IHSG Berpotensi Terkoreksi Hari Ini, Analis Rekomendasikan BBRI, BRPT, EMAS, dan EXCL

IHSG ditutup melemah ke level 6.315,31 pada perdagangan sebelumnya. Analis memperkirakan indeks masih berpotensi terkoreksi sebelum kembali menguji area penguatan.

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi

ilustrasi

Okepost.id, Jakarta – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih menghadapi tekanan pada perdagangan Jumat (24/7/2026).

Sejumlah analis menilai indeks berpotensi melanjutkan koreksi jangka pendek, meski peluang penguatan dalam beberapa waktu ke depan masih terbuka.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG pada perdagangan Kamis (23/7/2026) ditutup melemah 0,30 persen ke level 6.315,31. Sepanjang sesi perdagangan, indeks bergerak di kisaran 6.306,65 hingga 6.454,31.

Tekanan terhadap IHSG dipicu pelemahan sejumlah saham berkapitalisasi besar. Di kelompok indeks LQ45, PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) mencatat penurunan terbesar setelah terkoreksi 5,05 persen menjadi Rp1.410. Disusul PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang turun 3,46 persen ke Rp6.275, serta PT Astra International Tbk. (ASII) yang melemah 2,91 persen menjadi Rp5.000.

Pelemahan juga dialami PT Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA) yang turun 2,72 persen ke Rp1.965, PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) yang terkoreksi 2,19 persen ke Rp1.790, dan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) yang turun 1,90 persen ke Rp7.725.

Baca Juga :  Bursa Saham Korsel Ambrol, Indeks Kospi Anjlok 6,12 Persen akibat Aksi Jual Investor Asing

Di sisi lain, sejumlah saham energi dan komoditas mencatat penguatan. PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) memimpin kenaikan dengan melonjak 8,93 persen ke Rp183. Selanjutnya PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) naik 7,27 persen menjadi Rp472, PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) menguat 5,30 persen ke Rp1.390, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) naik 4,86 persen ke Rp755, PT ESSA Industries Indonesia Tbk. (ESSA) menguat 4,03 persen ke Rp645, serta PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) bertambah 3,12 persen menjadi Rp3.310.

Tim Riset MNC Sekuritas menilai posisi IHSG saat ini masih berada pada fase wave iv dari wave (c) dari wave [iv], sehingga investor perlu mewaspadai potensi koreksi menuju area 6.146–6.219.

Baca Juga :  IHSG Diproyeksi Uji Level 6.484, PTBA dan BBRI Menguat Saat Indeks Bisnis-27 Melemah

Meski demikian, MNC Sekuritas melihat peluang IHSG untuk kembali menguat setelah fase koreksi selesai. Indeks diperkirakan masih berpotensi menguji kisaran 6.470 hingga 6.667, sekaligus menutup area gap yang masih terbuka.

Untuk perdagangan hari ini, MNC Sekuritas memproyeksikan level support IHSG berada di 6.226 dan 6.111, sedangkan resistance berada pada 6.599 dan 6.705.

Dalam strategi investasi jangka pendek, MNC Sekuritas merekomendasikan investor menerapkan strategi buy on weakness pada saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI), PT Barito Pacific Tbk. (BRPT), PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS), dan PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk. (EXCL).(Pro)

Berita Terkait

IHSG Berpeluang Rebound Akhir Kuartal III 2026, Saham Bank Jumbo Jadi Andalan
IHSG Pekan Depan Diprediksi Bergerak 6.450–6.700, Pasar Cermati Kebijakan The Fed
IHSG Ditutup Melemah 0,86 Persen, Saham BYAN hingga BREN Jadi Pemberat
IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.358, Analis Proyeksikan Peluang Naik hingga 6.545
IHSG Diprediksi Menguat Terbatas Hari Ini, Analis Unggulkan 4 Saham Pilihan
MSCI Ubah Aturan Saham EPI, Peluang Masuk Indeks Global Kini Lebih Besar
BEI Perbarui Daftar Saham HSC, Tujuh Saham Bank Masuk dengan Kepemilikan di Atas 90%
Pasar Saham Indonesia Masih Murah, Investor Pilih Wait and See Meski Valuasi Menarik
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 19:01 WIB

IHSG Pekan Depan Diprediksi Bergerak 6.450–6.700, Pasar Cermati Kebijakan The Fed

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:56 WIB

IHSG Ditutup Melemah 0,86 Persen, Saham BYAN hingga BREN Jadi Pemberat

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:48 WIB

IHSG Berpotensi Terkoreksi Hari Ini, Analis Rekomendasikan BBRI, BRPT, EMAS, dan EXCL

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:25 WIB

IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.358, Analis Proyeksikan Peluang Naik hingga 6.545

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:51 WIB

IHSG Diprediksi Menguat Terbatas Hari Ini, Analis Unggulkan 4 Saham Pilihan

Berita Terbaru