AI Makin Dipakai untuk Produksi Konten, IMS Ingatkan Risiko yang Sering Diabaikan

International Media Support (IMS) mengingatkan pengguna agar tidak mengabaikan keamanan data, akurasi informasi, dan kendali manusia.

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 21 September 2026 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi Kecerdasan buatan (AI)

Gambar ilustrasi Kecerdasan buatan (AI)

Okepost.id – Kecerdasan buatan (AI) kini membantu mempercepat produksi konten. Namun, International Media Support (IMS) mengingatkan pengguna agar tidak mengabaikan keamanan data, akurasi informasi, dan kendali manusia.

Country Programme Manager IMS untuk Indonesia Eva Danayanti menyampaikan hal tersebut dalam Festival Media Selat Malaka (Fesmed) 2026 di Batam, Sabtu, 19 September 2026.

Menurut Eva, pengguna AI tidak cukup hanya memahami cara memakai teknologi. Mereka juga perlu mengetahui bagaimana sistem bekerja, termasuk risiko ketika memasukkan data ke dalam platform AI.

Data Pribadi Perlu Dijaga

Baca Juga :  Vivo X Fold6 Resmi Meluncur, Usung Kamera ZEISS 200 MP dan Baterai 7.000 mAh

Eva mengingatkan pengguna agar mempertimbangkan jenis data yang mereka masukkan ke layanan AI. Sebab, data yang diberikan berpotensi direkam dan dapat diakses pihak tertentu sesuai mekanisme platform.

AI saat ini sudah digunakan dalam berbagai tahapan produksi konten. Teknologi tersebut dapat membantu mencari ide, melakukan riset awal, menyusun naskah, membuat gambar atau video, hingga menyunting konten.

Meski demikian, AI tidak dapat menjadi sumber kebenaran yang diterima begitu saja. Pembuat konten tetap perlu memeriksa informasi sebelum mempublikasikannya.

AI Bukan Pengganti Keputusan Manusia

Eva juga menilai AI dapat membantu membuat content explainer yang memberikan konteks lebih lengkap kepada audiens.

Baca Juga :  HP UP Phone Buatan Indonesia Dijual di AS dan Inggris, Fokus Utama pada Privasi Pengguna

AI bisa membantu merangkum informasi, mencari ide, membuat kerangka tulisan, dan menjelaskan topik. Namun, manusia tetap menentukan sudut pandang, target audiens, serta pesan utama konten.

“AI dapat membantu mempercepat pekerjaan, tetapi tidak seharusnya menggantikan pertimbangan manusia,” kata Eva.

Peringatan tersebut sejalan dengan perhatian pemerintah terhadap tata kelola AI. Kementerian Komunikasi dan Digital juga menekankan pentingnya integritas informasi serta pengembangan regulasi dan etika AI di tengah perkembangan teknologi yang cepat.(Pro)

Berita Terkait

Bukan Motor, Bukan Mobil! Toyota i-Road Punya 3 Roda dan Bisa Miring
Apple, Samsung, Google Terancam Pembatasan Penjualan di AS, Ini Pemicunya
Honor Play 20A Meluncur, HP Murah dengan Layar Sekunder untuk Selfie
HP Tecno Pova 7 Ponsel Baterai Jumbo 7000 mAh MediaTek Dimensity 7300 Ultimate
HONOR X5c Plus Resmi Masuk Indonesia, Bawa Kamera AI 50MP dan Baterai 5.200mAh
Realme 16x Resmi Meluncur, Baterai 7.000 mAh dan Layar 144Hz
Vivo S2 Meluncur, HP Android dengan Kamera ala iPhone Air
itel Power 80: HP Mirip iPhone 17 Harga Rp 2 Jutaan Resmi Rilis di Indonesia
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:30 WIB

Bukan Motor, Bukan Mobil! Toyota i-Road Punya 3 Roda dan Bisa Miring

Senin, 21 September 2026 - 18:11 WIB

AI Makin Dipakai untuk Produksi Konten, IMS Ingatkan Risiko yang Sering Diabaikan

Minggu, 20 September 2026 - 18:23 WIB

Apple, Samsung, Google Terancam Pembatasan Penjualan di AS, Ini Pemicunya

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:07 WIB

Honor Play 20A Meluncur, HP Murah dengan Layar Sekunder untuk Selfie

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:35 WIB

HP Tecno Pova 7 Ponsel Baterai Jumbo 7000 mAh MediaTek Dimensity 7300 Ultimate

Berita Terbaru