Samsung Galaxy S26, S26 Plus &  S26 Ultra Meluncur dengan Harga Stabil

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – Samsung siap meluncurkan tiga smartphone flagship terbaru, yaitu Galaxy S26, Galaxy S26 Plus, dan Galaxy S26 Ultra, dalam waktu dekat.

Meskipun Samsung belum mengumumkan detail resmi, banyak rumor soal harga sudah muncul di internet.

Tech Maniacs melaporkan, Samsung kemungkinan besar menahan harga Galaxy S26 Series agar tetap sebanding dengan pendahulunya.

Sumber dekat isu itu menyebut harga ketiga model tidak akan jauh berbeda dari Galaxy S25 Series.

Samsung akan menawarkan Galaxy S26 Ultra dengan harga varian penyimpanan dasar sama seperti Galaxy S25 Ultra. Varian memori lebih besar mungkin mengalami kenaikan harga kecil karena harga RAM global meningkat.

Baca Juga :  CASN 2026 Segera Dibuka? PPPK Paruh Waktu Deg-degan Menunggu Kepastian Nasib

Untuk Galaxy S26 versi standar, harga akan menyesuaikan dengan konfigurasi awal. Galaxy S25 menggunakan varian dasar 128 GB.

Jika Samsung langsung menawarkan Galaxy S26 dengan 256 GB, harga dasar bisa naik. Sebaliknya, versi 512 GB mungkin turun harga dalam jumlah terbatas.

Pola serupa berlaku pada Galaxy S26 Plus. Varian 256 GB diperkirakan tetap memakai harga pendahulunya. Versi 512 GB bisa mengalami koreksi harga ringan, namun tidak signifikan.

Baca Juga :  KPK OTT Bupati Pati Sudewo

Strategi harga ini dipengaruhi langkah kompetitor utama, Apple. Meskipun harga chip memori naik, Apple akan mempertahankan harga iPhone terbaru.

Samsung menahan kenaikan harga Galaxy S26 agar tetap kompetitif di segmen premium.

Dengan harga stabil, Samsung menjaga daya tarik Galaxy S26 Series bagi konsumen high-end dan memastikan persaingan di pasar smartphone flagship tetap ketat.**

Berita Terkait

21 Ribu PPPK Paruh Waktu Waswas, Rekrutmen Honorer Baru di Jatim Disorot
Harga Tiket Pesawat Berpotensi Naik 15%, Pemerintah Didorong Pangkas PPN
BI: Cadangan Devisa USD146,2 Miliar Sangat Kuat, Lampaui Standar Kecukupan IMF
Minyakita Langka di Jakarta, Pedagang Ngeluh Stok Sudah Lama Kosong
Aliansi Honorer Non Database BKN Sambut Positif Komitmen Panja RUU ASN Bahas Aspirasi ke MenPANRB
PPPK dan PPPK Paruh Waktu Diminta Tak Panik, BKN Pastikan Tidak Dialihkan Jadi Non-ASN
Pemerintah Susun Rencana Induk Pascabencana Sumatera, Ini Prioritasnya
Rekrutmen Guru ASN Tak Bisa Sekaligus, MenPAN-RB Buka Fakta Mengejutkan
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:54 WIB

21 Ribu PPPK Paruh Waktu Waswas, Rekrutmen Honorer Baru di Jatim Disorot

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:52 WIB

Harga Tiket Pesawat Berpotensi Naik 15%, Pemerintah Didorong Pangkas PPN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:48 WIB

BI: Cadangan Devisa USD146,2 Miliar Sangat Kuat, Lampaui Standar Kecukupan IMF

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:41 WIB

Minyakita Langka di Jakarta, Pedagang Ngeluh Stok Sudah Lama Kosong

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:23 WIB

Aliansi Honorer Non Database BKN Sambut Positif Komitmen Panja RUU ASN Bahas Aspirasi ke MenPANRB

Berita Terbaru

Teknologi

Motorola Rilis HP Murah Moto G37 Power, Baterai Tahan 3 Hari

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:35 WIB

Otomotif

Kawasaki W175 Street ABS Tahun 2026: Sekarang Dijual Segini

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:29 WIB

Teknologi

HP Tipis Motorola Signature Resmi di Indonesia, Ini Harganya

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:39 WIB