Kota Jambi Raih Penghargaan Tertinggi BPOM di Provinsi Jambi, Wali Kota Targetkan Naik ke Kategori Unggul

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – JAMBI, Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dalam menjaga keamanan pangan bagi masyarakat kembali membuahkan hasil membanggakan. Kota Jambi sukses meraih penghargaan “Kota Pangan Aman Level 3” kategori “Sedang” dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sekaligus menjadi capaian tertinggi di Provinsi Jambi.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPOM Jambi, Musthofa Anwari, S.Si., Apt., kepada Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, didampingi Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, Selasa (12/05/2026), di Ruang Kerja Wali Kota Jambi.

Penghargaan itu diberikan setelah Kota Jambi dinilai berhasil menerapkan sistem pengawasan dan pembinaan pangan secara konsisten. BPOM menilai Pemkot Jambi mampu membangun sinergi lintas sektor dalam memastikan pangan yang dikonsumsi masyarakat memenuhi standar kesehatan dan keamanan.

Saat ini, Kota Jambi menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Jambi yang berhasil meraih penghargaan Level 3 dari BPOM.

Baca Juga :  8 Cara Cek PIP Lewat HP yang Mudah Anti Ribet

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan itu menjadi bukti keseriusan Pemkot Jambi dalam memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat melalui pengawasan pangan yang maksimal.

“Penghargaan ini hasil kerja bersama. Alhamdulillah Kota Jambi sudah berada pada level tertinggi di Provinsi Jambi walaupun masih kategori sedang. Ke depan kita targetkan naik menjadi kategori unggul dengan memperkuat kolaborasi bersama seluruh pihak terkait,” ujar Wali Kota Maulana.

Wali Kota juga menegaskan Pemkot Jambi akan segera membentuk tim khusus untuk memperbaiki sejumlah indikator yang masih dinilai rendah oleh BPOM.

Selain itu, Wali Kota Maulana meminta dukungan BPOM Jambi bersama Dinas Kesehatan Kota Jambi dalam melakukan pengawasan terhadap program prioritas nasional Makanan Bergizi Gratis (MBG), khususnya di 46 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di Kota Jambi.

Kami berharap BPOM bersama Dinkes Kota Jambi dapat rutin mengambil sampling makanan secara periodik. Kalau pengawasan sering dilakukan langsung ke lapangan, tentu semua pihak akan lebih berhati-hati dalam menjaga kualitas makanan,” katanya.

Baca Juga :  Skor Pencegahan Korupsi Naik, Kota Sungai Penuh Masuk Daerah dengan Komitmen Tata Kelola Kuat

Menurut Maulana, capaian tersebut menjadi motivasi besar bagi Pemerintah Kota Jambi untuk terus meningkatkan kualitas keamanan pangan, terlebih Kota Jambi bukan daerah penghasil bahan pangan utama.

Terima kasih kepada BPOM atas penghargaan ini. Pemerintah Kota Jambi akan terus menjaga kualitas dan keamanan pangan demi kesehatan masyarakat,” tuturnya.

Wali Kota Maulana juga menekankan bahwa keamanan pangan merupakan bagian penting dari perlindungan kesehatan masyarakat. Karena itu, koordinasi lintas sektor akan terus diperkuat agar pengawasan pangan di Kota Jambi berjalan semakin optimal.

Keamanan pangan adalah bagian penting dari perlindungan kesehatan masyarakat. Kami ingin masyarakat merasa aman dan percaya terhadap produk pangan yang mereka konsumsi setiap hari,” tegasnya. (*)

Berita Terkait

BKN Ungkap 1.147 PPPK Paruh Waktu Sudah Beralih Jadi PPPK Penuh Waktu
Kabupaten Kerinci Raih Terbaik II Program 3 Juta Rumah, Dapat 250 Unit Bedah Rumah
Pengerjaan Fisik Tol Jambi-Rengat Fase 1 Dieksekusi Januari 2027, Al Haris Kebut Pembebasan Lahan
Launching Pembinaan Posyandu Enam SPM Dimulai dari Desa Aur Duri
FHNK2I Tendik Pilih Menunggu Kebijakan Pemerintah, Soroti Nasib PPPK Paruh Waktu dan Downgrade
Jaga Sportivitas, Wako Alfin Ikuti Laga Sepak Bola
Wawako Azhar Hamzah Semarakkan Presisi Merdeka Run 2026 di Jambi
HUT RI ke-81, Pemkot Sungai Penuh Bangun Kekompakan Lewat Lomba Tradisional
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:49 WIB

BKN Ungkap 1.147 PPPK Paruh Waktu Sudah Beralih Jadi PPPK Penuh Waktu

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:50 WIB

Kabupaten Kerinci Raih Terbaik II Program 3 Juta Rumah, Dapat 250 Unit Bedah Rumah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Pengerjaan Fisik Tol Jambi-Rengat Fase 1 Dieksekusi Januari 2027, Al Haris Kebut Pembebasan Lahan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Launching Pembinaan Posyandu Enam SPM Dimulai dari Desa Aur Duri

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:37 WIB

FHNK2I Tendik Pilih Menunggu Kebijakan Pemerintah, Soroti Nasib PPPK Paruh Waktu dan Downgrade

Berita Terbaru

Artikel

Resep Ati Ampela Rica-Rica, Pedas Gurih dan Bumbunya Meresap

Jumat, 14 Agu 2026 - 13:58 WIB