Akibat Cuaca Buruk, Helikopter Raffi Ahmad Sempat Oleng

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – Raffi Ahmad mengalami insiden penerbangan saat helikopter yang ditumpanginya bersama pengusaha Bali Gusti Ngurah Anom alias Ajik Krisna terbang di wilayah Bali Utara. Cuaca buruk membuat helikopter sempat oleng dan terbang rendah di atas area persawahan.

Manajer Raffi Ahmad, Prio Bagja Anugrah, mengatakan situasi sempat menegangkan akibat angin kencang dan kabut tebal. Dalam video yang beredar, helikopter terlihat kesulitan menjaga stabilitas hingga membuat warga sekitar khawatir.

Baca Juga :  Gubernur Jambi Siapkan Edaran Pembatasan Gawai di Sekolah

“Alhamdulillah kami selamat. Tetap tenang dalam kondisi apa pun,” tulis Prio pada Jumat (16/1/26).

 

Ia juga mengapresiasi pilot yang berhasil membawa helikopter keluar dari kabut tebal serta menyebut Raffi Ahmad berperan menenangkan seluruh penumpang.

Menurut Ajik Krisna, penerbangan itu bertujuan meninjau rencana pembangunan UMKM di Bali Utara. Sebelum terbang, rombongan telah berkoordinasi dengan BMKG dan mengetahui kondisi cuaca kurang baik.

Raffi Ahmad mendarat di Bandara Ngurah Rai sekitar pukul 07.30 WITA dan langsung bertolak ke Bali Utara menggunakan helikopter. Cuaca mulai memburuk sekitar pukul 10.00 WITA. Karena Raffi harus kembali ke Solo pukul 11.00 WITA, penerbangan balik tetap dilakukan.

Baca Juga :  Daftar Harga Emas Perhiasan 19 Februari 2026

“Pandangan sangat gelap, hanya kabut. Sekitar sepuluh menit helikopter berputar. Kami sangat tegang,” kata Ajik Krisna.

 

Ia memuji pengalaman pilot yang dinilainya berhasil mengendalikan situasi dengan baik.

Berita Terkait

21 Ribu PPPK Paruh Waktu Waswas, Rekrutmen Honorer Baru di Jatim Disorot
Harga Tiket Pesawat Berpotensi Naik 15%, Pemerintah Didorong Pangkas PPN
BI: Cadangan Devisa USD146,2 Miliar Sangat Kuat, Lampaui Standar Kecukupan IMF
Minyakita Langka di Jakarta, Pedagang Ngeluh Stok Sudah Lama Kosong
Aliansi Honorer Non Database BKN Sambut Positif Komitmen Panja RUU ASN Bahas Aspirasi ke MenPANRB
PPPK dan PPPK Paruh Waktu Diminta Tak Panik, BKN Pastikan Tidak Dialihkan Jadi Non-ASN
Pemerintah Susun Rencana Induk Pascabencana Sumatera, Ini Prioritasnya
Rekrutmen Guru ASN Tak Bisa Sekaligus, MenPAN-RB Buka Fakta Mengejutkan
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:54 WIB

21 Ribu PPPK Paruh Waktu Waswas, Rekrutmen Honorer Baru di Jatim Disorot

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:52 WIB

Harga Tiket Pesawat Berpotensi Naik 15%, Pemerintah Didorong Pangkas PPN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:48 WIB

BI: Cadangan Devisa USD146,2 Miliar Sangat Kuat, Lampaui Standar Kecukupan IMF

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:41 WIB

Minyakita Langka di Jakarta, Pedagang Ngeluh Stok Sudah Lama Kosong

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:23 WIB

Aliansi Honorer Non Database BKN Sambut Positif Komitmen Panja RUU ASN Bahas Aspirasi ke MenPANRB

Berita Terbaru

Teknologi

Motorola Rilis HP Murah Moto G37 Power, Baterai Tahan 3 Hari

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:35 WIB

Otomotif

Kawasaki W175 Street ABS Tahun 2026: Sekarang Dijual Segini

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:29 WIB

Teknologi

HP Tipis Motorola Signature Resmi di Indonesia, Ini Harganya

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:39 WIB