Prabowo ke Perancis Saat Idul Adha, Gerindra: Ini Tugas Negara

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menyatakan, kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Perancis di tengah momentum Hari Raya Idul Adha hendaknya tidak dijadikan polemik.

Bahtra menyebutkan, kunjungan Prabowo itu merupakan agenda kunjungan diplomasi strategis negara yang telah direncanakan jauh hari, kebetulan waktunya bertepatan dengan momentum Idul Adha.

“Ini bukan perjalanan pribadi Presiden, tetapi tugas negara. Agenda kenegaraan seperti ini disusun melalui komunikasi diplomatik antarnegara yang panjang dan terukur. Kebetulan waktunya bertepatan dengan Idul Adha,” ujar Bahtra dalam keterangannya, Rabu (27/5/2036).

Menurut Bahtra, kunjungan kenegaraan ke Prancis tersebut merupakan momentum untuk memperkuat kerja sama di berbagai sektor.

Yang harus dilihat publik adalah manfaat konkret untuk bangsa, mulai dari peluang investasi, penguatan ekonomi, transfer teknologi, hingga peningkatan posisi tawar Indonesia di tingkat global. Jangan agenda negara dipersempit menjadi framing simbolis yang bernuansa politis,” kata Bahtra Wakil ketua Komisi II DPR ini pun menyoroti soal situasi geopolitik dan ekonomi global yang semakin tidak pasti.

Baca Juga :  Kemenkes Ungkap 10-15 Persen Jamaah Haji Alami Gangguan Mental, Banyak Lansia Demensia

Menurut dia, Prabowo justru sedang memperjuangkan kepentingan nasional melalui penguatan hubungan strategis Indonesia dengan negara-negara besar dunia, termasuk Prancis yang menjadi mitra penting Indonesia di bidang pertahanan, investasi, teknologi, energi, dan industri strategis.

Bahtra juga menyebut, Prabowo sedang menunjukkan kepemimpinan bebas aktif yang bekerja untuk kepentingan besar bangsa, melalui diplomasi internasional. “Semakin aktif Presiden Prabowo diterima dalam forum internasional menunjukkan bahwa Indonesia semakin dihormati dan diperhitungkan dalam percaturan global,” kata dia.

Ia juga meyakini, Prabowo tentu ingin berada di Indonesia pada momentum Hari Raya Idul Adha, tetapi di sisi lain mesti menghormati waktu yang telah disiapkan oleh Presiden Perancis, Emmanuel Macron. Bahtra berpandangan, kunjungan Prabowo di tengah momentum hari raya justru menunjukkan bahwa kepentingan negara dan rakyat ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun simbolis.

Baca Juga :  3 Kunjungan Terakhir Manchester City ke Anfield: Belum Pernah Menang

Kesediaan Presiden Prabowo keluar negeri di momen hari raya membuktikan bahwa kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia berada di atas segala-galanya. Ini adalah bentuk pengabdian seorang kepala negara,” tutur dia.

Prabowo ke Perancis
Sebagai informasi, Prabowo kembali melakukan kunjungan kerja ke Perancis di tengah momen Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada hari ini. Prabowo telah tiba di Paris pada Selasa (26/5/2026) kemarin, sekitar pukul 10.00 pagi waktu setempat dan dijadwalkan menjalankan shalat Idul Adha di Wisma KBRI Paris.

Kunjungan kali ini merupakan kunjungan keempat Prabowo ke Perancis. Sebelumnya, Prabowo telah melakukan beberapa pertemuan sebelumnya pada 14 Juli 2025, 23 Januari 2026, dan 14 April 2026. Adapun kunjungan kerja ini digelar dalam rangka penguatan Kemitraan Strategis Indonesia-Perancis, yang terus berkembang melalui intensitas hubungan dan kedekatan kedua presiden. (*)

Berita Terkait

Dewan Pers: Regulasi Media Sosial Mendesak agar Profesi Jurnalis Tidak Tersingkir
Pertamina Ungkap Pergeseran Konsumsi BBM ke Pertalite dan Biosolar
Dirjen GTK Dukung Aspirasi PPPK Paruh Waktu, Harapan Kabar Baik dari Presiden Prabowo Makin Menguat
Harga Emas Antam Sepekan Turun Rp 41.000, Kini Rp 2,614 Juta Per Gram
Dolar Mendadak Terkapar, Rupiah Perkasa di Asia
Grafik Harga Emas Antam Batangan (18 Juli 2026), Hari Ini Turun atau Naik?
DPR Minta Pengangkatan 1,25 Juta PPPK Paruh Waktu Dilakukan Bertahap dan Transparan
Pemda Mulai Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi PPPK Penuh Waktu, Ini Mekanisme dan Kriteria Prioritas
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:46 WIB

Dewan Pers: Regulasi Media Sosial Mendesak agar Profesi Jurnalis Tidak Tersingkir

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:46 WIB

Pertamina Ungkap Pergeseran Konsumsi BBM ke Pertalite dan Biosolar

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:36 WIB

Dirjen GTK Dukung Aspirasi PPPK Paruh Waktu, Harapan Kabar Baik dari Presiden Prabowo Makin Menguat

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:02 WIB

Harga Emas Antam Sepekan Turun Rp 41.000, Kini Rp 2,614 Juta Per Gram

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:05 WIB

Dolar Mendadak Terkapar, Rupiah Perkasa di Asia

Berita Terbaru