Okepost.id, Jakarta – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meminta pemerintah memastikan proses pergantian Gubernur Bank Indonesia (BI) berlangsung cepat, transparan, dan tetap menjaga independensi bank sentral.
Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi, Komunikasi, dan Pemberdayaan Daerah Kadin, Erwin Aksa, mengatakan dunia usaha menghormati keputusan Perry Warjiyo mengundurkan diri sebagai Gubernur BI. Menurutnya, pergantian pimpinan tidak boleh mengganggu arah kebijakan moneter maupun stabilitas ekonomi nasional.
Erwin mengapresiasi kontribusi Perry Warjiyo selama memimpin BI dalam menjaga stabilitas moneter dan sistem keuangan di tengah berbagai tekanan ekonomi global dan domestik.
Ia menilai penunjukan Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, sebagai pejabat sementara merupakan langkah yang tepat untuk memastikan kesinambungan kebijakan bank sentral. Dunia usaha berharap seluruh fungsi BI tetap berjalan normal hingga gubernur definitif ditetapkan.
Kadin juga menegaskan pemerintah dan DPR harus mengutamakan kredibilitas serta independensi dalam memilih Gubernur BI yang baru. Menurut Erwin, pasar tidak hanya melihat sosok yang dipilih, tetapi juga menilai proses pemilihannya. Karena itu, proses tersebut harus berlangsung terbuka, profesional, dan memberikan kepastian bahwa pemimpin BI berikutnya memiliki kompetensi tinggi.
Selain memahami kebijakan moneter, pasar keuangan, dan sektor riil, calon gubernur BI juga harus mampu mengambil keputusan berdasarkan data serta kepentingan jangka panjang perekonomian nasional. Kemampuan berkomunikasi dengan pelaku pasar juga dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga efektivitas kebijakan moneter.
Erwin menambahkan, koordinasi antara pemerintah dan Bank Indonesia harus semakin diperkuat selama masa transisi. Namun, koordinasi tersebut tetap harus menghormati independensi BI sehingga tidak menimbulkan persepsi adanya intervensi terhadap kebijakan moneter.
Kadin memperkirakan investasi jangka panjang di sektor industri, energi, hilirisasi, infrastruktur, dan ekonomi digital tetap berjalan. Meski demikian, investor portofolio diperkirakan akan lebih berhati-hati hingga pemerintah menetapkan Gubernur BI definitif.
Erwin menegaskan dunia usaha membutuhkan kepastian arah kebijakan. Selama independensi BI tetap terjaga, kebijakan moneter konsisten, inflasi terkendali, dan nilai tukar stabil, aktivitas investasi diyakini tetap tumbuh dan mendukung perekonomian nasional.(Pro)









