Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Senin 13 Juli 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2026 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi

Gambar ilustrasi

Okepost.id – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak di kisaran Rp18.000-Rp18.128 per dolar AS pada perdagangan pekan ini. Pergerakan rupiah masih ditopang oleh cadangan devisa yang kuat, meski pasar tetap mencermati rilis data inflasi inti (Core CPI) Amerika Serikat yang berpotensi memengaruhi arah kebijakan suku bunga Federal Reserve. Pada penutupan perdagangan Jumat (10/7/2026), rupiah menguat 63 poin atau 0,35% menjadi Rp18.065 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp18.128 per dolar AS.

Research and Development Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX), Muhammad Amru Syifa, menyatakan penguatan rupiah masih ditopang oleh cadangan devisa (cadev) yang memadai. “Rupiah masih ditopang oleh cadangan devisa yang memadai serta komitmen Bank Indonesia menjaga stabilitas nilai tukar. Kedua faktor tersebut diharapkan mampu meredam tekanan apabila gejolak di pasar keuangan global kembali meningkat,” kata Muhammad dikutip Senin (13/7/2026).

Baca Juga :  Beberapa Manfaat Pare untuk Kesehatan

Cadangan devisa Indonesia tercatat meningkat menjadi US$145,6 miliar pada akhir Juni 2026, dari US$144,9 miliar pada bulan sebelumnya. Menurut dia, rupiah masih berpeluang menguat pada pekan ini apabila tekanan terhadap dolar AS berlanjut. Namun, penguatan tersebut diperkirakan tidak akan terlalu besar karena investor masih menunggu sejumlah data ekonomi penting dari Amerika Serikat, terutama inflasi inti (Core CPI), yang akan menjadi petunjuk arah kebijakan suku bunga Federal Reserve.

Sentimen yang akan memengaruhi pergerakan rupiah pekan depan adalah rilis data Core CPI Amerika Serikat. Jika inflasi inti lebih tinggi dari perkiraan, ekspektasi pasar terhadap suku bunga tinggi The Fed akan kembali menguat. Kondisi tersebut berpotensi mendorong penguatan dolar AS dan memberi tekanan pada rupiah,” ungkap Muhammad. Sebaliknya, lanjut dia, apabila inflasi lebih rendah dari ekspektasi, peluang pelemahan dolar AS akan semakin besar sehingga dapat memberikan ruang bagi rupiah untuk menguat.

Baca Juga :  Polda Jambi Selamatkan Rp13.03 Miliar Uang Hasil Korupsi

Selain data inflasi AS, pasar juga akan mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi harga minyak dunia serta meningkatkan minat investor terhadap aset safe haven. Di samping itu, arus modal asing dan langkah stabilisasi Bank Indonesia juga dinilai akan tetap menjadi faktor penting yang menentukan arah pergerakan rupiah dalam jangka pendek. Dengan berbagai sentimen tersebut, rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp18.000-Rp18.128 per dolar AS dalam sepekan ke depan. (*)

Berita Terkait

PPPK Paruh Waktu Menanti 2027, Guru Berpeluang Penuh Waktu Mulai Januari?
PPPK Paruh Waktu Berpeluang Diangkat Jadi PPPK Penuh Waktu, Ini Penjelasan BKN
PPPK Paruh Waktu Deg-degan, Apakah Regulasi Peralihan Berpihak Pada Semua Formasi?
PPPK Paruh Waktu Teknis dan Tendik Ditargetkan Penuh Waktu Mulai 2027
Reshuffle Kabinet Prabowo 1 Oktober 2026: Daftar Menteri, Wamen hingga Kapolri yang Dilantik
Gaji PPPK Daerah Akan Ditanggung Pemerintah Pusat Mulai 2027
Siap-siap! Januari 2027, Guru PPPK Paruh Waktu Beralih Jadi Penuh Waktu Tanpa Tes
BRI Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, Cek Posisi dan Syaratnya
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:35 WIB

PPPK Paruh Waktu Menanti 2027, Guru Berpeluang Penuh Waktu Mulai Januari?

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:01 WIB

PPPK Paruh Waktu Berpeluang Diangkat Jadi PPPK Penuh Waktu, Ini Penjelasan BKN

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:00 WIB

PPPK Paruh Waktu Deg-degan, Apakah Regulasi Peralihan Berpihak Pada Semua Formasi?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:55 WIB

PPPK Paruh Waktu Teknis dan Tendik Ditargetkan Penuh Waktu Mulai 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo 1 Oktober 2026: Daftar Menteri, Wamen hingga Kapolri yang Dilantik

Berita Terbaru