IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.358, Analis Proyeksikan Peluang Naik hingga 6.545

Indeks Harga Saham Gabungan mengawali perdagangan Kamis (23/7) di zona hijau. Analis menilai tren penguatan masih berlanjut meski investor tetap diminta mewaspadai potensi koreksi jangka pendek.

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto ilustrasi IHSG

Poto ilustrasi IHSG

Okepost.id, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan Kamis (23/7) dengan penguatan 23,79 poin atau 0,39 persen ke level 6.358.

Berdasarkan data RTI Business hingga pukul 09.05 WIB, IHSG dibuka pada level 6.346. Indeks sempat menyentuh posisi tertinggi di 6.360 sebelum bergerak ke level terendah 6.338.

Pergerakan pasar pada awal perdagangan didominasi saham yang menguat. Sebanyak 284 saham naik, 167 saham melemah, dan 228 saham bergerak stagnan. Sementara itu, kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp11.140,360 triliun.

Baca Juga :  IHSG Anjlok 3,05 Persen ke 5.643, Saham BBCA hingga ASII Tekan Pergerakan Indeks

Aktivitas perdagangan juga berlangsung cukup aktif. Volume transaksi mencapai 2,9 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp857,2 miliar. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 156.125 kali.

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai IHSG masih memiliki peluang melanjutkan penguatan dalam jangka pendek. Menurutnya, indeks berpotensi menguji area 6.441 hingga 6.545.

Meski demikian, Herditya mengingatkan investor agar tetap mewaspadai potensi koreksi jangka pendek ke kisaran 6.202 hingga 6.282. Ia memperkirakan level support IHSG berada di 6.111 dan 5.839, sedangkan resistance berada di 6.377 dan 6.599.

Baca Juga :  Harga Emas Dunia Diprediksi Tertekan, Dollar AS Jadi Faktor Utama

Pandangan serupa disampaikan Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova. Ia memperkirakan IHSG masih bergerak dalam fase konsolidasi, namun peluang melanjutkan tren kenaikan tetap terbuka.

Ivan memproyeksikan level support berada di 6.205, 6.007, dan 5.887. Sementara level resistance diperkirakan berada di 6.545, 6.688, dan 6.835.

Dengan sentimen teknikal yang masih positif, pelaku pasar diharapkan tetap mencermati pergerakan indeks dan menerapkan strategi investasi yang disiplin di tengah potensi volatilitas pasar.(Pro)

Berita Terkait

Indeks Bisnis-27 Menguat 0,13%, PGAS Melonjak 8,64%, PTBA dan MEDC Ikut Menguat
BBCA Rajai FTSE Indonesia, 3 Bank Besar Kuasai Lebih dari 53% Bobot Indeks
IHSG Masih Tertekan, Rupiah Rp18.100 dan Keputusan The Fed Jadi Sorotan
IHSG Menguat, Asing Malah Jual 10 Saham Ini, BBCA Paling Banyak Dilepas
IHSG Melonjak 4,9% Sepekan, OJK Perketat Pengawasan dan Bidik Manipulasi Saham
BEI Catat 9 Calon Emiten IPO, Sektor Kesehatan Mendominasi Antrean Bursa
IHSG Ambruk Imbas MSCI, Saham BBCA, BBRI hingga ASII Menarik Dicermati
BEI Optimistis Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI, Ini Alasannya
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Indeks Bisnis-27 Menguat 0,13%, PGAS Melonjak 8,64%, PTBA dan MEDC Ikut Menguat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:08 WIB

BBCA Rajai FTSE Indonesia, 3 Bank Besar Kuasai Lebih dari 53% Bobot Indeks

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:12 WIB

IHSG Masih Tertekan, Rupiah Rp18.100 dan Keputusan The Fed Jadi Sorotan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:33 WIB

IHSG Melonjak 4,9% Sepekan, OJK Perketat Pengawasan dan Bidik Manipulasi Saham

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:53 WIB

BEI Catat 9 Calon Emiten IPO, Sektor Kesehatan Mendominasi Antrean Bursa

Berita Terbaru