PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi PPPK Penuh Waktu, Ini Syarat dan Penjelasan MenPANRB

Pemerintah Siapkan Skema Bertahap, Kendala Utama Masih Terkait Batas Belanja Pegawai Daerah

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 8 Juni 2026 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini.

Okepost.id, Jakarta – Kabar baik bagi pegawai honorer yang telah masuk skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Pemerintah memastikan PPPK paruh waktu berpeluang diangkat menjadi PPPK penuh waktu secara bertahap sesuai ketentuan yang berlaku.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB), Rini Widyantini, menjelaskan proses alih status tersebut telah diatur dalam Keputusan MenPANRB Nomor 16 Tahun 2025.

Menurutnya, terdapat dua syarat utama yang harus dipenuhi agar PPPK paruh waktu dapat beralih menjadi PPPK penuh waktu.

Dua Syarat PPPK Paruh Waktu Jadi PPPK Penuh Waktu

MenPANRB Rini menegaskan bahwa pengangkatan PPPK paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu akan dilakukan berdasarkan:

Memiliki kinerja yang baik sesuai hasil evaluasi instansi.

Tersedianya anggaran dan formasi pada instansi pemerintah yang bersangkutan.

Baca Juga :  THR ASN 2026 Akan Cair Awal Ramadhan, Apakah PPPK Paruh Waktu Termasuk?

Kedua faktor tersebut menjadi dasar utama pemerintah dalam melakukan pengangkatan secara bertahap.

Batas Belanja Pegawai Jadi Kendala Utama

Rini mengakui hingga saat ini proses alih status belum dapat dilakukan secara menyeluruh karena masih terkendala ketentuan dalam Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (UU HKPD).

Aturan tersebut membatasi belanja pegawai pemerintah daerah maksimal 30 persen dari total APBD. Kondisi ini membuat banyak daerah belum memiliki ruang fiskal yang cukup untuk mengangkat PPPK paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu.

Dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI pada Senin (8/6/2026), Rini menyebut pemerintah telah membahas solusi atas persoalan tersebut bersama Menteri Keuangan dan Menteri Dalam Negeri.

Pemerintah Siapkan Kebijakan Khusus untuk Daerah

Pemerintah pusat telah menyepakati adanya masa transisi pelaksanaan ketentuan UU HKPD yang semula direncanakan berlaku penuh pada Januari 2027.

Baca Juga :  Pemda Mulai Usulkan Peralihan PPPK Paruh Waktu Menjadi PPPK Penuh Waktu

Kebijakan khusus tersebut akan diberikan kepada pemerintah daerah yang:

Memiliki belanja pegawai di atas 30 persen.

Mengalami keterbatasan fiskal.

Membutuhkan waktu untuk menyelesaikan penataan tenaga honorer dan PPPK paruh waktu.

Menurut Rini, kebijakan tersebut akan dimasukkan dalam pembahasan RUU APBN 2027 sehingga daerah memiliki fleksibilitas lebih besar dalam menyelesaikan pengangkatan PPPK.

Harapan bagi Honorer dan PPPK Paruh Waktu

Dengan adanya kebijakan transisi tersebut, pemerintah berharap daerah dapat menuntaskan penataan tenaga non-ASN sekaligus membuka peluang lebih besar bagi PPPK paruh waktu untuk memperoleh status PPPK penuh waktu.

Langkah ini dinilai menjadi solusi bagi ribuan tenaga honorer yang telah mengikuti proses penataan ASN namun masih terkendala keterbatasan anggaran daerah.(Pro)

Berita Terkait

DPR Dukung Program BKN Dekatkan ASN dengan Domisili dan Keluarga, Ini Syaratnya
AHY Luncurkan Garuda Finisher, Wadah Komunitas Lari Gen Z Dan Milenial
Gubernur Al Haris Terima Audiensi Komisaris Utama PT Jasa Raharja
Badai PHK Ancam Industri Rokok, Pengusaha Minta Prabowo Revisi Aturan
Dua Jalan Tol di Jawa Disiapkan Jadi Landasan Darurat Jet Tempur, Ini Lokasinya
AP3KI Desak KORPRI Perjuangkan Hak PPPK, Soroti Tunjangan dan Kenaikan Gaji yang Belum Merata
Dewan Pers: Regulasi Media Sosial Mendesak agar Profesi Jurnalis Tidak Tersingkir
Pertamina Ungkap Pergeseran Konsumsi BBM ke Pertalite dan Biosolar
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 07:40 WIB

DPR Dukung Program BKN Dekatkan ASN dengan Domisili dan Keluarga, Ini Syaratnya

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:58 WIB

AHY Luncurkan Garuda Finisher, Wadah Komunitas Lari Gen Z Dan Milenial

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:56 WIB

Gubernur Al Haris Terima Audiensi Komisaris Utama PT Jasa Raharja

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:13 WIB

Badai PHK Ancam Industri Rokok, Pengusaha Minta Prabowo Revisi Aturan

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:55 WIB

Dua Jalan Tol di Jawa Disiapkan Jadi Landasan Darurat Jet Tempur, Ini Lokasinya

Berita Terbaru

INVESTASI

Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini 27 Juli 2026

Senin, 27 Jul 2026 - 12:54 WIB

Gaya Hidup

Tren Cincin Emas Simple Yang Bertekstur Untuk Tampilan Stylish

Senin, 27 Jul 2026 - 12:20 WIB