Okepost.id, Liverpool FC resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih kepala Arne Slot setelah musim 2025/2026 berakhir dengan hasil yang jauh dari harapan.
Keputusan tersebut diambil menyusul kegagalan The Reds menembus empat besar Liga Inggris dan absennya klub dari Liga Champions musim depan.
Manajemen klub menilai performa Liverpool sepanjang musim tidak sebanding dengan investasi besar yang telah dikeluarkan untuk memperkuat skuad. Slot pun harus meninggalkan Anfield setelah menjalani dua musim sebagai suksesor Jürgen Klopp.
Dalam pernyataan resminya, Liverpool menyampaikan apresiasi atas kontribusi Slot selama menangani tim. Meski demikian, klub merasa perlu mengambil langkah baru demi mengembalikan daya saing di level domestik maupun Eropa.
Musim Kedua Arne Slot Berakhir Mengecewakan
Arne Slot sebenarnya memulai kariernya di Liverpool dengan catatan impresif. Pada musim debut 2024/2025, pelatih asal Belanda itu sukses membawa The Reds meraih gelar Liga Inggris dan mengakhiri dominasi sejumlah rival.
Namun, situasi berubah drastis pada musim berikutnya. Liverpool tampil inkonsisten sepanjang kompetisi dan gagal mempertahankan performa juara yang mereka tunjukkan sebelumnya.
The Reds hanya mampu mengumpulkan 60 poin dan finis di posisi kelima klasemen akhir Liga Inggris. Hasil tersebut membuat Liverpool kehilangan tiket otomatis ke Liga Champions dan harus puas berada di luar empat besar.
Selain itu, Liverpool juga gagal berbicara banyak di berbagai kompetisi lainnya. Mereka tersingkir lebih awal di ajang domestik dan Eropa, sehingga menutup musim tanpa trofi.
Investasi Pemain Bintang Tak Membuahkan Hasil
Kekecewaan manajemen semakin besar karena Liverpool telah mengeluarkan dana transfer dalam jumlah besar untuk memperkuat skuad.
Sejumlah pemain top direkrut guna meningkatkan kualitas tim, termasuk Florian Wirtz, Alexander Isak, Jeremie Frimpong, Hugo Ekitike, serta Milos Kerkez.
Kehadiran para pemain tersebut sempat meningkatkan optimisme publik bahwa Liverpool mampu bersaing di semua kompetisi. Namun kenyataannya, performa tim justru mengalami penurunan yang signifikan.
Beberapa pengamat menilai Slot gagal menyatukan para pemain baru dengan skuad lama. Strategi permainan yang diterapkan juga dianggap belum mampu memaksimalkan kualitas individu yang dimiliki Liverpool.
Andoni Iraola Muncul Sebagai Kandidat Terdepan
Usai memecat Slot, Liverpool langsung bergerak mencari pelatih baru. Sejumlah laporan media Inggris menyebut nama Andoni Iraola sebagai kandidat terkuat untuk menduduki kursi pelatih kepala.
Iraola dikenal sebagai pelatih yang mengusung permainan menyerang dengan tekanan tinggi. Gaya bermain tersebut dinilai sesuai dengan identitas Liverpool yang selama ini dikenal agresif dan atraktif.
Manajemen klub ingin segera menunjuk pelatih baru agar proses persiapan menghadapi musim 2026/2027 dapat berjalan lebih maksimal.
Liverpool Hadapi Tantangan Besar
Kegagalan lolos ke Liga Champions berpotensi memberikan dampak besar terhadap kondisi finansial dan daya tarik Liverpool di bursa transfer.
Klub kini menghadapi tugas berat untuk membangun kembali kepercayaan pendukung sekaligus mengembalikan status mereka sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Eropa.
Keputusan memecat Arne Slot menjadi sinyal bahwa pemilik klub, Fenway Sports Group, tidak ingin Liverpool terlalu lama berada dalam fase penurunan performa.
Dengan pencarian pelatih baru yang sedang berlangsung, The Reds kini memasuki babak baru yang akan menentukan arah klub dalam beberapa tahun ke depan.(Pro)









