IHSG Menguat, Tetapi Sejumlah Saham Justru Rontok Tajam

Bisnis

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi

Gambar ilustrasi

Okepost.id, Jakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat pergerakan beragam selama perdagangan sepekan periode 4–8 Mei 2026. Di tengah penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), sejumlah saham justru mengalami koreksi tajam hingga lebih dari 20 persen.

Saham PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) menjadi emiten dengan penurunan terbesar sepanjang pekan. Harga saham PBSA anjlok 26,09 persen dan ditutup di level Rp850 per saham.

Tekanan jual juga menghantam saham PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI). Saham emiten pelayaran tersebut turun 24,35 persen ke posisi Rp1.445 per saham.

Sementara itu, saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) ikut masuk daftar top losers setelah melemah 20,80 persen menjadi Rp5.425 per saham.

Penurunan tajam sejumlah saham tersebut terjadi ketika investor melakukan aksi profit taking dan mengurangi posisi pada saham-saham tertentu yang sebelumnya sempat menguat cukup tinggi.

Baca Juga :  IHSG Hari Ini Diprediksi Masih Melemah, Simak Rekomendasi Saham BMRI, BUMI hingga MEDC

Daftar 10 Saham Paling Boncos Sepekan

Berikut daftar saham dengan penurunan terbesar di BEI selama periode 4–8 Mei 2026:

PBSA turun 26,09 persen ke Rp850

ELPI melemah 24,35 persen ke Rp1.445

INCO terkoreksi 20,80 persen ke Rp5.425

SDMU turun 20,63 persen

TOOL melemah 19 persen

ASLI terkoreksi 18,92 persen

DSSA turun 18,89 persen

AADI melemah 18,75 persen

ASDM turun 18,70 persen

LCKM terkoreksi 18,66 persen

Analis menilai tekanan terhadap saham-saham tersebut muncul akibat tingginya volatilitas pasar, aksi ambil untung investor jangka pendek, serta sentimen global yang masih memengaruhi pergerakan modal asing di pasar domestik.

IHSG Tetap Menguat di Tengah Tekanan Saham

Meski banyak saham mengalami pelemahan tajam, IHSG tetap bergerak positif selama sepekan. IHSG naik 0,18 persen dan ditutup di level 6.969,39.

Baca Juga :  IHSG Tertekan ke Area 6.000, Saham Big Caps Kompak Melemah pada Awal Perdagangan

Kenaikan indeks juga diikuti pertumbuhan kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia yang mencapai Rp12.406 triliun.

Selain itu, aktivitas perdagangan saham ikut meningkat. Rata-rata nilai transaksi harian tercatat mencapai Rp23,06 triliun selama pekan berjalan.

Kondisi tersebut menunjukkan minat investor terhadap pasar modal Indonesia masih cukup tinggi, meskipun tekanan jual muncul pada sejumlah saham tertentu.

Investor Diminta Lebih Selektif

Pelaku pasar kini mulai mencermati saham-saham yang mengalami koreksi tajam untuk mencari peluang jangka pendek maupun investasi jangka panjang.

Namun investor tetap perlu memperhatikan fundamental perusahaan, sentimen sektor, hingga kondisi ekonomi global sebelum mengambil keputusan transaksi.

Volatilitas pasar yang masih tinggi membuat pergerakan saham berpotensi berubah cepat dalam beberapa pekan mendatang.(Pro)

Berita Terkait

BEI Catat 7 Perusahaan Antre IPO, Sektor Kesehatan Mendominasi
Trading Saham Indonesia Kini Bisa Lewat Web Pluang, Ada Market Order
Saham Teknologi Kuasai Daftar Jawara S&P 500, Moderna hingga Bloom Energy Melaju
IHSG Sesi I Turun 0,32%, Saham BSWD dan BLTZ Melonjak 25%
Short Selling Resmi Dibuka Lagi Hari Ini, 5 Saham Masuk Daftar Perdana
Daftar Saham Margin dan Short Selling Oktober 2026: Ada ASII, BBCA hingga BUMI
IHSG Ditutup Melemah, Saham GOTO Anjlok 13,95% ke Rp37
Ondo Perps Buka Trading Saham dan ETF Tokenisasi 24 Jam, Aset Bisa Jadi Jaminan Perpetual
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:23 WIB

BEI Catat 7 Perusahaan Antre IPO, Sektor Kesehatan Mendominasi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Trading Saham Indonesia Kini Bisa Lewat Web Pluang, Ada Market Order

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Saham Teknologi Kuasai Daftar Jawara S&P 500, Moderna hingga Bloom Energy Melaju

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:28 WIB

IHSG Sesi I Turun 0,32%, Saham BSWD dan BLTZ Melonjak 25%

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Short Selling Resmi Dibuka Lagi Hari Ini, 5 Saham Masuk Daftar Perdana

Berita Terbaru

Poto ilustrasi

INVESTASI

BEI Catat 7 Perusahaan Antre IPO, Sektor Kesehatan Mendominasi

Minggu, 4 Okt 2026 - 17:23 WIB