Okepost.id – Perbandingan konsumsi bahan bakar, teknologi mesin, dan karakter performa dua motor matic populer di Indonesia.
Performa Mesin: 110 cc vs 125 cc
Honda Beat 2026 mengusung mesin 110 cc yang ringan dan efisien untuk mobilitas harian. Bobotnya yang ramping membuat motor ini lincah saat menembus kemacetan kota.
Sementara itu, Yamaha Mio M3 hadir dengan mesin 125 cc. Kapasitas lebih besar ini menghasilkan akselerasi lebih responsif dan tenaga yang terasa lebih kuat, terutama saat melewati tanjakan atau membawa penumpang.
Teknologi Efisiensi: ISS vs Blue Core
Honda membekali Beat 2026 dengan teknologi eSP dan Idling Stop System (ISS). Fitur ini mematikan mesin secara otomatis saat motor berhenti beberapa detik, seperti di lampu merah. Sistem ini membantu menekan konsumsi bahan bakar dalam lalu lintas padat.
Di sisi lain, Yamaha Mio M3 mengandalkan teknologi Blue Core. Sistem ini mengoptimalkan proses pembakaran agar tetap efisien dan bertenaga. Namun, Mio M3 belum dilengkapi fitur ISS seperti kompetitornya.
Konsumsi BBM: Siapa Lebih Irit?
Dalam penggunaan harian di perkotaan, Honda Beat 2026 mencatat konsumsi bahan bakar sekitar 60–64 km per liter. Angka ini menjadikannya salah satu skutik paling hemat di kelas entry level.
Yamaha Mio M3 tetap tergolong irit di segmen 125 cc dengan rata-rata konsumsi sekitar 45–50 km per liter. Meski demikian, kapasitas mesin yang lebih besar membuatnya sedikit lebih boros dibanding Beat.
Pilih Hemat atau Bertenaga?
Jika kamu mengutamakan motor matic paling irit untuk kebutuhan sekolah, kuliah, atau kerja harian di dalam kota, Honda Beat 2026 menjadi pilihan rasional.
Namun, jika kamu menginginkan tarikan lebih responsif dengan tenaga ekstra tanpa mengorbankan efisiensi secara signifikan, Yamaha Mio M3 layak dipertimbangkan.
Keduanya menawarkan keunggulan berbeda. Pilihan terbaik bergantung pada kebutuhan dan gaya berkendara kamu.









