IHSG Dibuka Menguat ke 5.963,83, Saham BBCA, BBRI, dan BRPT Pimpin Kenaikan

Penguatan IHSG pada perdagangan Jumat (10/7/2026) didorong kenaikan saham-saham perbankan dan energi, sementara investor masih mencermati sentimen global serta perlambatan konsumsi domestik.

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto ilustrasi

Poto ilustrasi

Okepost.id, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan Jumat (10/7/2026).

Penguatan indeks ditopang kenaikan sejumlah saham berkapitalisasi besar, terutama BBCA, BBRI, dan BRPT.

Berdasarkan data RTI Infokom pada pukul 09.00 WIB, IHSG naik 0,38% ke level 5.963,83. Sebanyak 338 saham menguat, 139 saham melemah, dan 193 saham bergerak stagnan. Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia turut meningkat menjadi Rp10.394 triliun.

Dari jajaran saham unggulan, BBCA menguat 0,81% ke Rp6.250 per saham. Sementara itu, BBRI naik 0,36% ke Rp2.790 dan BRPT melesat 1,25% ke level Rp1.620 per saham.

Tim Riset Phintraco Sekuritas menjelaskan penguatan pasar domestik sejalan dengan kenaikan indeks utama Wall Street pada perdagangan Kamis (9/7/2026).

Baca Juga :  Lo Kheng Hong hingga Bakrie Tambah Porsi Saham, Ini Daftar Emiten yang Alami Perubahan Kepemilikan

Bursa saham Amerika Serikat terdorong oleh penguatan saham-saham sektor semikonduktor serta koreksi harga minyak mentah.

Menurut Phintraco, saham perusahaan chip masih melanjutkan pemulihan menjelang musim laporan keuangan kuartal II/2026.

Investor juga tetap memberikan perhatian besar terhadap belanja teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI), meski perkembangan politik dan geopolitik masih menjadi faktor yang dapat memengaruhi sentimen pasar.

Di sisi lain, risiko global masih membayangi. Ketegangan geopolitik berpotensi memicu kenaikan inflasi melalui lonjakan harga minyak, meningkatkan kehati-hatian konsumen, serta menekan prospek pasar tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga :  IHSG Dibuka Melemah ke 5.941 Hari Ini, Saham AMMN, TPIA, dan BBNI Tekan Pergerakan Indeks

Dari dalam negeri, sentimen pasar dipengaruhi data penjualan sepeda motor yang masih tumbuh 1,1% secara tahunan. Namun, penjualan ritel justru turun 3,9% pada Mei 2026 setelah sebelumnya melemah 3,7% pada April.

Penurunan tersebut menjadi kontraksi tahunan terdalam sejak Mei 2023 dan menandakan daya beli masyarakat masih melemah.

Pelemahan penjualan terjadi pada sejumlah kelompok barang, seperti makanan dan minuman, tembakau, pakaian, peralatan rumah tangga, hingga produk informasi dan komunikasi.

Secara bulanan, penjualan ritel juga turun 1,5% pada Mei setelah merosot 11,6% pada April, mencerminkan konsumsi domestik yang masih menghadapi tekanan.(Pro)

Berita Terkait

IHSG Ditutup Melemah 0,86 Persen, Saham BYAN hingga BREN Jadi Pemberat
IHSG Berpotensi Terkoreksi Hari Ini, Analis Rekomendasikan BBRI, BRPT, EMAS, dan EXCL
IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.358, Analis Proyeksikan Peluang Naik hingga 6.545
IHSG Diprediksi Menguat Terbatas Hari Ini, Analis Unggulkan 4 Saham Pilihan
MSCI Ubah Aturan Saham EPI, Peluang Masuk Indeks Global Kini Lebih Besar
BEI Perbarui Daftar Saham HSC, Tujuh Saham Bank Masuk dengan Kepemilikan di Atas 90%
Pasar Saham Indonesia Masih Murah, Investor Pilih Wait and See Meski Valuasi Menarik
Prediksi IHSG Pekan Depan: Berpeluang Menguat Terbatas, Ini Rekomendasi Saham ARCI, BMRI, PGAS, ELSA, dan TAPG
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:56 WIB

IHSG Ditutup Melemah 0,86 Persen, Saham BYAN hingga BREN Jadi Pemberat

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:48 WIB

IHSG Berpotensi Terkoreksi Hari Ini, Analis Rekomendasikan BBRI, BRPT, EMAS, dan EXCL

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:25 WIB

IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.358, Analis Proyeksikan Peluang Naik hingga 6.545

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:51 WIB

IHSG Diprediksi Menguat Terbatas Hari Ini, Analis Unggulkan 4 Saham Pilihan

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:33 WIB

MSCI Ubah Aturan Saham EPI, Peluang Masuk Indeks Global Kini Lebih Besar

Berita Terbaru