BMKG : Siklon Tropis Senyar Melemah

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 30 November 2025 - 01:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah menyatakan Siklon Tropis Senyar melemah sejak tanggal 27 November 2025 pukul 07.00 WIB.

Sehari sebelumnya, siklon ini mendekati wilayah Indonesia yakni daratan Aceh dan memberikan dampak berupa hujan dengan intensitas sangat lebat hingga ekstrem di wilayah Aceh serta Sumatera Utara.

Siklon Tropis Senyar berkembang dari bibit siklon tropis 95B yang mulai teridentifikasi pada 21 November 2025 pukul 01.00 WIB di wilayah Selat Malaka, sebelah timur Aceh

Menurut laman Research Center for Climate Change Universitas Negeri Padang, pertumbuhan siklon tropis di wilayah Aceh cukup jarang terjadi. Secara teori, siklon tropis membutuhkan jarak minimal lima derajat lintang dari khatulistiwa untuk bisa tumbuh.

Research Center tersebut juga berpendapat jika pola cuaca ini akibat pemanasan laut global. Intensitas dan lokasi siklon tropis akan berkaitan seiring meningkatnya suhu permukaan air laut.

“Fenomena seperti ini juga mengingatkan kita bahwa pola cuaca di kawasan tropis kini semakin dinamis. Pemanasan laut global diduga berperan dalam memperluas area pertumbuhan siklon hingga mendekati lintang yang biasanya dianggap aman,” ujarnya.

Akibat Siklon Tropis Senyar, beberapa kota/kabupaten mengalami hujan dengan intensitas mencapai kategori ekstrem pada 25-27 November 2025. Wilayah-wilayah ini termasuk di antaranya Aceh Utara, Aceh (310.8 mm/hari), Medan, Sumatera Utara (262.2 mm/hari), Tapanuli Tengah, Sumatera Utara (229.7 mm/hari), dan Padang Pariaman, Sumatera Barat (154 mm/hari).

Baca Juga :  5 Syarat Penerima BLT Kesra Rp900.000 Juni 2026, Begini Cara Daftar dan Cek Statusnya

Masih Ada TD Ex-Siklon Tropis Senyar

Dalam pantauan terbarunya, BMKG melaporkan Siklon Tropis Senyar telah melemah. Kendati demikian, masih ada Tropical Depression (TD) Ex-Siklon Tropis Senyar yang merupakan fase pasca Siklon Tropis Senyar.

TD Ex-Siklon Tropis Senyar, berdasarkan analisis citra satelit pada Sabtu, 29 November 2025 pukul 12.30 WIB, terpantau berada di sekitar wilayah Laut Cina Selatan sebelah barat laut Tarempa, tepatnya pada 5,1 derajat Lintang Utara dan 105,3 derajat Lintang Barat dengan kecepatan maksimum 30 knot dan tekanan udara minimum 1006 hPa.

BMKG memperkirakan TD Ex-Siklon Tropis Senyar akan kembali menguat dengan kecepatan angin mencapai sekitar 35 knot (setara 65 km/jam) saat terus bergerak ke arah timur laut, sehingga berpotensi meningkat menjadi siklon tropis kategori 1.

TD Ex-Siklon Tropis Senyar masih memberikan dampak langsung dan tidak langsung terhadap kondisi cuaca ekstrem dan perairan di wilayah Indonesia hingga tanggal 30 November 2025.

Dampak tersebut berupa :

Hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat di wilayah Kepulauan Riau

Baca Juga :  Liverpool Wajib Bayar Rp64 Miliar ke Chelsea atas Transfer Rio Ngumoha

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Sumatera Barat, Jambi, dan Riau.

Angin kencang di wilayah Kepulauan Riau.

Tinggi Gelombang kategori sedang (1,25 – 2,5 m) di wilayah Perairan Kep. Bintan-Lingga, Selat Karimata bagian utara, Laut Natuna, Perairan selatan Kep. Anambas, dan Perairan Kep. Natuna-Anambas

Tinggi Gelombang kategori tinggi (2,5 – 4,0 m) di wilayah Perairan utara Kep. Anambas

“Secara keseluruhan, peluang TD Ex-Siklon Tropis Senyar untuk berkembang kembali menjadi siklon tropis dalam 12 jam ke depan berada pada kategori masih tinggi,” tulis BMKG dalam laman resminya, Sabtu (29/11/2025).

Prediksi Cuaca Periode 29 November Hingga 3 Desember 2025

Meski Siklon Tropis Senyar melemah, masih ada dinamika atmosfer regional dan global yang menyebabkan kondisi hujan di Indonesia. Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan lebat sampai sangat lebat dengan intensitas berikut : Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Papua Pegunungan.

Menghadapi situasi saat ini, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu, termasuk cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti genangan, banjir, dan longsor yang berisiko mengganggu aktivitas harian maupun kelancaran transportasi.(*)

 

Berita Terkait

Cara Pindah Domisili Lewat HP, Kini Tak Perlu Surat Pengantar RT/RW
DPR Setujui 4 Tuntutan PPPK, Rencana Unjuk Rasa Resmi Batal
Status PPPK Paruh Waktu Berubah Penuh Waktu Mulai 2027, Gaji Ditanggung Pusat
Inovasi Berbuah Penghargaan, Pemkot Sungai Penuh Raih Pemimpin Daerah Award 2026
Syarat Pengangkatan PPPK Paruh Waktu ke Penuh Waktu dan Alih Status ke PNS
DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung Desember 2026
Angin Segar Jelang Demo: Tenaga Teknis dan Nakes Masuk Skema Anggaran PPPK Terbaru
Kabar Baik Guru PPPK, Tiga Skema Pengangkatan Disiapkan untuk 2027
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 14:28 WIB

Cara Pindah Domisili Lewat HP, Kini Tak Perlu Surat Pengantar RT/RW

Sabtu, 5 September 2026 - 13:46 WIB

DPR Setujui 4 Tuntutan PPPK, Rencana Unjuk Rasa Resmi Batal

Jumat, 4 September 2026 - 15:26 WIB

Status PPPK Paruh Waktu Berubah Penuh Waktu Mulai 2027, Gaji Ditanggung Pusat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:53 WIB

Inovasi Berbuah Penghargaan, Pemkot Sungai Penuh Raih Pemimpin Daerah Award 2026

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:43 WIB

Syarat Pengangkatan PPPK Paruh Waktu ke Penuh Waktu dan Alih Status ke PNS

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi

Nasional

DPR Setujui 4 Tuntutan PPPK, Rencana Unjuk Rasa Resmi Batal

Sabtu, 5 Sep 2026 - 13:46 WIB