Grafik Harga Emas Antam Batangan (18 Juli 2026), Hari Ini Turun atau Naik?

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – Sabtu (18/7) harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia PT Aneka Tambang (Antam) naik Rp 8.000 per gram, dari sebelumnya Rp 2.606.000 per gram menjadi Rp 2.614.000 per gram.

Di lain sisi, harga buyback oleh Logam Mulia naik Rp 16.000 per gram, dari sebelumnya Rp 2.333.000 per gram menjadi Rp 2.349.000 per gram. Dengan demikian, selisih antara harga emas dan harga buyback hari ini adalah Rp 265.000 per gram.

Selama ini Antam menetapkan dua macam harga emas batangan produksinya: harga emas dan harga beli kembali (buyback).

Harga emas yang tercantum di atas adalah harga yang berlaku ketika kita membeli emas dari gerai Logam Mulia. Adapun harga buyback adalah harga yang berlaku ketika kita menjual emas kepada gerai Logam Mulia.

Jadi, jika pagi ini membeli emas dari Antam maka Anda harus membayar Rp 2.614.000 per gram. Kalau karena suatu sebab tiba-tiba Anda butuh uang sangat mendesak sehingga terpaksa menjual kembali emas tersebut pada siang atau sore hari, jangan kaget emas Anda cuma dihargai Rp 2.349.000 per gram oleh Logam Mulia.

Baca Juga :  Harga Emas Hari Ini 25 April 2026 Anjlok? Cek Daftar Lengkap Antam, UBS, Galeri24, Selisihnya Bikin Kaget!

Siapa saja perlu mencermati dua macam harga emas tersebut kalau benar-benar serius hendak menjadi investor emas batangan. Tanpa memperhitungkan perbedaan dua harga tersebut, bisa-bisa seorang investor emas salah menghitung potensi untung dan rugi.

Dengan selisih harga jual dan harga beli (spread) setebal itu, emas hanya cocok untuk investasi dalam jangka panjang. Secara jangka panjang kita berharap harga emas naik jauh lebih tinggi sehingga mampu menutup selisih harga jual dan harga buyback, sekaligus memberikan laba.

Sekadar ilustrasi, berikut ini kalkulasi potensi untung/rugi andaikata para investor emas lantakan pada beberapa kurun waktu.

  • Membeli emas pada 11 Juli 2026 (Rp 2.655.000 per gram) = -11.53% (rugi)
  • Membeli emas pada 18 Juni 2026 (Rp 2.703.000 per gram) = -13.10% (rugi)
  • Membeli emas pada 18 April 2026 (Rp 2.884.000 per gram) = -18.55% (rugi)
  • Membeli emas pada 18 Januari 2026 (Rp 2.663.000 per gram) = -11.79% (rugi)
  • Membeli emas pada 18 Oktober 2025 (Rp 2.428.000 per gram) = -3.25% (rugi)
  • Membeli emas pada 18 Juli 2025 (Rp 1.917.000 per gram) = 22.54% (untung)
  • Membeli emas pada 18 April 2025 (Rp 1.965.000 per gram) = 19.54% (untung)
  • Membeli emas pada 18 Januari 2025 (Rp 1.587.000 per gram) = 48.02% (untung)
  • Membeli emas pada 18 Oktober 2024 (Rp 1.503.000 per gram) = 56.29% (untung). (*)

Berita Terkait

PPPK Paruh Waktu Menanti 2027, Guru Berpeluang Penuh Waktu Mulai Januari?
BBCA Rajai FTSE Indonesia, 3 Bank Besar Kuasai Lebih dari 53% Bobot Indeks
IHSG Masih Tertekan, Rupiah Rp18.100 dan Keputusan The Fed Jadi Sorotan
IHSG Menguat, Asing Malah Jual 10 Saham Ini, BBCA Paling Banyak Dilepas
IHSG Melonjak 4,9% Sepekan, OJK Perketat Pengawasan dan Bidik Manipulasi Saham
PPPK Paruh Waktu Berpeluang Diangkat Jadi PPPK Penuh Waktu, Ini Penjelasan BKN
IHSG Ambruk Imbas MSCI, Saham BBCA, BBRI hingga ASII Menarik Dicermati
BEI Optimistis Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI, Ini Alasannya
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:35 WIB

PPPK Paruh Waktu Menanti 2027, Guru Berpeluang Penuh Waktu Mulai Januari?

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:08 WIB

BBCA Rajai FTSE Indonesia, 3 Bank Besar Kuasai Lebih dari 53% Bobot Indeks

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:12 WIB

IHSG Masih Tertekan, Rupiah Rp18.100 dan Keputusan The Fed Jadi Sorotan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:27 WIB

IHSG Menguat, Asing Malah Jual 10 Saham Ini, BBCA Paling Banyak Dilepas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:33 WIB

IHSG Melonjak 4,9% Sepekan, OJK Perketat Pengawasan dan Bidik Manipulasi Saham

Berita Terbaru