Laba Hutama Karya Lampaui Target Semester I 2026, Jalan Tol Trans Sumatera Jadi Penopang Utama

Kinerja keuangan Hutama Karya menguat pada Semester I 2026 dengan laba bersih melampaui target RKAP, didukung peningkatan kontribusi Jalan Tol Trans Sumatera serta penurunan utang perusahaan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id, Jakarta – PT Hutama Karya (Persero) mencatat kinerja keuangan yang positif sepanjang Semester I 2026. Perseroan membukukan laba bersih konsolidasi mencapai 174,96 persen dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP), didorong oleh meningkatnya kontribusi bisnis pengoperasian Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Capaian tersebut dipaparkan dalam Rapat Koordinasi Semester I 2026 yang digelar di Jakarta, Selasa (21/7). Pertemuan tersebut dihadiri jajaran Direksi dan Dewan Komisaris untuk mengevaluasi kinerja perusahaan sekaligus menyusun strategi bisnis hingga akhir tahun.

Direktur Utama Hutama Karya, Koentjoro, mengatakan keberhasilan tersebut menunjukkan transformasi perusahaan berjalan sesuai arah yang telah ditetapkan.

“Kontribusi JTTS sebagai sumber pendapatan berulang terus meningkat. Di sisi lain, kami tetap selektif dalam mengambil proyek baru guna menjaga kualitas order book dan memperkuat kesehatan neraca,” ujarnya.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasi unaudited per 30 Juni 2026, Hutama Karya membukukan kontrak baru senilai Rp6,30 triliun, meningkat 22,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Banyak Dosen Digaji di Bawah Rp3 Juta, SPK Soroti Kesejahteraan di Hardiknas 2026

Kontrak tersebut berasal dari proyek jalan, jembatan, gedung, sumber daya air, manufaktur, hingga layanan operasi dan pemeliharaan jalan tol.

Kinerja keuangan juga semakin solid. Ekuitas perusahaan meningkat 2,30 persen secara tahunan dan mencapai 101,49 persen dari target RKAP, sementara total utang turun 11,49 persen dibandingkan tahun lalu. Penurunan utang ini melanjutkan strategi deleveraging yang dijalankan sejak 2024.

Sementara itu, pendapatan perusahaan telah mencapai 81,83 persen dari target RKAP, melanjutkan tren positif yang sebelumnya juga tercermin pada kinerja Triwulan I 2026.

Hingga akhir Triwulan II 2026, nilai order book perusahaan juga meningkat 6,24 persen dibandingkan Triwulan I, dengan mayoritas proyek berasal dari pemerintah.

Pada periode yang sama, Hutama Karya menambah 24,4 kilometer ruas Jalan Tol Trans Sumatera, meliputi ruas Betung–Jambi sepanjang 16,8 kilometer, Palembang–Betung 4,5 kilometer, dan Rengat–Pekanbaru 3,1 kilometer. Penambahan tersebut mencapai 2,4 kali lipat dibandingkan Triwulan I 2026.

Baca Juga :  Mudik Lebaran 2026: Hutama Karya Batasi Truk Besar di Tol Trans Sumatera Mulai 13 Maret

Dengan tambahan itu, total panjang JTTS yang telah dibangun mencapai 1.117,6 kilometer. Ruas Palembang–Betung dan Betung–Jambi Seksi 1 ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2026.

Di sisi operasional, trafik kendaraan di JTTS juga menunjukkan pertumbuhan positif. Sepanjang Semester I 2026, sebanyak 17 juta kendaraan melintasi jaringan tol tersebut, meningkat 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja Semester I 2026 ini memperlihatkan fokus Hutama Karya yang kini mengutamakan kualitas laba, efisiensi, dan penguatan struktur keuangan.

Pertumbuhan kontrak baru, peningkatan laba, serta penurunan utang menjadi modal penting bagi perusahaan untuk menjaga kinerja hingga akhir tahun.(Pro)

Berita Terkait

Toyota dan Daihatsu Adu Strategi, Ini Jurus Genjot Penjualan Mobil hingga Akhir 2026
4 Saham Consumer Staples Jadi Sorotan Senin 28 September: ICBP, MYOR, CMRY, SIDO
Harga Buyback Emas Antam, UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini
IPOT X Resmi Hadir, Indo Premier Bawa AI untuk Bantu Investor Naik Kelas
Harga Emas Perhiasan Hari Ini Jumat 25 September 2026 Anjlok, Cek Rinciannya
Air Danau Kerinci Menyusut, Warga Diminta Waspadai Dampaknya
Apple, Samsung, Google Terancam Pembatasan Penjualan di AS, Ini Pemicunya
Bupati Monadi Buka Festival Kopi Kerinci 2026, Dorong Generasi Muda Jadi Inovator dan Pelaku Agrowisata
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:43 WIB

Toyota dan Daihatsu Adu Strategi, Ini Jurus Genjot Penjualan Mobil hingga Akhir 2026

Minggu, 27 September 2026 - 17:42 WIB

4 Saham Consumer Staples Jadi Sorotan Senin 28 September: ICBP, MYOR, CMRY, SIDO

Sabtu, 26 September 2026 - 11:34 WIB

Harga Buyback Emas Antam, UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini

Jumat, 25 September 2026 - 11:45 WIB

IPOT X Resmi Hadir, Indo Premier Bawa AI untuk Bantu Investor Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 - 11:29 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini Jumat 25 September 2026 Anjlok, Cek Rinciannya

Berita Terbaru