MSCI Ubah Aturan Saham EPI, Peluang Masuk Indeks Global Kini Lebih Besar

MSCI memperbarui metodologi penyaringan saham dengan lonjakan harga ekstrem (Extreme Price Increase/EPI). Aturan baru yang berlaku mulai Agustus 2026 membuka peluang bagi sejumlah saham untuk tetap masuk ke MSCI Global Standard Index dengan syarat tertentu.

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto ilustrasi

Poto ilustrasi

Okepost.id, Jakarta – Lembaga penyedia indeks global MSCI Inc. resmi memperbarui metodologi penilaian saham yang mengalami Extreme Price Increase (EPI). Kebijakan baru tersebut akan mulai diterapkan dalam MSCI Index Review Agustus 2026.

Berdasarkan pengumuman yang dirilis pada 16 Juli waktu setempat, MSCI memberikan pengecualian bagi saham yang telah berstatus EPI dengan Foreign Inclusion Factor (FIF) sebesar 0,75 atau lebih. Dengan ketentuan tersebut, saham tetap berpeluang masuk ke MSCI Global Standard Index selama memenuhi seluruh persyaratan indeks lainnya.

Perubahan ini menjadi penyempurnaan dari metodologi sebelumnya. Dalam dokumen MSCI Global Investable Market Indexes Methodology yang diterbitkan pada November 2024, saham dengan lonjakan harga ekstrem secara otomatis tidak memenuhi syarat untuk masuk ke MSCI Standard Index dan hanya dapat dipertimbangkan dalam Market Investable Universe.

Baca Juga :  IHSG Hari Ini Berisiko Koreksi, Analis Rekomendasikan ADMR hingga INKP

Meski memberikan kelonggaran, MSCI tetap mempertahankan pembatasan bagi saham EPI dengan FIF di bawah 0,75. Saham yang belum menjadi bagian dari MSCI Investable Market Indexes tidak akan dimasukkan ke Standard Index dan hanya akan tetap berada di Market Investable Universe untuk dievaluasi kembali pada peninjauan indeks berikutnya.

Selain itu, MSCI juga mengatur perlakuan terhadap saham yang telah menjadi konstituen MSCI Small Cap Indexes dan mengalami EPI. Penilaian dilakukan berdasarkan kapitalisasi pasar dibandingkan dengan Standard Index Market Size-Segment Cutoffs.

Baca Juga :  IHSG Anjlok 1,89%, Peringatan S&P Dow Jones Picu Tekanan di Bursa Saham Indonesia

Saham dengan kapitalisasi pasar penuh di bawah 1,8 kali batas kapitalisasi standar atau memiliki free float-adjusted market capitalization di bawah 1,8 kali setengah batas acuan akan tetap dipertahankan dalam MSCI Small Cap Index.

Sebaliknya, saham yang memiliki kapitalisasi pasar maupun kapitalisasi pasar yang disesuaikan dengan free float setara atau melebihi ambang batas tersebut tidak akan dipromosikan ke MSCI Standard Index.

Saham itu juga akan dikeluarkan dari MSCI Small Cap Index, namun tetap berada dalam Market Investable Universe untuk dievaluasi kembali pada review indeks berikutnya.(Pro)

Berita Terkait

BEI Perbarui Daftar Saham HSC, Tujuh Saham Bank Masuk dengan Kepemilikan di Atas 90%
Pasar Saham Indonesia Masih Murah, Investor Pilih Wait and See Meski Valuasi Menarik
Prediksi IHSG Pekan Depan: Berpeluang Menguat Terbatas, Ini Rekomendasi Saham ARCI, BMRI, PGAS, ELSA, dan TAPG
IHSG Dibuka Menguat ke 5.963,83, Saham BBCA, BBRI, dan BRPT Pimpin Kenaikan
IHSG Anjlok 1,89%, Peringatan S&P Dow Jones Picu Tekanan di Bursa Saham Indonesia
IHSG Dibuka Melemah ke 5.941 Hari Ini, Saham AMMN, TPIA, dan BBNI Tekan Pergerakan Indeks
OJK Catat Penghimpunan Dana Pasar Modal Tembus Rp112,67 Triliun pada Semester I 2026
10 Saham Cum Dividen Hari Ini 6 Juli 2026, INDF dan ICBP Tebar Dividen Terbesar
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:33 WIB

MSCI Ubah Aturan Saham EPI, Peluang Masuk Indeks Global Kini Lebih Besar

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:13 WIB

BEI Perbarui Daftar Saham HSC, Tujuh Saham Bank Masuk dengan Kepemilikan di Atas 90%

Senin, 13 Juli 2026 - 07:50 WIB

Pasar Saham Indonesia Masih Murah, Investor Pilih Wait and See Meski Valuasi Menarik

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:57 WIB

Prediksi IHSG Pekan Depan: Berpeluang Menguat Terbatas, Ini Rekomendasi Saham ARCI, BMRI, PGAS, ELSA, dan TAPG

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:18 WIB

IHSG Dibuka Menguat ke 5.963,83, Saham BBCA, BBRI, dan BRPT Pimpin Kenaikan

Berita Terbaru

Otomotif

Nissan Leaf Two Tone Tahun 2026: Sekarang Harganya Segini

Jumat, 17 Jul 2026 - 12:32 WIB