Okepost.id – Saat puasa, pola makan perlu diperhatikan. Hindari asam lambung naik dengan pola makan tepat yang dibeberkan gastroenterolog ini.
Saat menjalani puasa Ramadan, pola makan otomatis berubah. Dari yang biasanya makan tiga kali sehari, kini menjadi hanya saat sahur dan berbuka.
Perubahan ini ternyata bisa memicu gangguan pencernaan, salah satunya kenaikan asam lambung. Namun, semuanya bisa diatasi dengan menjalani pola makan yang tepat.
Melansir Moneycontrol (18/2), Dr. Anil Kumar Jangid, dokter gastroenterologi di CK Birla Hospital, Jaipur, menjelaskan bahwa puasa dalam waktu lama yang kemudian dilanjutkan dengan makan dalam porsi besar saat berbuka bisa mengganggu sistem pencernaan.
Kondisi ini juga bisa disertai kembung, tidak nyaman di perut, hingga konstipasi. Berikut beberapa cara efektif mencegah asam lambung saat menjalani ibadah puasa:
1. Jangan Kalap Saat Berbuka
Banyak orang langsung makan dalam jumlah banyak begitu azan magrib berkumandang. Padahal, dokter menyarankan untuk berbuka secara bertahap. Mulailah dengan yang ringan seperti makan kurma dan minum air hangat sebelum menyantap makanan utama dengan nutrisi seimbang. Cara ini membantu perut beradaptasi lebih dulu.
2. Hindari Makan Pedas, Manis, dan Gorengan
Makanan yang digoreng, terlalu pedas, atau sangat manis bisa memperparah asam lambung. Jenis makanan seperti ini sebaiknya dibatasi saat sahur maupun berbuka.
3. Mengurangi Asupan Kafein
Kopi dan teh mengandung kafein yang dapat melemahkan katup antara lambung dan kerongkongan. Akibatnya, asam lebih mudah naik. Jika punya riwayat asam lambung, sebaiknya konsumsi kafein dikurangi selama Ramadan. Hindari terlalu banyak minum teh dan kopi.
4. Meningkatkan Konsumsi Sumber Serat
Buah, sayuran, gandum utuh, dan lentil membantu sistem pencernaan bekerja lebih baik. Serat juga membuat kenyang lebih lama dan mencegah sembelit selama puasa.
Saat sahur Dr Jangid juga menyarankan konsumsi makanan yang meningkatkan rasa kenyang dan memberikan pasokan energi stabil. “Telur, roti gandum, oatmeal, kacang-kacangan, dan yogurt bisa dikonsumsi,” katanya.
5. Cukupi Kebutuhan Cairan
Kurang minum bisa memperburuk masalah pencernaan. Pastikan kebutuhan cairan terpenuhi antara waktu berbuka dan sahur agar lambung tetap nyaman.
Selain itu, dokter juga menyarankan untuk makan perlahan, tidak berlebihan, dan cukupi kebutuhan tidur. Kebiasaan sederhana ini bisa membantu mengurangi risiko asam lambung naik selama puasa.
Dengan pola makan yang lebih teratur dan bijak, puasa bisa dijalani dengan lebih nyaman tanpa nyeri perut yang dapat mengganggu ibadah.(*)









