Okepost.id – Pesawat amart air melakukan pendaratan darurat di bibir pantai Bandara Nabure, Papua Tengah, pada Selasa (27/1), pukul 13.40 WIT.
Pesawat rute Nabire–Kaimana membawa 13 orang penumpang dan kru.
Seluruh penumpang dalam kondisi selamat dan telah dievakuasi serta dilakukan pendataan.
“Seluruh penumpang sebanyak 13 orang dilaporkan selamat dan tanpa luka serius. Saat ini kami masih melakukan pendataan jumlah pasti penumpang yang berada di dalam pesawat,” kata Kepala Kantor Basarnas Nabire Tri Joko, Selasa.
Kapolres Nabire AKBP Samuel Tatiratu mengatakan jajarannya langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) begitu menerima laporan adanya pesawat jatuh, untuk melakukan pengamanan lokasi dan pengumpulan informasi awal.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan penanganan di lokasi serta pendalaman terkait kronologi lengkap insiden tersebut.
Pesawat Smart Air milik PT Smart Cakrawala Aviation dengan tipe Cessna 208 Caravan dan nomor registrasi PK-SNS dilaporkan mengalami gangguan mesin sesaat setelah lepas landas dari Bandara Nabire menuju Bandara Kaimana sekitar pukul 13.00 WIT.
Pesawat tersebut mengangkut 11 penumpang dan dua kru, yaitu Pilot Capt. Tania K serta Co-pilot FO Bagus.
Dari informasi yang dihimpun, pilot mendeteksi adanya gangguan pada mesin yang berdampak pada daya dorong pesawat (thrust power) sehingga memutuskan kembali ke Bandara Nabire.
Namun, demi keselamatan penumpang, pilot melakukan pendaratan darurat di area pantai Karadiri atau Logpond di ujung Bandara Nabire.
sumber : https://www.jpnn.com/news/bawa-13-orang-pesawat-smart-air-mendarat-darurat-di-pantai-nabire









