Tradisi Mandi Suci/Balimau Masyarakat Kerinci Sambut Ramadhan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi mandi suci atau mandi balimau

Gambar ilustrasi mandi suci atau mandi balimau

Okepost.id –  Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, masyarakat Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, kembali melaksanakan tradisi tahunan yang dikenal dengan sebutan mandi balimau atau mandi suci.

Tradisi ini dilakukan sebagai bentuk pembersihan diri, baik secara lahir maupun batin, sebelum memasuki bulan penuh berkah.

Kegiatan mandi balimau biasanya dilaksanakan satu hingga dua hari sebelum awal Ramadhan.

Sejumlah warga tampak memadati aliran sungai, pemandian umum, serta tempat-tempat tertentu.

Tradisi ini dilakukan secara berkelompok, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Menurut tokoh adat setempat, mandi balimau merupakan warisan budaya turun-temurun yang sudah berlangsung sejak zaman nenek moyang.

Baca Juga :  STIA-NUSA Sungai Penuh Wisuda 167 Lulusan, Siap Berkontribusi untuk Daerah dan Bangsa

Masyarakat Kerinci meyakini bahwa mandi dengan air yang dicampur jeruk limau, bunga-bungaan, dan ramuan tradisional dapat memberikan kesegaran serta melambangkan penyucian diri.

“Tradisi ini bukan hanya sekadar mandi, tetapi sebagai simbol membersihkan diri dan memohon ampunan sebelum menjalankan ibadah puasa,” ujar salah satu tokoh masyarakat Kerinci.

Selain mandi bersama, kegiatan ini juga sering diiringi dengan kebersamaan keluarga dan masyarakat.

Banyak warga yang memanfaatkan momen ini untuk mempererat silaturahmi, saling memaafkan, serta memperkuat nilai gotong royong.

Namun, pemerintah daerah dan tokoh agama mengingatkan agar tradisi mandi balimau tetap dilakukan dengan tertib serta tidak melanggar norma agama.

Baca Juga :  Wawako Azhar Hamzah Hadiri Pengukuhan Pengurus IWAPI Kota Sungai Penuh 2026–2031, Perkuat UMKM Perempuan

Masyarakat diminta menjaga adab, berpakaian sopan, dan menghindari aktivitas yang dapat menimbulkan hal-hal negatif.

Tradisi mandi balimau di Kerinci hingga kini masih tetap lestari dan menjadi salah satu budaya lokal yang memperkaya keberagaman tradisi masyarakat Indonesia dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

Dengan semangat kebersamaan dan nilai religius yang terkandung di dalamnya, mandi balimau menjadi salah satu bentuk kesiapan masyarakat Kerinci untuk menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan penuh keikhlasan. **

Berita Terkait

Wali Kota Alfin Lantik Pimpinan BAZNAS Sungai Penuh Periode 2026–2031
Wakil Ketua DPRD Sungai Penuh Hadiri Olahraga Bersama HUT TNI ke-81
Sri Kartini Alfin Bekali Finalis Bujang Gadis 2026, Paparkan Program Unggulan 3S
Wako Alfin Sidak BPBD Sungai Penuh, Personel Diminta Siaga dan Tak Gampang Percaya Hoaks
Wako Alfin Serahkan Bantuan untuk Keluarga Korban Kebakaran di Koto Dian
Kontrak PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Segera Berakhir, Ini Syarat Perpanjangannya
Flyover Sungai Penuh–Tapan Dibahas, Wako Alfin Perkuat Koordinasi dengan TNKS
PT KMH Terima Kunjungan DPRD Sungai Penuh, Bahas Pajak Air Permukaan dan Pengolahan Sampah
Berita ini 213 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Wali Kota Alfin Lantik Pimpinan BAZNAS Sungai Penuh Periode 2026–2031

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Sri Kartini Alfin Bekali Finalis Bujang Gadis 2026, Paparkan Program Unggulan 3S

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:02 WIB

Wako Alfin Sidak BPBD Sungai Penuh, Personel Diminta Siaga dan Tak Gampang Percaya Hoaks

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:51 WIB

Wako Alfin Serahkan Bantuan untuk Keluarga Korban Kebakaran di Koto Dian

Rabu, 30 September 2026 - 17:08 WIB

Kontrak PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Segera Berakhir, Ini Syarat Perpanjangannya

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi

INVESTASI

Trading atau Investasi? Kenali Perbedaannya Sebelum Memulai

Selasa, 6 Okt 2026 - 14:14 WIB