IHSG Menguat ke 5.744, Saham Bank Jumbo Jadi Motor Penggerak Pasar

Penguatan saham perbankan besar mendorong IHSG naik untuk hari kedua berturut-turut di tengah sentimen tambahan likuiditas pemerintah.

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Kamis (2/7/2026) di zona hijau. Penguatan saham bank berkapitalisasi besar menjadi pendorong utama kenaikan indeks pada sesi perdagangan kali ini.

Data perdagangan menunjukkan IHSG naik 0,87% atau bertambah 49,44 poin ke level 5.744. Sepanjang perdagangan, sebanyak 418 saham menguat, 230 saham melemah, sedangkan 311 saham lainnya bergerak stagnan.

Kelompok saham perbankan mendominasi penguatan indeks. Saham BBCA naik 3,57% ke Rp5.800. Sementara itu, BBRI menguat 0,75% menjadi Rp2.690 dan BMRI naik 2,36% ke Rp3.900.

Baca Juga :  IHSG Berpotensi Lanjut Melemah ke Level 5.395, Ini Rekomendasi Saham Pilihan MNC Sekuritas

Kenaikan juga terjadi pada BBNI yang menguat 2,26% menjadi Rp3.170. Di sisi lain, BRIS ditutup naik 1,50% ke level Rp1.690.

Meski menguat dua hari beruntun, tekanan terhadap IHSG masih belum sepenuhnya mereda. Dalam sepekan terakhir, indeks masih terkoreksi 2,37%. Sementara secara bulanan, IHSG turun sekitar 6,25%.

Baca Juga :  Pasar Saham Indonesia Masih Murah, Investor Pilih Wait and See Meski Valuasi Menarik

Analis menilai sentimen positif datang dari rencana pemerintah menambah penempatan dana pada bank-bank Himbara. Langkah tersebut diperkirakan dapat memperkuat likuiditas perbankan dan menjaga margin bunga bersih atau Net Interest Margin (NIM).

Di sisi teknikal, pelaku pasar masih perlu mewaspadai potensi koreksi. Analis memperkirakan area support IHSG berada di kisaran 5.486 hingga 5.317, sedangkan resistance berada pada level 6.007 sampai 6.286.(Pro)

Berita Terkait

IHSG Ambruk 3,28% Sepekan, Investor Perlu Lirik SBR015, Reksa Dana hingga Emas
BEI Catat 7 Perusahaan Antre IPO, Sektor Kesehatan Mendominasi
Trading Saham Indonesia Kini Bisa Lewat Web Pluang, Ada Market Order
Saham Teknologi Kuasai Daftar Jawara S&P 500, Moderna hingga Bloom Energy Melaju
IHSG Sesi I Turun 0,32%, Saham BSWD dan BLTZ Melonjak 25%
Short Selling Resmi Dibuka Lagi Hari Ini, 5 Saham Masuk Daftar Perdana
Daftar Saham Margin dan Short Selling Oktober 2026: Ada ASII, BBCA hingga BUMI
IHSG Ditutup Melemah, Saham GOTO Anjlok 13,95% ke Rp37
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:57 WIB

IHSG Ambruk 3,28% Sepekan, Investor Perlu Lirik SBR015, Reksa Dana hingga Emas

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:23 WIB

BEI Catat 7 Perusahaan Antre IPO, Sektor Kesehatan Mendominasi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Trading Saham Indonesia Kini Bisa Lewat Web Pluang, Ada Market Order

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:28 WIB

IHSG Sesi I Turun 0,32%, Saham BSWD dan BLTZ Melonjak 25%

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Short Selling Resmi Dibuka Lagi Hari Ini, 5 Saham Masuk Daftar Perdana

Berita Terbaru

Poto ilustrasi

INVESTASI

BEI Catat 7 Perusahaan Antre IPO, Sektor Kesehatan Mendominasi

Minggu, 4 Okt 2026 - 17:23 WIB