Okepost.id, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Kamis (2/7/2026) di zona hijau. Penguatan saham bank berkapitalisasi besar menjadi pendorong utama kenaikan indeks pada sesi perdagangan kali ini.
Data perdagangan menunjukkan IHSG naik 0,87% atau bertambah 49,44 poin ke level 5.744. Sepanjang perdagangan, sebanyak 418 saham menguat, 230 saham melemah, sedangkan 311 saham lainnya bergerak stagnan.
Kelompok saham perbankan mendominasi penguatan indeks. Saham BBCA naik 3,57% ke Rp5.800. Sementara itu, BBRI menguat 0,75% menjadi Rp2.690 dan BMRI naik 2,36% ke Rp3.900.
Kenaikan juga terjadi pada BBNI yang menguat 2,26% menjadi Rp3.170. Di sisi lain, BRIS ditutup naik 1,50% ke level Rp1.690.
Meski menguat dua hari beruntun, tekanan terhadap IHSG masih belum sepenuhnya mereda. Dalam sepekan terakhir, indeks masih terkoreksi 2,37%. Sementara secara bulanan, IHSG turun sekitar 6,25%.
Analis menilai sentimen positif datang dari rencana pemerintah menambah penempatan dana pada bank-bank Himbara. Langkah tersebut diperkirakan dapat memperkuat likuiditas perbankan dan menjaga margin bunga bersih atau Net Interest Margin (NIM).
Di sisi teknikal, pelaku pasar masih perlu mewaspadai potensi koreksi. Analis memperkirakan area support IHSG berada di kisaran 5.486 hingga 5.317, sedangkan resistance berada pada level 6.007 sampai 6.286.(Pro)









