DPR Minta Pengangkatan 1,25 Juta PPPK Paruh Waktu Dilakukan Bertahap dan Transparan

Ahmad Heryawan meminta pemerintah mengedepankan sistem merit, evaluasi kinerja, dan dukungan fiskal daerah dalam proses pengangkatan PPPK Paruh Waktu menjadi PPPK Penuh Waktu.

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi

Gambar ilustrasi

Okepost.id, Jakarta – Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKS, Ahmad Heryawan, mendorong pemerintah memastikan proses pengangkatan 1.252.252 PPPK Paruh Waktu menjadi PPPK Penuh Waktu berlangsung secara bertahap, transparan, dan berkeadilan.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul kebijakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) yang membuka peluang bagi PPPK Paruh Waktu untuk beralih menjadi PPPK Penuh Waktu sesuai hasil evaluasi kinerja dan kemampuan anggaran masing-masing instansi.

Sebelumnya, Menteri PANRB Rini Widyantini menegaskan bahwa seluruh PPPK Paruh Waktu tetap memperoleh Nomor Induk Pegawai (NIP) dan kontrak kerja minimal satu tahun selama masa transisi.

Pemerintah juga tengah menyiapkan kebijakan khusus untuk membantu pemerintah daerah yang memiliki keterbatasan fiskal.

Ahmad Heryawan menilai kebijakan tersebut menjadi langkah positif dalam penataan aparatur sipil negara sekaligus memberikan kepastian bagi tenaga non-ASN yang selama ini mendukung pelayanan publik di berbagai sektor.

Baca Juga :  PPPK Guru Hampir 1 Juta, Apakah Bisa Jadi PNS pada 2027?

“Kebijakan ini memberikan harapan bagi para pegawai yang telah lama mengabdi. Pemerintah perlu memastikan proses transisi berjalan adil dan memberikan kepastian status kepegawaian,” ujarnya.

Mantan Gubernur Jawa Barat itu menilai pemberian NIP dan kontrak kerja selama masa transisi merupakan bentuk pengakuan negara terhadap kontribusi PPPK Paruh Waktu. Langkah tersebut dinilai mampu meningkatkan rasa aman sekaligus motivasi kerja para pegawai.

Meski demikian, Ahmad Heryawan mengingatkan bahwa pengangkatan menjadi PPPK Penuh Waktu tidak dapat dilakukan secara otomatis.

Pemerintah harus tetap mengedepankan sistem merit dengan mempertimbangkan kinerja pegawai, kebutuhan organisasi, serta kemampuan keuangan pemerintah pusat dan daerah.

Baca Juga :  MK Tolak Gugatan UU ASN, Permohonan PPPK Soal Kontrak Kerja Dinyatakan Kabur

Menurutnya, mekanisme yang objektif akan menghasilkan birokrasi yang lebih profesional dan berkualitas, sekaligus memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh pegawai.

Ia juga mengapresiasi upaya pemerintah menyiapkan skema dukungan bagi daerah yang masih menghadapi keterbatasan anggaran. Dukungan tersebut dinilai penting agar proses penataan ASN tidak membebani APBD maupun mengganggu kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ahmad Heryawan berharap pemerintah pusat dan pemerintah daerah terus memperkuat koordinasi dalam menyusun peta jalan pengangkatan PPPK Penuh Waktu yang realistis, terukur, dan berkelanjutan.

Dengan perencanaan yang matang, proses transisi PPPK Paruh Waktu menuju PPPK Penuh Waktu diyakini mampu memberikan kepastian bagi pegawai, menjaga kesehatan fiskal daerah, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.(Pro)

 

Berita Terkait

PPPK Paruh Waktu Menanti 2027, Guru Berpeluang Penuh Waktu Mulai Januari?
PPPK Paruh Waktu Berpeluang Diangkat Jadi PPPK Penuh Waktu, Ini Penjelasan BKN
PPPK Paruh Waktu Deg-degan, Apakah Regulasi Peralihan Berpihak Pada Semua Formasi?
Rakor Kemiskinan dan Stunting, Pemkot Sungai Penuh Perkuat Program 3S
PPPK Paruh Waktu Teknis dan Tendik Ditargetkan Penuh Waktu Mulai 2027
Reshuffle Kabinet Prabowo 1 Oktober 2026: Daftar Menteri, Wamen hingga Kapolri yang Dilantik
Kontrak PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Segera Berakhir, Ini Syarat Perpanjangannya
Gaji PPPK Daerah Akan Ditanggung Pemerintah Pusat Mulai 2027
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:35 WIB

PPPK Paruh Waktu Menanti 2027, Guru Berpeluang Penuh Waktu Mulai Januari?

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:01 WIB

PPPK Paruh Waktu Berpeluang Diangkat Jadi PPPK Penuh Waktu, Ini Penjelasan BKN

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:00 WIB

PPPK Paruh Waktu Deg-degan, Apakah Regulasi Peralihan Berpihak Pada Semua Formasi?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Rakor Kemiskinan dan Stunting, Pemkot Sungai Penuh Perkuat Program 3S

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:55 WIB

PPPK Paruh Waktu Teknis dan Tendik Ditargetkan Penuh Waktu Mulai 2027

Berita Terbaru