memberi Bruno kebebasan lebih di area ofensif, yang berdampak langsung pada intensitas serangan United.
Hasil ini menegaskan bahwa kemenangan Manchester United atas Fulham bukan sekadar soal skor. Setan Merah kini menunjukkan mental baja, konsistensi, dan kesiapan bersaing di papan atas Premier League. ***









