Bupati Monadi Bersama PT KMH Restocking Ikan Endemik di Danau Kerinci

Pemerintahan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – Dalam menjaga kelestarian ekosistem danau, Bupati Kerinci, Monadi, bersama PT Kerinci Merangin Hidro (KMH) melaksanakan kegiatan restocking ikan endemik di Danau Kerinci pada Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini melibatkan dinas terkait dan  sebagai bentuk kolaborasi pemerintah daerah dan sektor swasta.

Program ini bertujuan meningkatkan populasi ikan lokal yang berperan penting menjaga keseimbangan ekosistem Danau Kerinci sekaligus melindungi sumber daya perikanan.

Bupati Monadi menegaskan bahwa Danau Kerinci memiliki nilai ekologis dan ekonomi strategis bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya pelestarian secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

“Restocking ini bukan sekadar penebaran ikan, tetapi bagian dari komitmen bersama menjaga keberlanjutan Danau Kerinci. Kami berharap ekosistem tetap terjaga dan nelayan dapat merasakan manfaat jangka panjang,” ujar Monadi.

Monadi juga mengapresiasi dukungan PT KMH dalam program pelestarian lingkungan. Ia menilai sinergi pemerintah daerah dan dunia usaha menjadi faktor penting mendorong pembangunan berwawasan lingkungan.

Baca Juga :  PP Manajemen ASN Tak Kunjung Terbit, PPPK Desak Kepastian Pensiun dan JHT

Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan, Tito Rivano, menjelaskan kegiatan ini menjaga keseimbangan populasi ikan endemik sekaligus memperkuat sektor perikanan daerah. Dengan meningkatnya populasi ikan lokal, kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup pada Danau Kerinci juga meningkat.

Kegiatan ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kerinci menjaga Danau Kerinci sebagai warisan alam sekaligus sumber kehidupan masyarakat. Bupati Monadi dan PT KMH melakukan penebaran benih ikan endemik secara langsung untuk memulihkan populasi yang mulai menurun.

Program restocking menyasar jenis ikan asli Danau Kerinci. Monadi menekankan pemilihan ikan endemik krusial karena ikan asli lebih tahan terhadap kondisi lokal dan tidak mengganggu rantai makanan, berbeda dengan spesies invasif yang bisa memangsa ikan kecil lainnya.

“Keberlanjutan lingkungan menjadi prioritas. Kita ingin anak cucu tetap bisa melihat dan menikmati ikan asli dari danau ini,” ujar Monadi di sela kegiatan.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Kunjungi Daerah Terdampak Bencana di Sumatera

Kehadiran PT KMH menunjukkan peran aktif sektor swasta dalam Corporate Social Responsibility (CSR) yang berdampak langsung pada lingkungan. Dukungan sektor swasta mempercepat realisasi program lingkungan yang sering terkendala anggaran daerah.

Melimpahnya populasi ikan di Danau Kerinci mendukung stabilitas ekonomi nelayan. Selama beberapa tahun terakhir, hasil tangkapan menurun. Penebaran benih diharapkan meningkatkan produktivitas nelayan dalam beberapa bulan mendatang.

Pemerintah mengingatkan masyarakat menjaga cara penangkapan ikan yang ramah lingkungan:

Hentikan penggunaan racun dan setrum yang membunuh benih ikan dan merusak habitat.

Gunakan jaring dengan ukuran mata sesuai, hindari pukat harimau agar ikan muda tidak ikut terjaring.

Jaga kebersihan tepian danau agar limbah tidak mencemari air dan mengurangi kadar oksigen bagi ikan.

Dengan upaya ini, Bupati Monadi dan PT KMH menegaskan tekad menjaga Danau Kerinci tetap sehat dan produktif untuk generasi.

Berita Terkait

Suahasil Nazara Lantik 4 Pejabat DJP, Ini Daftar dan Jabatan Barunya
PPPK Paruh Waktu Beralih Penuh Waktu 2027, Segini Kisaran Gaji Pokok Berdasarkan Perpres 11/2024
Air Danau Kerinci Menyusut, Warga Diminta Waspadai Dampaknya
Bukan PPPK Paruh Waktu, Ini Nasib 172 Ribu Guru Honorer yang Belum Lolos Seleksi
Bupati Monadi Buka Festival Kopi Kerinci 2026, Dorong Generasi Muda Jadi Inovator dan Pelaku Agrowisata
Pernyataan Tito soal Tes PPPK Paruh Waktu Picu Protes Aliansi R2 R3
Gaji PPPK 2027 Ditanggung APBN, Rp23 Triliun Disiapkan Pemerintah
Komisi X DPR Pertanyakan Tes Guru PPPK Paruh Waktu : Kenapa Harus Tes Lagi?
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 19:14 WIB

Suahasil Nazara Lantik 4 Pejabat DJP, Ini Daftar dan Jabatan Barunya

Minggu, 20 September 2026 - 19:28 WIB

Air Danau Kerinci Menyusut, Warga Diminta Waspadai Dampaknya

Sabtu, 19 September 2026 - 20:59 WIB

Bukan PPPK Paruh Waktu, Ini Nasib 172 Ribu Guru Honorer yang Belum Lolos Seleksi

Sabtu, 19 September 2026 - 18:30 WIB

Bupati Monadi Buka Festival Kopi Kerinci 2026, Dorong Generasi Muda Jadi Inovator dan Pelaku Agrowisata

Jumat, 18 September 2026 - 19:03 WIB

Pernyataan Tito soal Tes PPPK Paruh Waktu Picu Protes Aliansi R2 R3

Berita Terbaru