Okepost.id, Jakarta – Badan Kepegawaian Negara (BKN) memastikan rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) kembali berlangsung pada 2026. Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mendatang akan membuka peluang bagi tenaga kesehatan dan tenaga pendidik.
Kepala BKN, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, menyampaikan bahwa pemerintah telah mulai menyiapkan tahapan kebutuhan pegawai untuk proses rekrutmen tersebut. Saat ini BKN sedang mengumpulkan usulan formasi dari berbagai instansi, mulai dari pemerintah daerah, kementerian, hingga lembaga pemerintah.
Menurutnya, kebutuhan formasi akan disesuaikan dengan permintaan dari masing-masing instansi. Karena itu, jumlah serta kategori penerimaan nantinya dapat berbeda sesuai kebutuhan di lapangan.
Selain tenaga kesehatan, pemerintah juga menyiapkan formasi untuk tenaga pendidik. Rekrutmen guru tidak hanya ditujukan untuk Sekolah Rakyat, tetapi juga mencakup sekolah umum yang masih membutuhkan tambahan tenaga pengajar.
Sebelumnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, juga menyampaikan rencana pembukaan rekrutmen guru berstatus PNS pada 2027. Pemerintah menargetkan langkah tersebut untuk mengatasi kekurangan tenaga pengajar di sejumlah wilayah Indonesia.
Guru yang dinyatakan lolos seleksi nantinya diprioritaskan untuk mengisi kebutuhan di daerah yang masih kekurangan tenaga pendidik, termasuk wilayah terpencil di berbagai daerah.
Pemerintah berharap langkah tersebut dapat membantu pemerataan layanan pendidikan sekaligus memperkuat kebutuhan sumber daya manusia di sektor pendidikan dan kesehatan.(Pro)









