Okepost.id – Ikan gabus menyimpan kandungan gizi yang luar biasa bahkan berpotensi masuk kategori superfood lokal Indonesia. Indun Dewi Puspita, S.P., M.Sc. Ph.D., dosen Teknologi Hasil Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM), mengungkapkan bahwa ikan gabus memiliki kandungan protein yang lebih tinggi dibandingkan kebanyakan ikan air tawar lainnya.
Jika rata-rata sumber protein hewani mengandung sekitar 20 persen protein, ikan gabus bisa mencapai 23–25 persen angka yang cukup signifikan.
Albumin: Protein Spesial yang Bikin Ikan Gabus Berbeda
Salah satu keunggulan utama ikan gabus adalah kandungan albuminnya yang tinggi. Albumin merupakan protein penting dalam tubuh manusia yang berperan dalam tiga fungsi utama: membantu regenerasi sel, menjaga keseimbangan cairan dalam darah, dan mendukung distribusi zat gizi seperti vitamin dan mineral ke seluruh tubuh. Inilah mengapa ikan gabus sering dicari oleh pasien pascaoperasi atau mereka yang sedang dalam proses pemulihan.
“Biasanya orang-orang mencari albumin, misalnya setelah operasi. Albumin dapat membantu mempercepat regenerasi sel,” jelas Indun. Tingginya kadar albumin pada ikan gabus ini diduga bukan kebetulan. Indun menjelaskan bahwa kondisi habitat ikan gabus yang hidup di rawa atau perairan berlumpur dengan kadar oksigen rendah membuat ikan ini beradaptasi secara alami dengan memproduksi albumin dalam jumlah lebih tinggi.
Bukan Cuma Albumin: Omega-3 hingga Mineral Ikut Hadir
Selain albumin, ikan gabus juga mengandung sejumlah nutrisi bermanfaat lainnya, mulai dari vitamin, mineral, hingga asam lemak tak jenuh omega-3. Memang, kandungan omega-3 pada ikan laut seperti salmon atau makarel masih lebih tinggi. Namun, dibandingkan ikan air tawar lain yang lebih umum dikonsumsi seperti lele atau nila, ikan gabus tetap unggul dalam kandungan omega-3-nya. Omega-3 dikenal luas manfaatnya untuk kesehatan jantung, fungsi otak, serta pengurangan peradangan dalam tubuh. Mendapatkannya dari ikan gabus lokal tentu menjadi pilihan yang lebih terjangkau dan mudah diakses bagi masyarakat Indonesia.
Cara Memasak yang Tepat agar Nutrisi Tidak Hilang
Satu hal yang perlu diperhatikan: cara memasak sangat menentukan apakah nutrisi dalam ikan gabus tetap utuh atau justru rusak. Indun menyarankan untuk menghindari suhu memasak yang terlalu tinggi, karena panas berlebih dapat merusak protein dan zat gizi lainnya.
Metode terbaik untuk memasak ikan gabus adalah dikukus atau direbus sebagai sup. Kedua cara ini lebih baik dibandingkan menggoreng atau membakar dalam waktu lama, yang berisiko merusak struktur protein sekaligus mengurangi manfaat asam lemak tak jenuhnya. (*)









