Anak Jenius Meksiko Punya IQ 162, Lampaui Albert Einstein

Internasional

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

David Camacho

David Camacho

Okepost.id – Seorang anak asal Meksiko bernama David Camacho menarik perhatian publik internasional setelah mencatat skor IQ 162. Angka tersebut melampaui skor IQ yang selama ini dikaitkan dengan ilmuwan legendaris seperti Albert Einstein dan Stephen Hawking.

Meski memiliki kecerdasan luar biasa, David tetap rendah hati. Bocah berusia 10 tahun itu menolak disebut sebagai anak jenius. Ia menilai seseorang pantas mendapat gelar jenius jika sudah menciptakan kontribusi besar bagi dunia.

Kisah David pertama kali mendapat perhatian luas setelah media internasional menyoroti pencapaiannya di bidang pendidikan, teknologi, hingga antariksa.

Ikut Program NASA di Usia 10 Tahun

David tidak hanya unggul dalam akademik. Ia juga mengikuti pelatihan antariksa bersama NASA di usia yang sangat muda.

Dalam berbagai wawancara, David mengaku memiliki mimpi besar menjadi dokter bedah luar angkasa. Ia ingin melakukan operasi medis pertama di luar orbit Bumi pada masa depan.

Baca Juga :  Sah! 127,3 Hektare Wilayah Malaysia di Pulau Sebatik Jadi Milik RI

Selain dunia medis, David juga tertarik membangun perusahaan teknologi seperti yang dikembangkan Elon Musk. Ketertarikannya terhadap inovasi membuatnya mulai mendalami kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Kuasai Banyak Bahasa Asing

Kemampuan David tidak berhenti pada matematika dan sains. Ia juga menguasai beberapa bahasa asing sejak kecil.

Saat ini David fasih berbahasa Spanyol, Inggris, Prancis, dan Jerman. Ia bahkan mulai mempelajari bahasa Rusia, Portugis, dan Italia melalui sekolah internasional berbasis daring.

Metode belajar tersebut membuat David mampu mengikuti pendidikan lebih cepat dibanding anak seusianya.

Pernah Jadi Korban Perundungan di Sekolah

Di balik prestasinya, David ternyata pernah mengalami masa sulit. Ia mengaku sempat menjadi korban perundungan karena dianggap berbeda oleh teman-temannya di sekolah.

Pengalaman itu justru memotivasinya untuk menciptakan solusi teknologi. David kemudian mengembangkan aplikasi berbasis AI bernama Macayos yang membantu anak-anak memahami dan mengelola emosi mereka.

Baca Juga :  Google Luncurkan Gemini 3.1 Flash-Lite, AI Baru yang Cepat dan Lebih Hemat Biaya Slug

Aplikasi tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian David terhadap kesehatan mental anak-anak.

Terinspirasi Leonardo da Vinci

David mengidolakan Leonardo da Vinci sejak kecil. Ia kagum pada kemampuan da Vinci yang menguasai banyak bidang sekaligus, mulai dari seni hingga sains.

Karena rasa kagumnya tersebut, David bahkan memakai nama “David da Vinci” di media sosial pribadinya.

Meksiko Kembali Lahirkan Anak Ber-IQ Tinggi

David bukan satu-satunya anak berbakat asal Meksiko yang mencuri perhatian dunia. Sebelumnya, publik juga mengenal Adhara Pérez Sánchez yang memiliki IQ 162 dan berhasil menyelesaikan pendidikan teknik di usia muda.

Fenomena ini menunjukkan semakin banyak anak berbakat dari Amerika Latin yang mulai mendapat akses pendidikan global dan teknologi modern. (Pro)

Berita Terkait

5 Destinasi Singapura Paling Iconic, Ada Yang Gratis Tanpa Tiket
Malaysia Genjot Mobil Nasional, Indonesia Masih Konsep
Susul Indonesia, Malaysia Resmi Larang Anak di Bawah 16 Tahun Main Medsos
Malaysia Lumpuh, Ribuan Orang Luntang-lantung di Imigrasi
Jejak Pencarian Korban Kapal Angkut 37 WNI di Malaysia Kini Dihentikan
Bapanas Ungkap Penyebab Kenaikan Harga Minyak Goreng di Tengah Stok CPO Melimpah
Sah! 127,3 Hektare Wilayah Malaysia di Pulau Sebatik Jadi Milik RI
Alasan Prabowo Kunjungi Rusia, Konsultasi Geopolitik dan Tingkatkan Kerja Sama Energi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:22 WIB

5 Destinasi Singapura Paling Iconic, Ada Yang Gratis Tanpa Tiket

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:33 WIB

Malaysia Genjot Mobil Nasional, Indonesia Masih Konsep

Senin, 1 Juni 2026 - 16:00 WIB

Susul Indonesia, Malaysia Resmi Larang Anak di Bawah 16 Tahun Main Medsos

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:02 WIB

Malaysia Lumpuh, Ribuan Orang Luntang-lantung di Imigrasi

Senin, 18 Mei 2026 - 06:59 WIB

Jejak Pencarian Korban Kapal Angkut 37 WNI di Malaysia Kini Dihentikan

Berita Terbaru