Okepost.id – Pasar kendaraan listrik berbasis baterai (Battery Electric Vehicle/BEV) kembali memanas dengan peluncuran resmi Arcfox βT1 (Beta T1). Menariknya, mobil listrik kompak garapan BAIC Group ini mempertahankan harga awal yang sangat kompetitif di angka 62.800 RMB atau sekitar Rp141 jutaan.
Di tengah persaingan ketat perang harga global, varian tertingginya pun dibanderol tidak lebih dari 78.800 RMB (sekitar Rp177 jutaan). Strategi agresif ini diprediksi akan mengacaukan dominasi rival di segmen hatchback listrik perkotaan.
Arcfox βT1 mulai 350 km
Meskipun harga dasarnya tidak berubah dari versi pendahulu, Arcfox βT1 membawa peningkatan signifikan pada sektor daya jelajah. Varian paling standar kini menawarkan jarak tempuh sejauh 350 km berdasarkan standar CLTC.
Sementara itu, bagi konsumen yang membutuhkan daya jangkau lebih jauh, seluruh varian di atasnya telah ditingkatkan hingga mampu menempuh jarak 450 km. Peningkatan efisiensi ini didukung oleh baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 36,4 kWh hingga 42,3 kWh yang andal untuk mobilitas harian.
Dari segi performa, mobil listrik berdimensi kompak dengan panjang 4.375 mm, lebar 1.860 mm, dan tinggi 1.572 mm ini mengandalkan motor listrik tunggal (1-motor). Dapur pacu tersebut mampu menyemburkan tenaga maksimal sebesar 129 dk serta torsi puncak 176 Nm.
Kombinasi ini memberikan akselerasi yang responsif khas mobil listrik dengan kecepatan tertinggi dibatasi pada 140 km/jam. Jarak sumbu roda (wheelbase) yang mencapai 2.770 mm juga memastikan ruang kabin tetap terasa lega dan nyaman bagi pengemudi maupun penumpang.
Pilihan Warna Estetis
Sektor eksterior dan estetika juga mendapatkan penyegaran visual yang modern dan dinamis. Arcfox βT1 kini hadir dengan desain lampu belakang (tail lamp) baru, bumper belakang yang didesain ulang, serta high-mount stop lamp baru yang meningkatkan aspek keselamatan berkendara.
Menambah daya tarik bagi generasi muda, pabrikan menyediakan dua pilihan warna bodi baru yang sangat estetis, yaitu Yun Mei Pink dan Shu Ying Green, lengkap dengan opsi atap hitam kontras yang trendi.
Kemudahan pengisian daya menjadi keunggulan lain yang ditawarkan oleh BEV kompak ini. Menggunakan teknologi pengisian daya cepat (fast charging), baterai Arcfox βT1 hanya membutuhkan waktu 36 menit untuk terisi dari kondisi 30% hingga 80%.
Kemampuan V2L
Selain itu, kendaraan ini sudah dilengkapi dengan fitur Vehicle-to-Load (V2L). Fitur canggih ini memungkinkan mobil berfungsi sebagai sumber listrik berjalan atau power bank raksasa yang mampu menghidupkan berbagai peralatan elektronik saat sedang berkemah atau dalam kondisi darurat.
Kehadiran model penyegaran ini menjadi sinyal kuat bagi pasar otomotif tanah air. BAIC Indonesia sendiri telah mengonfirmasi rencana untuk memboyong lini produk Arcfox T1 ke pasar nasional pada tahun 2026, dengan target peluncuran di ajang GIIAS mendatang.
Adanya kombinasi harga yang sangat terjangkau, daya jelajah yang mumpuni, serta fitur fungsional yang lengkap, Arcfox βT1 siap menjadi penantang serius dan tulang punggung baru dalam ekosistem kendaraan ramah lingkungan di kelasnya. (*)









