Beberapa Manfaat Pare untuk Kesehatan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 4 Januari 2026 - 04:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – Pare adalah salah satu jenis buah labu-labuan yang sering menjadi pelengkap saat menghidangkan siomai. Rasa pare yang pahit membuat banyak orang mungkin tidak menyukainya. Namun, ternyata ada banyak manfaat pare untuk kesehatan.

Pare yang memiliki nama Latin Momordica charantia merupakan jenis tanaman merambat yang buahnya sering dimanfaatkan sebagai bahan pangan atau pengobatan.

Pare tergolong dalam suku labu-labuan atau Cucurbitaceae dengan ciri khas kulit buahnya yang bergerigi. Selain pare, buah ini dikenal dengan berbagai nama di Indonesia, seperti paria, peria, atau pepareh. Dalam bahasa Inggris, pare memiliki nama balsam pear, bitter melon, atau bitter gourd karena cita rasanya yang cenderung pahit.

Baca Juga :  Pemerintah Susun Rencana Induk Pascabencana Sumatera, Ini Prioritasnya

Inilah Manfaat pare untuk kesehatan tubuh
– Mengendalikan gula darah
– Meningkatkan kekebalan tubuh
– Menjaga kesehatan mata
– Meredakan asma dan gangguan pernapasan lainnya
– Mengobati masalah kulit
– Membantu mengobati HIV dan herpes
– Meningkatkan kesehatan tulang dan penyembuhan luka
– Meningkatkan kesehatan pencernaan
– Menurunkan kolesterol tinggi
– Berpotensi mencegah kanker
– Mencegah anemia

Pare biasanya dikonsumsi sebagai tambahan pada beberapa menu makanan, seperti siomai atau gado-gado.

Baca Juga :  Pesawat Atr 42-500 Ditemukan Di Puncak Bukit Bulusaraung

Sebagai obat herbal untuk penderita diabetes, Anda dapat minum jus pare dengan takaran sekitar 50 – 100 ml tiap hari.

Mengonsumsi pare secara berlebihan bisa menimbulkan infeksi saluran pencernaan, seperti kram, diare, serta hepatotoksisitas alias komplikasi organ hati.

Anda tidak disarankan untuk makan pare saat hamil karena mungkin memicu kontraksi dan menyebabkan perdarahan. Ibu menyusui juga sebaiknya tidak mengonsumsi pare.

Hindari mengonsumsi bagian biji pare, terutama biji yang berwarna merah. Biji buah pare juga memiliki sifat racun bagi anak-anak.(*)

Berita Terkait

PPPK Paruh Waktu Dapat Sinyal Positif, DPR Siapkan Regulasi Peralihan ke PPPK Penuh Waktu
Adkasi Usul Revisi UU Pemda, Daerah Diminta Punya Fiskal Kuat untuk Gaji PPPK
PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi PPPK Tanpa Tes, BKN: Pengangkatan Bertahap Sesuai Anggaran
PPPK Paruh Waktu Diusulkan Jadi Penuh Waktu, Gaji Berpotensi Ditanggung APBN
Pemkab Temanggung Pastikan Gaji PPPK dan PPPK Paruh Waktu Aman, Anggarkan Rp11,8 Miliar per Bulan
Mendag Pastikan Harga Minyakita Belum Naik
Lowongan BPJS Kesehatan 2026 Dibuka untuk Semua Jurusan, Simak Syarat, Dokumen, dan Lokasi Penempatannya
Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan Segera Berlaku? Presiden Prabowo Tinggal Teken Aturan
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:16 WIB

Adkasi Usul Revisi UU Pemda, Daerah Diminta Punya Fiskal Kuat untuk Gaji PPPK

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:18 WIB

PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi PPPK Tanpa Tes, BKN: Pengangkatan Bertahap Sesuai Anggaran

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:53 WIB

PPPK Paruh Waktu Diusulkan Jadi Penuh Waktu, Gaji Berpotensi Ditanggung APBN

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:32 WIB

Pemkab Temanggung Pastikan Gaji PPPK dan PPPK Paruh Waktu Aman, Anggarkan Rp11,8 Miliar per Bulan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:05 WIB

Mendag Pastikan Harga Minyakita Belum Naik

Berita Terbaru