Okepost.id, Jakarta – Sejumlah saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami tekanan jual yang cukup besar sepanjang pekan ini. Saham PT Asia Sejahtera Mina Tbk. (ASPR) menjadi emiten dengan penurunan terdalam dan menempati posisi puncak daftar top losers mingguan setelah ambles 37,85%.
Harga saham ASPR merosot dari level 288 pada pekan sebelumnya menjadi 179 pada penutupan pekan ini. Penurunan sebesar 109 poin tersebut menjadi yang terbesar di antara saham-saham yang masuk dalam daftar top losers.
Di posisi kedua, saham PT Pacific Strategic Financial Tbk. (APIC) terkoreksi 27,14% dari 1.345 menjadi 980. Sementara itu, saham PT LCK Global Kedaton Tbk. (LCKM) melemah 24,82% dan ditutup di level 106.
Tekanan jual juga membayangi sejumlah emiten lainnya. Saham PT MNC Digital Entertainment Tbk. (MSIN) turun 24,07% ke level 410, sedangkan saham PT Dafam Property Indonesia Tbk. (DFAM) terkoreksi 23,57% menjadi 107.
Saham PT Fore Kopi Indonesia Tbk. (FORE) turut mencatat pelemahan signifikan sebesar 22,10% dari 905 menjadi 705. Selain itu, saham PT Bank Aladin Syariah Tbk. (BANK) turun 21,71%, diikuti PT Intermedia Capital Tbk. (MDIA) yang melemah 20,91%.
Di sektor perkebunan, saham PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. (SSMS) terkoreksi 20% hingga berada di level 700. Sementara itu, saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) melengkapi daftar 10 besar top losers dengan penurunan 19,30% ke level 1.150.
IHSG Turun 0,56% dalam Sepekan
Sejalan dengan melemahnya sejumlah saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga mencatatkan penurunan selama sepekan. IHSG ditutup di level 6.127,381 atau turun 0,56% dibandingkan posisi pekan sebelumnya yang berada di level 6.162,045.
Aktivitas perdagangan di BEI turut mengalami perlambatan. Rata-rata frekuensi transaksi harian turun 10,87% menjadi 2,11 juta kali transaksi dari sebelumnya 2,37 juta kali transaksi.
Sementara itu, rata-rata volume transaksi harian mengalami penurunan 15,60% menjadi 30,95 miliar lembar saham dari 36,67 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Dari sisi investor asing, tercatat aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp8,519 triliun pada akhir pekan perdagangan. Sepanjang tahun 2026, investor asing telah membukukan nilai jual bersih mencapai Rp53,971 triliun.
Daftar 10 Saham Top Losers Pekan Ini










