Top Gainers Sepekan: Saham ELPI, DPUM hingga KONI Melonjak di Tengah Tekanan IHSG

Bursa Saham

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trading Saham

Trading Saham

Okepost.id, Jakarta – Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia sepanjang pekan 11–13 Mei 2026 berlangsung penuh tekanan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi cukup dalam, tetapi sejumlah saham justru mencatat lonjakan tajam dan masuk daftar top gainers sepekan.

IHSG ditutup melemah 3,53 persen ke level 6.723,320. Tekanan pasar muncul setelah sentimen rebalancing indeks global memicu aksi jual pada sejumlah saham berkapitalisasi besar.

Di tengah kondisi tersebut, saham PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk atau ELPI tampil sebagai emiten dengan kenaikan tertinggi selama sepekan.

Saham ELPI Melonjak Lebih dari 38 Persen

Saham ELPI melesat 38,41 persen dari Rp1.445 menjadi Rp2.000 per saham. Lonjakan tersebut membuat ELPI memimpin daftar saham dengan penguatan terbesar di Bursa Efek Indonesia selama periode perdagangan pekan ini.

Selain ELPI, beberapa saham lain juga mencatat penguatan signifikan. Saham DPUM naik 28 persen menjadi Rp192 per saham. Kemudian saham KONI menguat 24,63 persen ke posisi Rp3.390 per saham.

Baca Juga :  Samsung Pecahkan Rekor, Kapitalisasi Pasar Tembus US$1 Triliun Berkat Lonjakan Saham AI

Tidak hanya itu, sejumlah saham lapis menengah dan kecil juga ikut mencuri perhatian investor karena mampu bertahan di tengah pelemahan IHSG.

Berikut daftar top gainers sepekan 11–13 Mei 2026:

ELPI naik 38,41 persen menjadi Rp2.000

DPUM naik 28 persen menjadi Rp192

KONI naik 24,63 persen menjadi Rp3.390

KJEN naik 24,44 persen menjadi Rp168

NEST naik 20,90 persen menjadi Rp590

DFAM naik 20,19 persen menjadi Rp125

KOPI naik 18,33 persen menjadi Rp284

CCSI naik 16,81 persen menjadi Rp278

GRIA naik 13,73 persen menjadi Rp116

IRSX naik 13,17 persen menjadi Rp464

IHSG Turun akibat Tekanan Pasar Global

Pelemahan IHSG selama pekan ini dipengaruhi sentimen negatif dari pasar global, termasuk perubahan komposisi indeks MSCI dan FTSE Russell. Kondisi tersebut memicu arus keluar dana asing dari pasar saham Indonesia.

Selain IHSG yang melemah, nilai kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia juga ikut turun. Aktivitas transaksi harian investor tercatat mengalami penurunan dibandingkan pekan sebelumnya.

Baca Juga :  Rebalancing FTSE Russell Tekan IHSG, Dana Asing Berpotensi Keluar Rp5,2 Triliun

Meski pasar bergerak di zona merah, sejumlah saham masih mampu mencatat kenaikan signifikan. Kondisi itu menunjukkan investor tetap memburu saham dengan potensi pergerakan tinggi, terutama di sektor saham lapis dua dan lapis tiga.

Analis menilai kenaikan saham-saham top gainers dipengaruhi faktor teknikal, aksi spekulatif, hingga tingginya minat terhadap saham dengan harga murah.

Investor Tetap Cari Peluang di Tengah Volatilitas

Pergerakan saham top gainers menunjukkan pasar saham Indonesia masih menyimpan peluang di tengah volatilitas tinggi. Investor jangka pendek memanfaatkan momentum kenaikan harga pada saham tertentu untuk meraih keuntungan cepat.

Namun, pelaku pasar tetap perlu memperhatikan risiko karena pergerakan saham dengan kenaikan tajam biasanya memiliki volatilitas tinggi.

Investor juga disarankan memperhatikan fundamental perusahaan sebelum mengambil keputusan investasi agar terhindar dari risiko koreksi mendadak.(Pro)

Berita Terkait

IHSG Dibuka Menguat ke 5.731, Saham BBCA dan BBRI Topang Kenaikan di Tengah Tekanan Data Ekonomi
IHSG Anjlok 3,05 Persen ke 5.643, Saham BBCA hingga ASII Tekan Pergerakan Indeks
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.782, Saham BBCA hingga TLKM Tekan Pergerakan Indeks
Top Broker BEI Pekan Ini Dipimpin UBS Sekuritas, Transaksi Saham Capai Puluhan Triliun Rupiah
IHSG Melonjak 7,38 Persen dalam Sepekan, BBCA hingga BREN Tercatat Jadi Penopang Utama Penguatan Indeks
IPO SpaceX, OpenAI, dan Anthropic Ancam Likuiditas Kripto, Investor Berpotensi Alihkan Dana ke Saham AS
IHSG Melonjak 1,25 Persen di Awal Perdagangan 12 Juni 2026, BBCA hingga DSSA Pimpin Penguatan
IHSG Hari Ini Berpotensi Terkoreksi Usai Melonjak 7,57 Persen, Ini 4 Saham Pilihan Analis
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:56 WIB

IHSG Dibuka Menguat ke 5.731, Saham BBCA dan BBRI Topang Kenaikan di Tengah Tekanan Data Ekonomi

Rabu, 1 Juli 2026 - 08:19 WIB

IHSG Anjlok 3,05 Persen ke 5.643, Saham BBCA hingga ASII Tekan Pergerakan Indeks

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:39 WIB

IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.782, Saham BBCA hingga TLKM Tekan Pergerakan Indeks

Minggu, 14 Juni 2026 - 09:38 WIB

Top Broker BEI Pekan Ini Dipimpin UBS Sekuritas, Transaksi Saham Capai Puluhan Triliun Rupiah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:37 WIB

IHSG Melonjak 7,38 Persen dalam Sepekan, BBCA hingga BREN Tercatat Jadi Penopang Utama Penguatan Indeks

Berita Terbaru

Artikel

Manfaat Susu Kedelai, Kandungan Gizi, dan Kalorinya

Kamis, 2 Jul 2026 - 14:30 WIB