Kinerja Kementerian PANRB 2026 Diklaim Berdampak Nyata, Reformasi Birokrasi Tekan Kemiskinan hingga 6 Persen

Rini Widyantini Paparkan Capaian 2026 dan Fokus Transformasi Birokrasi pada 2027

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini.

Okepost.id, Jakarta – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini memaparkan berbagai capaian kinerja Kementerian PANRB sepanjang 2026 sekaligus arah kebijakan dan kebutuhan anggaran tahun 2027 dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI di Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Menurut Rini, seluruh program yang dijalankan Kementerian PANRB diarahkan untuk menciptakan birokrasi yang lebih efektif, adaptif, terintegrasi, serta mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Kinerja Kementerian PANRB ditujukan untuk menghadirkan birokrasi yang semakin efektif, adaptif, terintegrasi, dan berdampak nyata dalam mendukung prioritas pembangunan nasional,” ujarnya.

Reformasi Birokrasi Dinilai Berhasil Menekan Angka Kemiskinan

Salah satu capaian yang menjadi sorotan adalah implementasi reformasi birokrasi yang difokuskan pada pengentasan kemiskinan. Berdasarkan data Kementerian PANRB, daerah yang menerapkan reformasi birokrasi berbasis penyelesaian masalah pembangunan mencatat tingkat kemiskinan sekitar 6 persen.

Angka tersebut lebih rendah dibandingkan rata-rata tingkat kemiskinan nasional yang berada di level 8,25 persen.

Rini menilai hasil tersebut menjadi bukti bahwa reformasi birokrasi tidak hanya berorientasi pada perbaikan tata kelola pemerintahan, tetapi juga mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Percepat Digitalisasi dan Pelayanan Publik

Sepanjang 2026, Kementerian PANRB juga mencatat sejumlah kemajuan dalam berbagai sektor strategis, antara lain:

Baca Juga :  Ijazah Tak Lagi Jadi Jaminan Kerja, Perusahaan Kini Lebih Memilih Skill dan Pengalaman

Penguatan reformasi birokrasi dan akuntabilitas kinerja.

Penataan kelembagaan yang lebih lincah dan adaptif.

Transformasi manajemen ASN.

Penguatan layanan publik terintegrasi.

Percepatan pemerintahan digital.

Dukungan terhadap program prioritas Presiden.

Keterlibatan dalam proses aksesi Indonesia menjadi anggota Organisation for Economic Co-operation and Development.

Di sektor pelayanan publik, hingga Juni 2026 telah beroperasi sebanyak 305 Mal Pelayanan Publik (MPP) di berbagai daerah. Dari jumlah tersebut, 75 MPP diresmikan pada masa Kabinet Merah Putih.

Kementerian PANRB juga terus mendorong pengembangan layanan publik berbasis digital dan konsep omnichannel guna mempermudah akses masyarakat terhadap berbagai layanan pemerintah.

Pengisian SDM Program Prioritas Presiden Masih Berjalan

Dalam mendukung agenda prioritas pemerintah, Kementerian PANRB mendapat tugas sebagai Ketua Tim Pelaksana Panitia Seleksi Nasional Pengadaan SDM.

Saat ini proses pengisian sumber daya manusia untuk mendukung Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) masih berlangsung. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat implementasi berbagai program strategis nasional.

Anggaran 2026 Akan Dioptimalkan pada Triwulan III

Rini mengakui realisasi anggaran Kementerian PANRB pada semester pertama 2026 belum maksimal. Hal itu disebabkan sejumlah program utama baru dijadwalkan berjalan pada triwulan III tahun ini.

Menurutnya, strategi tersebut dilakukan agar penggunaan anggaran dapat lebih efektif dan menghasilkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

Baca Juga :  Jalan Lintas Jambi - Riau Lumpuh Total, Imbas Pipa Gas Meledak di Inhil

Fokus Kementerian PANRB Tahun 2027

Memasuki 2027, Kementerian PANRB akan memusatkan perhatian pada percepatan transformasi birokrasi guna mendukung agenda pembangunan nasional.

Sejalan dengan tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027, yakni “Akselerasi Pertumbuhan melalui Produktivitas, Investasi, dan Industri”, Kementerian PANRB menyiapkan lima agenda utama:

Penguatan birokrasi yang berdampak, akuntabel, dan berintegritas.

Pengembangan kelembagaan yang agile dan kolaboratif.

Pembangunan ASN profesional berbasis merit dan talenta.

Pemerintahan digital yang terpadu serta efisien.

Pelayanan publik yang mudah, cepat, dan berpusat pada masyarakat.

Pagu Anggaran 2027 Capai Rp348,59 Miliar

Untuk tahun anggaran 2027, Kementerian PANRB memperoleh pagu indikatif sebesar Rp348,59 miliar.

Meski demikian, Rini menilai kebutuhan anggaran masih perlu diperkuat guna memastikan berbagai agenda reformasi birokrasi dan dukungan terhadap program prioritas nasional dapat berjalan optimal.

Selain untuk mendanai program kerja kementerian, anggaran tersebut juga akan digunakan untuk mendukung proses aksesi Indonesia ke OECD, penguatan tata kelola publik, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera.

Rini berharap reformasi birokrasi yang terus dijalankan pemerintah dapat menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mempercepat kesejahteraan masyarakat Indonesia.(Pro)

Berita Terkait

Lowongan BPJS Kesehatan 2026 Dibuka untuk Semua Jurusan, Simak Syarat, Dokumen, dan Lokasi Penempatannya
Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan Segera Berlaku? Presiden Prabowo Tinggal Teken Aturan
Al Haris Perjuangkan PPPK, Usulkan Penundaan Aturan Belanja Pegawai 30 Persen APBD
PPWI Sambut Positif Hasil Rapat Komisi II DPR RI, Harapan Baru bagi PPPK Paruh Waktu 2026
Rekrutmen Penggerak HAM 2026 Resmi Dibuka, Lulusan SMA hingga Usia 45 Tahun Bisa Daftar
Gaji PPPK Diusulkan Masuk APBN, FOKAP: Kabar Baik untuk Masa Depan ASN PPPK
DPR: PPPK dan PPPK Paruh Waktu Bukan Beban APBN, Tetapi Aset Negara untuk Pelayanan Publik
KemenPAN-RB Usulkan Tambahan Anggaran Rp150,4 Miliar pada 2027, Fokus Perkuat Reformasi Birokrasi dan ASN
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:38 WIB

Lowongan BPJS Kesehatan 2026 Dibuka untuk Semua Jurusan, Simak Syarat, Dokumen, dan Lokasi Penempatannya

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:56 WIB

Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan Segera Berlaku? Presiden Prabowo Tinggal Teken Aturan

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:26 WIB

Al Haris Perjuangkan PPPK, Usulkan Penundaan Aturan Belanja Pegawai 30 Persen APBD

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:00 WIB

Kinerja Kementerian PANRB 2026 Diklaim Berdampak Nyata, Reformasi Birokrasi Tekan Kemiskinan hingga 6 Persen

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:48 WIB

PPWI Sambut Positif Hasil Rapat Komisi II DPR RI, Harapan Baru bagi PPPK Paruh Waktu 2026

Berita Terbaru