Bulog Minta Maaf Usai Hama Gudang Serbu Permukiman Warga Karawang, Fumigasi dan Fogging Disiapkan

Bulog bergerak menangani keluhan warga setelah ribuan hama gudang diduga menyebar dari kompleks pergudangan sewaan di Karawang, Jawa Barat.

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi

Gambar ilustrasi

Okepost.id, Karawang – Perum Bulog merespons laporan warga terkait serangan hama gudang yang masuk ke kawasan permukiman di sekitar gudang beras di Karawang, Jawa Barat. Bulog menyatakan akan mengambil langkah cepat untuk mengendalikan penyebaran hama sekaligus memulihkan kenyamanan masyarakat.

Pimpinan Cabang Bulog Karawang, Rafki Ismael, menjelaskan gudang yang dilaporkan warga merupakan fasilitas milik pihak ketiga yang disewa Bulog. Lokasi gudang tersebut berada di seberang kawasan permukiman warga. sabtu (4/7/26)

Baca Juga :  Wawako Azhar Sidak Pasar Tanjung Bajure, Harga Pangan di Sungai Penuh Terpantau Stabil

Bulog juga menyampaikan permohonan maaf atas gangguan yang dirasakan masyarakat sekitar. Pihaknya menegaskan telah berkoordinasi dengan pengelola gudang dan pihak terkait untuk mempercepat penanganan.

Sebagai tindak lanjut, Bulog akan melakukan perawatan stok beras melalui fumigasi menggunakan teknik sulfur. Metode tersebut menjadi bagian dari pengendalian hama gudang secara terpadu, terutama karena lokasi gudang berdekatan dengan area permukiman.

Selain penanganan di dalam gudang, Bulog bersama pengelola fasilitas juga menyiapkan penyemprotan, fogging, dan metode pengendalian lainnya di lingkungan sekitar yang terdampak.

Baca Juga :  Harga Beras Naik 6 Bulan Berturut-turut, Inflasi Pangan Mengancam Daya Beli dan Kemiskinan

Langkah tersebut dilakukan untuk menekan penyebaran hama yang telah masuk ke kawasan warga serta mengembalikan kondisi lingkungan agar tetap aman dan nyaman.

Sebelumnya, warga Karawang melaporkan ribuan hama gudang diduga berasal dari Kompleks Pergudangan Genesis yang disewa Bulog. Warga mengeluhkan gangguan kesehatan dan ketidaknyamanan akibat serangan hama tersebut.(Pro)

Berita Terkait

Kadin Minta Independensi Bank Indonesia Dijaga, Investor Tunggu Kepastian Gubernur BI Baru
Laba Hutama Karya Lampaui Target Semester I 2026, Jalan Tol Trans Sumatera Jadi Penopang Utama
Harga Beras Naik 6 Bulan Berturut-turut, Inflasi Pangan Mengancam Daya Beli dan Kemiskinan
Taspen Desak PP Turunan UU ASN 2023 Segera Terbit, Jaminan Pensiun PPPK Jadi Sorotan
Rupiah Diprediksi Bergerak di Kisaran Rp17.950–Rp18.050, Sentimen S&P dan The Fed Jadi Sorotan
BPK Soroti Tata Kelola Danantara, Transparansi Laporan Keuangan BUMN Jadi Perhatian
DPR dan Pemerintah Sepakati Target Ekonomi 2027 Tumbuh 5,8–6,5%, Danantara Diminta Beri Kontribusi Nyata
Swiss Buka Kesempatan Kerja untuk WNI Lewat Program Young Professionals
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 16:20 WIB

Kadin Minta Independensi Bank Indonesia Dijaga, Investor Tunggu Kepastian Gubernur BI Baru

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:03 WIB

Laba Hutama Karya Lampaui Target Semester I 2026, Jalan Tol Trans Sumatera Jadi Penopang Utama

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:42 WIB

Harga Beras Naik 6 Bulan Berturut-turut, Inflasi Pangan Mengancam Daya Beli dan Kemiskinan

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:20 WIB

Taspen Desak PP Turunan UU ASN 2023 Segera Terbit, Jaminan Pensiun PPPK Jadi Sorotan

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:32 WIB

Rupiah Diprediksi Bergerak di Kisaran Rp17.950–Rp18.050, Sentimen S&P dan The Fed Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Poto ilustrasi

Nasional

PPPK Guru Hampir 1 Juta, Apakah Bisa Jadi PNS pada 2027?

Minggu, 23 Agu 2026 - 17:14 WIB